BANYUMASEKSPRES.ID, Lee Zii Jia, bintang bulu tangkis Malaysia, baru saja membuat gebrakan besar dengan kembali menduduki peringkat 80 dunia setelah berhasil mencapai babak 16 besar di Indonesia Masters.
Prestasi ini menjadikannya pemain Malaysia dengan peningkatan peringkat paling signifikan dalam pembaruan peringkat bulu tangkis dunia terbaru.
Meskipun pekan lalu Malaysia mencatatkan treble bersejarah di Jakarta, posisi puncak klasemen tidak mengalami perubahan drastis.
Dari tiga pasangan yang meraih gelar juara, hanya pasangan ganda putra Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani yang menikmati peningkatan peringkat, naik satu tingkat ke posisi No. 8.
Pencapaian ini menempatkan mereka kembali ke delapan besar, posisi yang sangat penting dalam penentuan unggulan di turnamen level Super 750 dan di atasnya.
Pasangan ganda putri Pearly Tan-M. Thinaah tetap kokoh di peringkat dua dunia, sementara pasangan ganda campuran Chen Tang Jie-Toh Ee Wei stabil di posisi keempat dunia.
Di sektor tunggal putri, K. Letshanaa menunjukkan peningkatan performa yang mengesankan dengan naik empat peringkat ke posisi 38 dunia setelah mencapai semifinal di turnamen yang sama.
Kembali ke Lee Zii Jia, sang pemain yang baru pulih dari cedera ini membuat lompatan paling signifikan dengan melonjak 24 peringkat dari posisi 103 ke 79.
Sistem peringkat dunia BWF menghitung sepuluh hasil terbaik seorang pemain dalam siklus bergulir selama 52 minggu.
Bagi Lee Zii Jia, Indonesia Masters merupakan turnamen kedelapan yang berkontribusi terhadap akumulasi poinnya.
Penampilan solidnya di Thailand Masters pekan ini menjadi kesempatan emas bagi Lee Zii Jia untuk memperbaiki posisinya lebih jauh.
Jika ia berhasil mencapai babak perempat final, Zii Jia diperkirakan akan mendekati peringkat 60 besar dunia.
Dan bila mampu meraih gelar juara, posisinya bisa naik hingga sekitar peringkat 55 dunia.
Hal ini tentunya akan membuka peluang lebih besar baginya untuk langsung masuk ke turnamen Super 500, sebuah langkah penting dalam karier profesionalnya.
Sementara itu, Leong Jun Hao tetap menjadi pemain tunggal putra Malaysia dengan peringkat tertinggi meskipun absen di Indonesia Masters akibat cedera dengan berada di peringkat ke-29.
Ia diikuti oleh Justin Hoh yang sekarang menempati posisi ke-38 dunia.
Di sektor tunggal putri lainnya, Wong Ling Ching mencatatkan diri sebagai pemain terbaik Malaysia berikutnya setelah Letshanaa dengan menempati posisi ke-43 dunia.
Di nomor ganda putra, pasangan Aaron Chia-Soh Wooi Yik serta Man Wei Chong-Tee Kai Wun masing-masing bertahan di peringkat kedua dan keenam dunia meskipun Aaron-Wooi Yik tersingkir lebih awal pada babak pertama di Jakarta dan Wei Chong-Kai Wun gagal mempertahankan gelar Indonesia Masters mereka dengan hanya mencapai babak perempat final kali ini.
Pasangan Wan Arif Junaidi-Yap Roy King juga menunjukkan perkembangan positif dengan naik dua tingkat ke posisi No. 17 dunia sementara Nur Azriyn Ayub-Tan Wee Kiong berada di urutan No. 28.
Di sektor ganda putri lainnya, Go Pei Kee-Teoh Mei Xing serta Carmen Ting-Ong Xin Yee masing-masing tetap berada dalam jajaran terbaik dengan menduduki peringkat ke-23 dan ke-25 dunia yang membuat mereka tetap berada dalam kelompok elit 32 besar.
Perjalanan Lee Zii Jia dan para atlet bulu tangkis Malaysia lainnya menggambarkan sebuah dinamika kompetisi olahraga tingkat tinggi yang penuh tantangan sekaligus harapan untuk terus meningkatkan capaian prestasi mereka di kancah internasional. (*/stch/dda)
















