Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Warung Kopi di Desa Pekunden Kebumen Hangus Dilalap Api

Korsleting Listrik, Warung Kopi Ludes TerbakarKorsleting Listrik, Warung Kopi Ludes Terbakar
LUDES: Sebuah warung kopi ludes terbakar di Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Warung kopi milik warga di Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/7).

Insiden tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang menyebabkan api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp10 juta.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa kebakaran menimpa warung kopi milik Dwi Rejeki (42), warga Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun.

Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung mengerahkan personel Polsek Kutowinangun menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus penyelidikan.

Setelah tiba di lokasi kejadian, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan berbagai informasi terkait penyebab kebakaran.

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi, termasuk Kepala Desa Pekunden Wahidin, seorang saksi bernama Slamet, serta pemilik warung, Dwi Rejeki.

Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting atau hubungan arus pendek pada instalasi listrik.

Api yang muncul kemudian dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian bangunan warung sehingga sulit dikendalikan.

Dalam waktu singkat, seluruh bangunan beserta perlengkapan usaha, barang dagangan, hingga material bangunan hangus terbakar tanpa menyisakan barang yang dapat diselamatkan.

Menurut AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa aliran listrik menuju warung tersebut berasal dari sambungan listrik Kantor Desa Pekunden.

Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti munculnya api sebelum menyimpulkan hasil penyelidikan secara resmi.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti, meskipun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik,” jelas Kapolres.

Peristiwa kebakaran ini kembali menjadi pengingat bahwa risiko kebakaran cenderung meningkat saat musim kemarau.

Kondisi cuaca yang panas serta minimnya kelembapan membuat api lebih mudah menyebar apabila muncul percikan dari sumber listrik maupun faktor lainnya.

Kapolres Kebumen juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik.

Menurutnya, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya musibah serupa.

Ia meminta masyarakat memastikan seluruh instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha telah dipasang sesuai standar keamanan.

Jika ditemukan kabel yang mulai rusak, terkelupas, atau sambungan listrik yang tidak layak, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti agar tidak memicu hubungan arus pendek.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi listrik terpasang sesuai standar dan segera memperbaiki apabila ditemukan kerusakan. Langkah sederhana ini dapat meminimalkan risiko kebakaran,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Selain memastikan kondisi instalasi listrik, masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan serta mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, terutama ketika meninggalkan rumah atau tempat usaha dalam waktu lama.

Langkah-langkah preventif tersebut dinilai penting untuk mengurangi potensi kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran warung kopi di Desa Pekunden ini, kerugian yang dialami pemilik usaha menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya korsleting listrik.

Polisi pun mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila melihat adanya potensi kebakaran maupun kondisi instalasi listrik yang membahayakan, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan instalasi listrik, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalkan, khususnya selama musim kemarau yang identik dengan tingginya risiko kebakaran. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Beasiswa Pra Doktoral

Inilah Tahapan Yang Harus Dilakukan Raih Beasiswa Pra Doktoral Persiapan S3 Bagi Dosen

Berita Selanjutnya
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina

Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina, Tinggalkan Pesan Haru Usai Final Piala Dunia