BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani mengajak para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menjadi agen pionir perubahan yang membawa Kebumen ke arah kemajuan.
Selain melaksanakan tugas secara profesional, Bupati menekankan pentingnya pelayanan yang tulus, berintegritas, dan dapat dijadikan teladan bagi masyarakat.
Seruan ini disampaikan dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK di Gedung Pertemuan Sekretariat Daerah Kebumen pada Selasa, 17 Juni.
Penyerahan SK tersebut menandai awal dari masa pengabdian bagi para PPPK yang baru dilantik. Dalam pidatonya, Bupati Lilis menyampaikan harapannya agar seluruh pegawai dapat bekerja sepenuh hati, memberikan layanan yang ramah dan cepat kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa para pegawai harus menunjukkan kelayakan mereka dalam mengemban tugas negara ini.
“Saudara dituntut bekerja dengan sungguh-sungguh. Bekerjalah dengan hati, berikan pelayanan yang ramah, cepat dan tulus kepada masyarakat. Tunjukkan bahwa saudara layak mengemban tugas ini,” tegas Bupati Lilis dalam sambutannya.
Acara penting ini turut dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kebumen, serta pimpinan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Lilis juga menekankan bahwa pengabdian di pemerintahan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif semata.
Lebih jauh dari itu, ia melihatnya sebagai komitmen moral seorang abdi negara yang profesional dan dipercaya untuk memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
“Kinerja saudara akan dinilai secara berkala, yang menjadi dasar bagi perpanjangan perjanjian kerja dan pengembangan karier,” lanjutnya sembari mengingatkan bahwa hasil kinerja akan menentukan keberlanjutan karier pegawai tersebut.
Ibu Bupati juga tak lupa mengingatkan risiko pemutusan hubungan kerja jika kinerja tidak mencapai standar yang telah disepakati dalam perjanjian kerja. Ia berharap agar tanggung jawab besar ini dijalankan dengan sepenuh hati demi kemajuan daerah.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab yang harus saudara jaga dan jalankan dengan sepenuh hati,” tegasnya lagi menutup sambutannya dengan pesannya tersebut.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Kebumen Moh Amirudin memaparkan proses seleksi PPPK tahap pertama yang cukup kompetitif.
Dari 1.924 pendaftar hanya ada 815 formasi tersedia yang diperebutkan; terdiri dari 362 formasi guru, 28 tenaga kesehatan, dan 425 tenaga teknis. Dari jumlah pelamar tersebut sebanyak 705 orang berhasil lolos seleksi ketat ini.
“Rinciannya, 266 guru, 26 tenaga kesehatan, dan 413 tenaga teknis,” kata Amirudin menjelaskan lebih detail mengenai hasil penerimaan tersebut.
Lebih lanjut beliau menjelaskan rincian golongan berdasarkan jenjang pendidikan peserta: Golongan I setingkat SD diisi oleh 4 orang; Golongan III setingkat SMP sebanyak 7 orang; Golongan V setingkat SMA ada 189 orang; Golongan VII setingkat D3 terdapat 42 orang; Golongan IX setingkat S1/D4 tercatat ada 462 orang; sedangkan Golongan X atau Profesi hanya satu orang saja.
Salah satu penerima SK PPPK adalah Edi Wahyono yang telah lama mengabdi sejak tahun 1989 di Kelurahan Kebumen. Di usianya mendekati pensiun kini ia menerima SK PPPK tersebut dimana penempatannya adalah di Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Kebumen.
“Senang sekali dan ini momen yang paling ditunggu-tunggu,” ujar Edi penuh haru saat mengetahui dirinya akhirnya mendapatkan kepastian status kepegawaian setelah bertahun-tahun mengabdi.
Pemberian SK PPPK kali ini bukan sekadar formalitas administratif belaka namun lebih sebagai komitmen moral serta profesionalisme untuk bisa melayani masyarakat secara sepenuh jiwa raga sebagai abdi negara sejati (mam/stch).
















