BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Prestasi gemilang kembali diraih oleh kontingen Kabupaten Banyumas pada ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2025.
Acara bergengsi ini berlangsung di kompleks Sport Center NPC Indonesia, Karanganyar, Solo Raya, mulai tanggal 19 hingga 21 Agustus.
Dari sebelas atlet pelajar disabilitas Banyumas yang dikirim untuk bertanding, Banyumas berhasil memboyong tujuh medali dengan rincian tiga medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Keberhasilan ini mengantarkan Banyumas menduduki posisi ke-9 dalam klasemen akhir. Prestasi ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya ketika hanya berada di urutan ke-12.
Ketua NPCI Banyumas, Suwondo, melalui Bendahara NPCI Banyumas, Luqman Rais Maulana, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet muda tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini Banyumas berhasil memperbaiki peringkat. Ini menunjukkan kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak mulai membuahkan hasil. Kami optimistis ke depan prestasi ini bisa terus ditingkatkan,” ujarnya pada hari Minggu (24/8).
Peparpeda Jateng 2025 sendiri memperlombakan empat cabang olahraga disabilitas. Cabang-cabang tersebut adalah para atletik, renang, tenis meja, dan bulutangkis.
Ajang ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan dan penilaian kemampuan atlet pelajar disabilitas namun juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas serta sportivitas antarpeserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Luqman Rais Maulana menambahkan bahwa pengalaman bertanding di level provinsi ini sangat berharga bagi para atlet muda dari Banyumas.
Selain dapat mengasah kemampuan mereka masing-masing, ajang ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menjalin kebersamaan dengan ratusan peserta lain yang datang dari berbagai daerah.
“Target kami bukan hanya mempertahankan capaian tetapi juga meningkatkan kualitas agar Banyumas bisa bersaing di papan atas Jawa Tengah bahkan menembus level nasional,” tambahnya.
Untuk menggambarkan lebih lanjut mengenai betapa pentingnya Peparpeda bagi para atlet muda ini, kita dapat melihat bagaimana persiapan dan pelatihan yang dilakukan sebelum acara digelar.
Para atlet menjalani serangkaian latihan intensif yang dipandu oleh pelatih berpengalaman guna memastikan bahwa mereka siap secara fisik dan mental menghadapi kompetisi sekelas Peparpeda.
Melalui latihan yang disiplin dan berkesinambungan inilah para atlet mampu menunjukkan performa terbaik mereka di lapangan.
Dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah setempat serta masyarakat luas juga berperan penting dalam memotivasi para atlet untuk terus berprestasi.
Keberhasilan kontingen Banyumas dalam ajang Peparpeda Jateng 2025 tidak terlepas dari sinergi antara pelatih, atlet, serta pengurus NPCI Banyumas.
Semua pihak bekerja keras memastikan segala kebutuhan serta fasilitas yang dibutuhkan terpenuhi dengan baik sehingga para atlet dapat fokus sepenuhnya pada pertandingan.
Selain itu, adanya medali-medali yang berhasil diraih oleh kontingen Banyumas tentunya menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda lainnya untuk ikut serta dalam kompetisi serupa di masa mendatang.
Harapannya adalah agar semakin banyak anak-anak muda berbakat dari Banyumas yang terinspirasi untuk bergabung dalam kegiatan olahraga paralimpik.
Dengan demikian kita bisa melihat bahwa Peparpeda Jateng 2025 bukan sekadar ajang pertandingan olahraga biasa melainkan juga sebagai bentuk pengakuan atas potensi besar yang dimiliki oleh para pelajar disabilitas di Jawa Tengah khususnya dari Kabupaten Banyumas.
Dari keberhasilan ini pula kita dapat belajar betapa pentingnya peran semua pihak dalam mendukung kemajuan dunia olahraga khususnya bagi penyandang disabilitas agar mereka mendapatkan kesempatan yang sama dalam meraih prestasi di bidang olahraga.
Perjalanan panjang menuju kesuksesan di Peparpeda tentunya tidak datang begitu saja tanpa usaha keras serta dukungan moril maupun materil dari semua elemen terkait termasuk keluarga dan teman-teman dekat para atlet.
Semoga dengan pencapaian gemilang kali ini dapat menjadi landasan kuat bagi Kabupaten Banyumas untuk terus berkembang menjadi salah satu pusat kekuatan baru dalam dunia paralimpik nasional maupun internasional ke depannya. (zet/stch)
















