Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi dan Investasi Jadi Pendorong
Banjarnegara Movies 2026 Diikuti 48 Karya Film, Jadi Wadah Sineas Muda Pelajar

Banjarnegara Movies 2026 Diikuti 48 Karya Film, Jadi Wadah Sineas Muda Pelajar

48 Film Bersaing di Banjarnegara Movies48 Film Bersaing di Banjarnegara Movies
SERAHKAN PIALA: Malam penganugerahan Banjarnegara Movies 2025 yang diselenggarakan oleh Disparbud Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Antusiasme pelajar di Kabupaten Banjarnegara mengikuti ajang Banjarnegara Movies 2026 semakin meningkat.

Hingga pendaftaran ditutup, sebanyak 48 karya film berhasil dikumpulkan dalam kompetisi yang diinisiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banjarnegara tersebut.

Banjarnegara Movies 2026 menjadi penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa pertama kali digelar pada 2025.

Tahun ini, kompetisi kembali menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengembangkan potensi sineas muda di Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Disparbud Banjarnegara, Diah Ayu Pramono mengatakan, tingginya jumlah karya yang masuk menunjukkan potensi pelajar di bidang perfilman cukup besar.

Kualitas karya yang dihasilkan juga menjadi alasan Disparbud kembali menyelenggarakan kompetisi tersebut.

“Potensi sineas muda di Banjarnegara ternyata cukup banyak dan bagus. Karena itu, kami kembali menghadirkan Banjarnegara Movies 2026 sebagai ruang berekspresi sekaligus mengembangkan kreativitas mereka,” ujarnya.

Peserta Banjarnegara Movies 2026 berasal dari jenjang SMP/MTs hingga SMA/SMK sederajat.

Kompetisi tersebut dibagi menjadi dua kategori, yaitu film dokumenter dan film fiksi.

Tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam membuat film, kompetisi tahun ini juga membawa tema local wisdom atau kearifan lokal Banjarnegara.

Tema tersebut memberikan ruang bagi pelajar untuk mengangkat berbagai cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Melalui karya film, para peserta dapat memperkenalkan budaya, kehidupan masyarakat, potensi wisata, hingga berbagai persoalan lokal yang ada di Kabupaten Banjarnegara.

Dengan demikian, film tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami ingin budaya, kehidupan masyarakat, wisata, hingga berbagai cerita lokal Banjarnegara lebih dikenal melalui karya-karya film para pelajar,” katanya.

Saat ini, seluruh karya yang telah dikirimkan peserta memasuki tahap penjurian.

Proses penilaian melibatkan sejumlah pihak yang memiliki pengalaman di bidang perfilman dan industri kreatif.

Tim juri di antaranya melibatkan praktisi film dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang merupakan putra daerah Banjarnegara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banjarnegara, dosen Telkom Purwokerto, serta model, aktor, dan presenter asal Banjarnegara.

Keterlibatan praktisi dan akademisi dalam proses penjurian diharapkan dapat memberikan penilaian yang lebih objektif terhadap karya para peserta.

Selain melihat kualitas teknis film, kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan pengalaman dalam mengikuti ajang perfilman.

Para pemenang Banjarnegara Movies 2026 akan diumumkan dalam malam penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (8/8/2026).

Penyelenggara juga menyiapkan inovasi pada malam penganugerahan tahun ini.

Jika sebelumnya kegiatan lebih berfokus pada pemberian penghargaan, tahun ini masyarakat akan disuguhkan pertunjukan video mapping yang diproyeksikan pada Joglo Alun-alun Banjarnegara.

Inovasi tersebut diharapkan membuat malam penganugerahan Banjarnegara Movies 2026 semakin menarik sekaligus memperkenalkan teknologi visual kepada masyarakat.

Penggabungan film, seni visual, dan ruang publik juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.

Disparbud Banjarnegara tidak ingin karya para peserta berhenti setelah kompetisi selesai.

Karya film para juara nantinya akan didorong untuk mengikuti berbagai festival film di tingkat regional maupun nasional.

Upaya tersebut dilakukan karena sejumlah pemenang Banjarnegara Movies pada tahun sebelumnya berhasil mendapatkan penghargaan dalam beberapa festival film.

Prestasi tersebut menjadi salah satu alasan penyelenggara optimistis kompetisi tahun ini dapat melahirkan lebih banyak sineas muda berprestasi.

“Tahun lalu para juara Banjarnegara Movies juga berhasil meraih penghargaan di sejumlah festival film bergengsi. Tahun ini kami berharap prestasi itu bisa berlanjut bahkan lebih luas lagi,” jelas Diah.

Selain mendapatkan piala, para pemenang juga akan memperoleh piagam penghargaan dari Bupati Banjarnegara.

Piagam tersebut dapat menjadi tambahan catatan prestasi bagi para pelajar, termasuk sebagai nilai tambah dalam perjalanan akademik mereka.

Keberadaan Banjarnegara Movies 2026 menunjukkan bahwa minat pelajar terhadap industri kreatif, khususnya perfilman, terus berkembang.

Sebanyak 48 karya yang masuk menjadi gambaran bahwa pelajar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mulai aktif memproduksi karya dan menceritakan daerahnya melalui media film.

Dengan mengangkat kearifan lokal sebagai tema utama, kompetisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi cerita-cerita dari Banjarnegara untuk dikenal lebih luas.

Film karya pelajar diharapkan dapat menjadi media promosi budaya dan potensi daerah sekaligus menjadi langkah awal bagi munculnya sineas muda Banjarnegara yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen di Kuartal II 2026, Konsumsi dan Investasi Jadi Pendorong