BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pendaftaran murid baru Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Kabupaten Banyumas masih belum menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Hingga Jumat (24/7), jumlah calon murid yang mendaftar baru mencapai tujuh orang.
Salah satu kendala utama yang menyebabkan proses pendaftaran belum optimal adalah masih berlangsungnya perbaikan server nasional.
Untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas mulai membuka sekretariat sementara pendaftaran murid baru SNT di Gedung Tut Wuri sejak Jumat (24/7).
Posko tersebut berfungsi sebagai pusat layanan informasi dan pendampingan bagi calon murid maupun orang tua yang belum memahami mekanisme pendaftaran secara daring.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas pelayanan di Gedung Tut Wuri masih terlihat sepi.
Jumlah orang tua dan calon murid yang datang untuk berkonsultasi maupun melakukan pendaftaran masih terbatas.
Meski demikian, layanan tetap berjalan sambil menunggu sistem pendaftaran dari pemerintah pusat kembali berjalan secara optimal.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, mengatakan hingga Jumat (24/7) baru terdapat tujuh calon murid yang masuk dalam daftar pendaftar SNT Banyumas.
Dari jumlah tersebut, satu pendaftar berasal dari jenjang SMA, sedangkan enam lainnya merupakan calon murid jenjang SMP.
Seluruh pendaftar masih dalam proses karena sistem nasional yang digunakan untuk pendaftaran masih mengalami perbaikan.
“Jadi pendaftaran masih berproses. Berjalan terus,” kata Wahyu saat ditemui Radarmas, Jumat (24/7).
Menurut Wahyu, kondisi server nasional yang belum sepenuhnya stabil menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kelancaran proses pendaftaran.
Namun, Dinas Pendidikan Banyumas memastikan pendaftaran tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Ia menjelaskan, para calon murid yang telah mendaftar SNT Banyumas sebagian besar sebenarnya sudah memiliki sekolah sebelumnya.
Program SNT menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan pendidikan dengan fasilitas dan sistem pembelajaran yang lebih baik karena seluruh pembiayaannya ditanggung oleh Kementerian.
Karena itu, Dinas Pendidikan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui keberadaan program tersebut.
Selain itu, pendampingan juga diberikan kepada calon pendaftar yang mengalami kesulitan dalam proses administrasi maupun penggunaan sistem daring.
“Menjadi tugas semua yang di lapangan untuk menyukseskan,” terang Wahyu.
Wahyu menegaskan bahwa sekretariat sementara di Gedung Tut Wuri bukan tempat pendaftaran secara manual.
Seluruh tahapan pendaftaran tetap dilakukan melalui sistem online yang telah disediakan pemerintah pusat.
Keberadaan posko tersebut hanya untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis, membutuhkan informasi tambahan, atau belum memahami langkah-langkah pendaftaran SNT.
Dinas Pendidikan Banyumas juga mengingatkan masyarakat agar segera melakukan pendaftaran karena batas waktu yang tersedia cukup singkat. Pendaftaran SNT dibuka hingga 27 Juli 2026.
Pada hari terakhir pendaftaran, Dinas Pendidikan Banyumas wajib menyampaikan data seluruh calon murid yang telah mendaftar kepada pemerintah pusat sebelum pukul 15.00 WIB.
Adapun kuota penerimaan murid baru SNT Banyumas tersedia untuk dua rombongan belajar (rombel) jenjang SMP dan dua rombel jenjang SMA. Setiap jenjang memiliki kapasitas masing-masing sebanyak 40 murid.
“Kami yakin ada masyarakat yang belum paham sehingga informasi tersampaikan lebih cepat. Pendaftaran SNT dibuka sampai 27 Juli. Nanti 27 Juli sebelum pukul 15.00 WIB Dinas Pendidikan harus menyetorkan data pendaftar ke sana. Kuota murid baru ada dua rombel untuk SMP dan dua rombel SMA. Masing-masing jenjang 40 anak,” pungkas Wahyu.
Dengan adanya pendampingan melalui sekretariat sementara, Dinas Pendidikan berharap masyarakat semakin memahami mekanisme pendaftaran dan memanfaatkan kesempatan masuk SNT Banyumas.
Program tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif pendidikan berkualitas bagi masyarakat dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. (yda/stch/dda)
















