Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Kecelakaan Kembali Terjadi di Jalur Tanjakan Karangreja, Bus Tabrak Toko Bangunan

Kecelakaan kembali terjadi di karangreja, bus tabrak toko bangunanKecelakaan kembali terjadi di karangreja, bus tabrak toko bangunan
Kondisi bus usai menabrak toko bangunan di Jalan Raya Karangreja, Kamis (10/7/2025).

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Karangreja, tepatnya di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 10 Juli 2025 siang.

Insiden terbaru melibatkan bus PO Satu Enam Delapan yang mengalami kegagalan rem, mengakibatkan tabrakan dengan sebuah toko bangunan di sekitar lokasi kecelakaan truk boks sehari sebelumnya.

Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut terjadi dekat lokasi truk boks yang jatuh ke jurang sehari sebelumnya. Kecelakaan serupa di wilayah yang berdekatan ini menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan lalu lintas di daerah tersebut.

“Anggota kami sudah melakukan pengecekan ke lapangan,” ujar AKP Kumala kepada Banyumas Ekspres.

Ia menambahkan bahwa dugaan awal menunjukkan bus tersebut mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan sebelum akhirnya menabrak toko bangunan yang berada di sisi kanan jalan. Setelah menghantam toko bangunan, bus baru berhenti total.

“Namun, untuk lebih jelasnya kami akan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut. Kami akan memanggil Dinhub, pihak PO Bus, dan produsen bus,” katanya.

Penyelidikan mendalam ini bertujuan untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam insiden bus ini. Meski begitu, bus tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan dan telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk menghindari gangguan lalu lintas lebih lanjut.

Sementara itu, kecelakaan sehari sebelumnya melibatkan truk boks bermerek Isuzu yang terperosok ke dalam jurang. Truk tersebut dikemudikan oleh Febriana Setyadias (32), warga Kabupaten Bandung. Tragisnya, insiden ini menyebabkan satu penumpang meninggal dunia.

Penumpang yang menjadi korban adalah Asep Supriatna (46), warga Kabupaten Bandung Barat.

Saat kejadian, truk tengah dalam perjalanan dari Semarang menuju Pangandaran. Truk bermuatan kopi saset ini melaju dari arah Kabupaten Pemalang menuju Kota Purbalingga ketika kecelakaan terjadi.

Diduga penyebab kecelakaan truk adalah ketidaktahuan sopir mengenai medan jalan yang dilaluinya.

Faktor medan yang kurang familiar seringkali menjadi penyebab utama kecelakaan di jalur-jalur dengan kondisi jalan yang menantang seperti di Karangreja ini.

Dua hari berturut-turut dengan insiden fatal dan non-fatal ini memicu diskusi serius tentang keselamatan transportasi di wilayah tersebut.

Pemerintah setempat dan otoritas terkait kini menghadapi tekanan untuk meningkatkan keamanan jalan raya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Langkah-langkah pencegahan seperti peningkatan rambu-rambu peringatan bahaya dan pemasangan pembatas jalan diyakini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di titik-titik rawan tersebut.

Pengawasan ketat terhadap kondisi kendaraan juga menjadi kunci penting dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, edukasi bagi para pengemudi tentang pentingnya memahami kondisi medan sebelum mengambil rute tertentu sangat diperlukan.

Pelatihan berkendara aman khususnya untuk pengemudi angkutan umum dan barang bisa menjadi solusi jangka panjang dalam menekan angka kecelakaan akibat human error.

Kondisi geografis daerah Karangreja yang berbukit-bukit memang menyimpan tantangan tersendiri bagi pengemudi kendaraan besar seperti bus dan truk.

Oleh karena itu, pemahaman mengenai teknik berkendara aman harus ditingkatkan guna mengatasi kondisi fisik jalan yang kadang sulit diprediksi.

Kesadaran kolektif baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat harus terus dibangun demi menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan raya di Purbalingga dan sekitarnya. (tya/stch)

Berita Sebelumnya
Divonis 3,5 tahun penjara atas kasus pelecehan seksual

Mantan Anggota NCT Divonis 3,5 Tahun Penjara atas Kasus Pelecehan Seksual

Berita Selanjutnya
Game penghasil uang

Cuan Tiap Hari dari HP: Main Game Ini Langsung Dapat Saldo DANA