Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Komitmen Tingkatkan Kapasitas Guru di Purbalingga

Jsit komitmen tingkatkan kapasitas guruJsit komitmen tingkatkan kapasitas guru
Peserta pelatihan peningkatan kapasitas guru JTIS berfoto bersama para mentor.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kabupaten Purbalingga terus menunjukkan komitmen dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi mendatang.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para guru JSIT, yang berlangsung baru-baru ini di Tien Catering Purbalingga.

Ketua JSIT Kabupaten Purbalingga, Kholidin SPd, menyatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk membekali para guru dengan pengetahuan mendalam mengenai penguatan karakter serta pemahaman yang lebih baik terhadap visi dan misi Sekolah Islam Terpadu.

“Tantangan guru JSIT di era digital saat ini semakin kompleks,” ujar Kholidin SPd.

“Banyak juga guru-guru baru yang ada di sekolah Islam terpadu di Purbalingga. Dibutuhkan penguatan karakter sebagai dasar dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.” ujarnya menamahkan.

Pelatihan ini diikuti oleh para peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMPIT, empat SDIT, hingga 14 jenjang PAUD.

Program pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari dan dirancang untuk memberikan materi yang beragam dan relevan bagi kebutuhan setiap jenjang pendidikan.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang penguatan karakter bagi Guru SIT yang disampaikan oleh Dr Wiranto MKom MCs.

Materi ini dirancang untuk memperkuat fondasi karakter guru dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang di era digitalisasi seperti saat ini.

Penguatan karakter ini dianggap penting untuk memastikan bahwa para guru dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih efektif dan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan yang ingin ditanamkan oleh sekolah-sekolah Islam terpadu.

Sementara itu, pada hari kedua, pelatihan dibagi menjadi dua kelas terpisah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing jenjang pendidikan.

Untuk kelas jenjang PAUD, materi disampaikan oleh Giyarni SPd, seorang pendidik berpengalaman yang fokus pada pengembangan anak usia dini.

Sedangkan untuk jenjang SD/SMP, Yayuk Sri Lestari SPd memberikan materi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Acara sesi dialog yang berlangsung selama pelatihan dipandu oleh moderator yang cukup berpengalaman, Riyanto SPd.

Sesi ini menawarkan kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai topik-topik penting yang dibahas selama pelatihan dan memungkinkan mereka untuk berbagi pengalaman serta strategi terbaik dalam mengatasi tantangan-tantangan pendidikan saat ini.

Pelatihan peningkatan kapasitas guru ini sejalan dengan upaya Kabupaten Purbalingga dalam memperkuat sistem pendidikan secara keseluruhan.

Dengan memberikan dukungan berupa pengetahuan dan keterampilan kepada para pendidik, harapannya adalah agar mereka dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan yang datang seiring perkembangan zaman dan teknologi.

Para peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti setiap sesi dan berpartisipasi aktif dalam diskusi-diskusi interaktif.

Semangat mereka mencerminkan kesadaran akan pentingnya peran guru dalam membentuk masa depan generasi muda serta tanggung jawab besar yang dipikul oleh setiap pendidik dalam menjalankan tugas mulia mereka.

Dengan adanya pelatihan semacam ini, JSIT Kabupaten Purbalingga berharap dapat terus mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu bersaing di tingkat global.

Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui program-program semacam ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan visi tersebut.

Pelaksanaan kegiatan semacam ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga-lembaga pendidikan swasta seperti JSIT sangatlah penting guna mencapai tujuan bersama dalam memajukan pendidikan nasional.

Melalui kerja sama yang solid dan saling mendukung, tantangan-tantangan pendidikan dapat diatasi dengan lebih efektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Purbalingga maupun Indonesia secara keseluruhan. (bdg/ads/stch)

Berita Sebelumnya
Rangkaian ka dilempari batu

KA Serayu dan KA Sancaka Dilempari Batu, Awas Ancaman Hukuman 15 Tahun!

Berita Selanjutnya
Difabel punya kartu prioritas

Banjarnegara Perkuat Layanan Inklusif Lewat Kartu Prioritas untuk Difabel