Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Film Para Perasuk Sukses Meriahkan Bioskop Dengan Premis Cerita Menarik

Premis Menarik Film Horor Para PerasukPremis Menarik Film Horor Para Perasuk

BANYUMASEKSPRES.ID, Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya menarik yang sukses mencuri perhatian masyarakat, salah satunya adalah film Para Perasuk.

Sejak resmi tayang di bioskop nasional, film bergenre horor mistis ini langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial hingga komunitas pecinta film Tanah Air.

Banyak penonton penasaran dengan cerita yang diangkat karena Para Perasuk tidak hanya menawarkan nuansa horor biasa, tetapi juga menggabungkan unsur budaya, tradisi, dan konflik sosial dalam satu alur cerita.

Tidak heran jika jumlah penonton film ini terus mengalami peningkatan dari hari ke hari. Film Para Perasuk mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak 23 April 2026.

Disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, film ini menghadirkan kisah yang cukup unik dengan latar sebuah desa yang memiliki ritual kerasukan roh sebagai tradisi turun-temurun.

Selain jalan cerita yang menarik, film ini juga diperkuat deretan aktor dan aktris ternama Indonesia.

Kombinasi cerita horor, drama sosial, dan budaya lokal membuat Para Perasuk menjadi salah satu film yang banyak direkomendasikan para pencinta film Indonesia tahun ini.

Film Para Perasuk Ramai di Bioskop

Jumlah Penonton Para Perasuk per Hari Ini

Hingga hari ini, jumlah resmi penonton film Para Perasuk untuk tanggal 5 Mei 2026 masih belum diumumkan.

Meski demikian, antusiasme masyarakat terhadap film ini masih terlihat cukup tinggi di berbagai bioskop.

Berdasarkan data sebelumnya, jumlah penonton Para Perasuk pada 4 Mei 2026 tercatat mencapai sekitar 149.608 penonton.

Sementara itu, sehari sebelumnya atau pada 3 Mei 2026, film ini berhasil memperoleh sekitar 147.969 penonton.

Melihat tren tersebut, banyak pihak memprediksi angka penonton film Para Perasuk akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Popularitas film ini juga semakin meningkat karena banyak penonton memberikan ulasan positif terkait alur cerita maupun kualitas sinematografinya.

Sebelum itu, terdapat 5 fakta menarik dalam penggarapan film Para Perasuk yang perlu diketahui sebelum menonton.

Sinopsis Film Para Perasuk

Cerita Para Perasuk berpusat pada Desa Latas, sebuah desa kecil di pinggiran kota yang terkenal dengan festival kerasukan roh.

Tradisi tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Festival kerasukan itu bukan hanya dianggap sebagai ritual spiritual, tetapi juga menjadi hiburan masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun.

Namun, kehidupan warga mulai berubah ketika mata air suci yang menjadi pusat ritual terancam digusur. Mata air tersebut memiliki nilai penting bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun spiritual.

Ancaman penggusuran membuat warga merasa khawatir karena keberadaan mata air dipercaya menjadi sumber kehidupan desa sekaligus tempat para perantara roh mencari arwah.

Tokoh utama dalam film ini adalah Bayu yang diperankan Angga Yunanda. Bayu memiliki keinginan menjadi perasuk utama dalam festival desa demi mengumpulkan dana untuk menyelamatkan mata air suci.

Namun, perjalanan Bayu tidak berjalan mudah karena ia harus menghadapi berbagai ujian mental dan fisik.

Dalam proses tersebut, Bayu mulai memahami bahwa menjadi seorang perasuk bukan hanya soal keberanian, tetapi juga tanggung jawab besar terhadap kepercayaan masyarakat desa.

Deretan Pemeran Film Para Perasuk

Selain Angga Yunanda, film Para Perasuk juga dibintangi sejumlah artis ternama lainnya. Maudy Ayunda memerankan karakter Laksmi yang turut menjadi bagian penting dalam cerita film ini.

Kemudian ada Anggun yang berperan sebagai Guru Asri. Sementara itu, Chicco Kurniawan tampil sebagai Pawit dan Bryan Domani memerankan tokoh Ananto.

Kehadiran para aktor terkenal tersebut menjadi salah satu alasan film ini semakin diminati masyarakat. Chemistry antarpemain dinilai berhasil membangun suasana misterius sekaligus emosional sepanjang cerita berlangsung.

Kolaborasi Internasional dalam Produksi Film

Film Para Perasuk ternyata bukan hanya hasil produksi lokal biasa. Film ini merupakan proyek kolaborasi antara rumah produksi Indonesia Rekata Studio dengan Momo Film Co dari Singapura.

Selain itu, film ini juga mendapatkan dukungan hibah dari Purin Pictures Thailand. Kolaborasi lintas negara membuat kualitas produksi Para Perasuk lebih matang, baik dari sisi visual, cerita, maupun penggarapan suasana film.

Dengan konsep cerita yang berbeda dari film horor kebanyakan, Para Perasuk berhasil menghadirkan pengalaman menonton yang lebih unik dan berkesan.

Tidak heran jika film ini menjadi salah satu tontonan yang wajib masuk daftar para pencinta film Indonesia tahun 2026. (*/nds)

Berita Sebelumnya
Masyarakat mulai meningkatkan tabungan dan menekan pengeluaran di tengah ketidakpastian ekonomi berdasarkan survei terbaru Bank Indonesia April

Survei BI Ungkap Perubahan Pola Keuangan Masyarakat, Belanja Mulai Dikurangi

Berita Selanjutnya
Universitas brawijaya

UKT Jalur Mandiri UB 2026 Resmi Dirilis, Prodi Mana yang Biayanya Paling Mahal?