Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura
MTsN 1 Kebumen Berikan Santunan untuk Anak Yatim dan Piatu, Wujud Kepedulian di Bulan Muharam

MTsN 1 Kebumen Berikan Santunan untuk Anak Yatim dan Piatu, Wujud Kepedulian di Bulan Muharam

33 Anak Yatim Dapat Santunan33 Anak Yatim Dapat Santunan
SANTUNAN: Sebanyak 33 siswa MTsN 1 Kebumen menerima santunan dari sekolah

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – MTsN 1 Kebumen menyalurkan santunan kepada 33 siswa yang terdiri dari anak yatim, piatu, yatim piatu, serta siswa dari keluarga dhuafa.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial madrasah dalam menyemarakkan bulan Muharam sekaligus memperkuat kepedulian terhadap peserta didik yang membutuhkan.

Santunan diserahkan langsung oleh Kepala MTsN 1 Kebumen, Siti Rojiatur Rochmah, kepada para penerima yang berasal dari jenjang kelas 7, kelas 8, dan kelas 9.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan haru.

Selain penyerahan bantuan, pihak madrasah juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat menempuh pendidikan serta tidak menyerah dalam meraih cita-cita meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

Kepala MTsN 1 Kebumen, Siti Rojiatur Rochmah, menjelaskan bahwa penerima santunan telah didata oleh panitia penyelenggara berdasarkan kondisi masing-masing siswa.

Dari total 33 penerima, sebanyak 21 siswa merupakan anak yatim, 9 siswa berstatus piatu, 1 siswa yatim piatu, dan 2 siswa lainnya berasal dari keluarga dhuafa.

“Berdasarkan data panitia penyelenggara, penerima santunan terdiri dari 21 murid yatim, 9 murid piatu, 1 murid yatim piatu, dan 2 murid kategori dhuafa,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Siti Rojiatur Rochmah memberikan pesan penuh semangat kepada seluruh siswa penerima santunan agar tetap optimistis menjalani pendidikan.

Ia mengingatkan bahwa kehilangan salah satu atau kedua orang tua tidak boleh menjadi penghalang untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

Menurutnya, seluruh guru di MTsN 1 Kebumen akan terus memberikan perhatian, pendampingan, dan kasih sayang kepada para siswa selama menjalani proses belajar di madrasah.

“Walaupun orang tua di rumah sudah tidak lengkap, insyaallah Bapak dan Ibu guru di madrasah akan selalu memberikan perhatian, pendampingan, serta kasih sayang semaksimal mungkin layaknya orang tua sendiri,” tuturnya.

Siti juga mengajak para siswa untuk tidak melihat bantuan dari besar kecilnya nilai yang diterima.

Menurutnya, santunan tersebut merupakan simbol kepedulian, empati, dan kasih sayang seluruh keluarga besar MTsN 1 Kebumen kepada para peserta didik yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat, menghadirkan kebahagiaan, sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus menuntut ilmu.

“Jangan melihat berapa jumlah dana yang diterima, tetapi lihatlah ini sebagai wujud perhatian, empati, dan kasih sayang dari keluarga besar MTsN 1 Kebumen. Semoga bantuan ini membawa manfaat, keberkahan, dan kebahagiaan di bulan Muharam,” katanya.

Momen penyaluran santunan berlangsung penuh haru ketika salah satu perwakilan penerima, Azyam Al Fawwazy, menyampaikan ucapan terima kasih di hadapan para guru dan tamu yang hadir.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan pihak madrasah kepada dirinya dan teman-teman penerima santunan.

Ungkapan tersebut membuat suasana semakin emosional dan menyentuh hati seluruh peserta kegiatan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Muhammad Daffa Wardhana.

Doa dipanjatkan agar para siswa penerima santunan diberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta mampu meraih cita-cita di masa depan.

Melalui kegiatan santunan Muharam ini, MTsN 1 Kebumen berharap budaya saling peduli, berbagi, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan terus tumbuh di lingkungan madrasah.

Selain membantu meringankan beban siswa yang membutuhkan, program tersebut juga menjadi bagian dari pendidikan karakter agar seluruh warga sekolah memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Hotman Paris Mundur Bela Febrie

Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura