BANYUMASEKSPRES.ID, Aktor Anrez Adelio kini tengah bersiap untuk menjalani tes DNA guna membuktikan status biologis dari anak yang lahir dari Friceilda Prillea, yang lebih akrab disapa Icel.
Langkah yang diambil oleh Anrez ini merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab, jika memang benar bahwa anak tersebut adalah darah dagingnya.
Namun, Anrez mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pihak Icel yang dianggapnya semakin menutup diri dan mempersulit proses pembuktian medis yang ingin dilakukannya.
“Kalau emang itu anakku ya, makanya aku mau tes DNA dulu. Aku maunya tes DNA, aku yakin banget,” jelas Anrez Adelio dengan tegas.
Bagi bintang sinetron populer “Anak Jalanan” ini, kejelasan status hukum melalui tes DNA adalah langkah yang sangat penting sebelum ia mengambil keputusan selanjutnya.
Anrez juga membantah tudingan yang menyatakan bahwa dirinya enggan bertanggung jawab atas situasi ini.
Ia menjelaskan bahwa niat baik untuk mendampingi Icel telah ada sejak masa kehamilan.
“Semua kan sudah dilakukan. Dari jauh-jauh hari komunikasi, terus juga mau diurusin dari hamil sampai lahiran, kan dianya yang bermain, dianya yang mempersulitlah,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Perubahan sikap dari pihak Icel membuat Anrez merasa heran. Sebelumnya, pihak Icel sangat vokal dalam menuntut pembuktian di media.
Namun kini, ketika Anrez meminta akses untuk bertemu dengan bayi dan melakukan tes DNA, ia justru merasa tidak mendapatkan jawaban yang jelas mengenai lokasi atau alamat keberadaan bayi tersebut.
“Sampai sekarang (tidak kasih alamat). Makanya, jadi dia yang mempersulit, dia yang sok korban. Ya sudah, kita lihat saja dia maunya apa,” tuturnya dengan penuh harapan agar situasi ini bisa segera terpecahkan.
Walaupun komunikasi antara mereka saat ini terputus, Anrez memastikan bahwa ia tidak pernah memiliki niat untuk menghindar dari tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.
Ia hanya ingin agar semua prosedur dilakukan secara transparan dan objektif melalui jalur hukum dan medis yang sesuai.
Dalam konteks ini, penting untuk mencermati bagaimana setiap langkah hukum dan medis dalam proses pembuktian status biologis anak dapat berpengaruh terhadap kehidupan semua pihak yang terlibat.
Tes DNA bukan hanya sekadar prosedur medis; ia juga melibatkan emosi dan hubungan antar individu.
Proses ini dapat menjadi jembatan menuju pemahaman bersama tentang peran masing-masing dalam kehidupan anak tersebut.
Keterbukaan dalam proses pembuktian ini menjadi krusial karena berhubungan langsung dengan hak anak untuk mengetahui asal usulnya serta hak ayah untuk berpartisipasi dalam kehidupan anaknya.
Dalam banyak kasus serupa, ketidakpastian mengenai status biologis sering kali menimbulkan konflik emosional dan sosial bagi para pihak terkait.
Anrez Adelio pun menyadari betul betapa pentingnya peran seorang ayah dalam kehidupan anaknya.
Ia berharap agar situasi ini dapat segera diselesaikan demi kepentingan terbaik bagi si bayi.
“Saya ingin semua pihak bisa duduk bersama dan mencari jalan keluar terbaik tanpa harus ada lagi saling tuduh atau memperumit keadaan,” ujarnya penuh harapan.
Dalam dunia hiburan Indonesia, berita mengenai hubungan personal para selebriti sering kali menjadi sorotan media serta publik.
Kasus Anrez Adelio dan Icel adalah contoh nyata bagaimana kehidupan pribadi seorang artis dapat menarik perhatian publik sekaligus memunculkan beragam opini di masyarakat.
Dengan adanya media sosial dan platform digital lainnya, setiap pernyataan dan tindakan bisa dengan cepat menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan. (*/stch/dda)
















