BANYUMASEKSPRES.ID, MADRID – Jose Mourinho mulai memberikan gambaran mengenai komposisi skuad Real Madrid yang dianggap ideal untuk musim ini.
Pelatih asal Portugal tersebut menginginkan jumlah pemain yang lebih sedikit agar persaingan di dalam tim tetap sehat dan setiap pemain memiliki peran yang jelas.
Saat ini, Real Madrid memiliki sekitar 25 pemain di tim utama. Jumlah tersebut dinilai terlalu banyak oleh Mourinho.
Setelah kemenangan 2-1 atas Ferencvaros dalam laga pramusim, Mourinho mengungkapkan keinginannya untuk memangkas jumlah pemain menjadi sekitar 20 orang, di luar pemain yang sedang mengalami cedera.
“Kami menginginkan skuad yang kecil,” ujar Mourinho.
Jika rencana tersebut benar-benar diterapkan, sekitar empat hingga lima pemain berpotensi meninggalkan tim utama Real Madrid.
Pemain muda bisa menjadi kandidat untuk dipinjamkan agar mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Sementara itu, beberapa pemain senior juga harus bersaing lebih ketat untuk mempertahankan tempatnya di skuad.
Salah satu pemain yang berada dalam situasi tersebut adalah Raul Asencio. Kedatangan Ibrahima Konate membuat persaingan di posisi bek tengah semakin ketat.
Kondisi itu berpotensi mengurangi kesempatan bermain Asencio jika Mourinho memilih pemain yang lebih berpengalaman.
Selain Asencio, beberapa pemain dari Castilla juga berpeluang dipinjamkan. David Jimenez, Cesar Palacios, dan Manuel Angel menjadi nama yang kemungkinan harus mencari klub lain untuk sementara waktu.
Langkah tersebut dapat memberikan mereka kesempatan tampil secara reguler di level senior sekaligus membuat skuad Real Madrid lebih ramping.
Persaingan ketat juga terjadi di lini tengah. Federico Valverde dan Jude Bellingham masih berada dalam posisi yang relatif aman. Namun, situasi berbeda dialami Eduardo Camavinga.
Gelandang asal Prancis tersebut tetap memiliki kualitas untuk menjadi bagian penting Real Madrid, tetapi padatnya persaingan membuat masa depannya perlu diperhatikan.
Camavinga harus mampu menunjukkan peran yang jelas dalam skema permainan Mourinho.
Jika jumlah pemain benar-benar dikurangi menjadi sekitar 20 orang, setiap posisi akan memiliki persaingan yang lebih ketat.
Pemain yang tidak mampu mendapatkan menit bermain secara konsisten bisa menjadi kandidat untuk dilepas atau dipinjamkan.
Situasi serupa juga terjadi di sektor sayap. Rodrygo menjadi salah satu pemain yang masa depannya menarik perhatian.
Persaingan di lini serang semakin padat setelah Real Madrid memiliki Yan Diomande, sementara Vinicius Junior, Brahim Diaz, dan Arda Guler juga menjadi pilihan di sektor tersebut.
Rodrygo sebenarnya memiliki pengalaman dan beberapa kali tampil penting dalam pertandingan besar.
Namun, posisinya belum sepenuhnya aman. Kehadiran pemain lain membuat persaingan untuk mendapatkan tempat utama semakin ketat.
Situasi Rodrygo juga dipengaruhi cedera ACL yang membuatnya diperkirakan harus menepi hingga 2027.
Kondisi tersebut dapat memberikan kesempatan lebih besar kepada Diomande untuk mendapatkan peran penting, termasuk membangun posisi sebagai salah satu pilihan utama di sisi kanan lini serang Real Madrid.
Meski begitu, Real Madrid diperkirakan tidak akan terburu-buru mengambil keputusan mengenai masa depan Rodrygo.
Bursa transfer Januari bisa menjadi salah satu momen untuk mengevaluasi situasi.
Jika kondisi tidak berubah, bursa transfer musim panas berikutnya dapat menjadi waktu yang lebih realistis untuk menentukan langkah selanjutnya.
Kontrak Rodrygo yang masih berlaku hingga 2028 juga membuat Real Madrid memiliki waktu untuk mengambil keputusan.
Klub tidak berada dalam kondisi harus segera menjual pemain tersebut sehingga masa depannya masih sangat bergantung pada perkembangan skuad dan kebutuhan Mourinho.
Keinginan Mourinho untuk memiliki skuad yang lebih ramping pada akhirnya membuat persaingan internal di Real Madrid semakin menarik.
Dengan target sekitar 20 pemain, setiap pemain harus mampu membuktikan bahwa dirinya memiliki kontribusi penting bagi tim.
Perombakan tersebut juga dapat memengaruhi kebijakan Real Madrid di bursa transfer.
Selain mendatangkan pemain baru sesuai kebutuhan, klub harus menentukan siapa saja yang akan dipertahankan, dipinjamkan, atau dilepas.
Bagi pemain muda, kebijakan tersebut bisa menjadi peluang untuk mendapatkan pengalaman melalui peminjaman.
Namun bagi pemain senior, persaingan bisa menjadi lebih sulit karena tempat di skuad utama semakin terbatas.
Mourinho sendiri tampaknya ingin membangun skuad yang tidak terlalu gemuk tetapi tetap memiliki kedalaman di setiap posisi.
Dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, pelatih dapat memberikan menit bermain secara lebih terukur sekaligus menjaga persaingan tetap kompetitif.
Real Madrid kini menghadapi tantangan untuk menentukan komposisi terbaik sebelum kompetisi berjalan semakin jauh.
Nama seperti Rodrygo, Camavinga, Asencio, serta sejumlah pemain muda Castilla menjadi bagian dari situasi yang akan menarik perhatian dalam kebijakan skuad Los Blancos musim ini. (*/stch/dda)














