Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Maroko Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Negara Afrika Pertama Dua Kali ke Perempat Final

Maroko Ukir Sejarah BaruMaroko Ukir Sejarah Baru
Tim Nasional Maroko

BANYUMASEKSPRES.ID, Maroko kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia setelah berhasil melaju ke babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026.

Keberhasilan tersebut tidak hanya membawa Singa Atlas melangkah lebih jauh dalam turnamen terbesar sepak bola dunia, tetapi juga mencatatkan rekor bersejarah bagi sepak bola Afrika.

Timnas Maroko menjadi negara Afrika pertama yang mampu mencapai babak perempat final Piala Dunia sebanyak dua kali.

Catatan ini semakin mempertegas posisi mereka sebagai salah satu tim paling berkembang dalam sepak bola internasional selama beberapa tahun terakhir.

Tiket menuju delapan besar berhasil diamankan setelah Maroko menaklukkan Kanada pada babak 16 besar.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif yang telah dibangun sejak tampil luar biasa pada Piala Dunia Qatar 2022.

Pada edisi 2022, Maroko mengejutkan dunia dengan menjadi negara Afrika pertama yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia.

Saat itu, Singa Atlas mengalahkan sejumlah tim kuat Eropa dan mencuri perhatian dunia berkat permainan disiplin, organisasi pertahanan yang solid, serta efektivitas serangan balik.

Empat tahun berselang, Maroko kembali membuktikan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar keberuntungan atau kejutan sesaat.

Keberhasilan menembus perempat final Piala Dunia 2026 menjadi bukti nyata bahwa mereka telah berkembang menjadi tim yang konsisten bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Menurut data yang dirilis Bein Sports pada Selasa (7/7/2026), prestasi sepak bola Maroko dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan luar biasa.

Tidak hanya sukses di level senior, mereka juga menunjukkan dominasi pada berbagai kelompok usia.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Maroko berhasil mencatatkan sederet prestasi prestisius, antara lain menjadi semifinalis Piala Dunia FIFA 2022, perempat finalis Piala Dunia FIFA 2026, peraih medali Olimpiade Paris 2024, juara Piala Afrika (AFCON) 2025, juara Piala Afrika U-17 CAF 2025, juara Piala Dunia U-17 FIFA 2025, serta juara Piala Arab.

Deretan pencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan sistem pembinaan sepak bola yang diterapkan Federasi Sepak Bola Maroko.

Investasi besar pada akademi, pengembangan pemain muda, serta peningkatan kualitas kompetisi domestik mulai membuahkan hasil yang nyata.

Kesuksesan Maroko juga tidak lepas dari kontribusi para pemain yang berkarier di kompetisi elite Eropa.

Banyak pemain inti Singa Atlas tampil secara reguler di liga-liga top dunia sehingga memiliki pengalaman bertanding pada level tertinggi.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika mereka membela tim nasional dalam berbagai ajang internasional.

Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Maroko mampu bersaing dengan negara-negara besar yang selama ini mendominasi sepak bola dunia.

Pelatih Maroko, Walid Regragui, sebelumnya telah menegaskan bahwa timnya memiliki ambisi besar untuk terus menciptakan sejarah baru.

Ia menilai sepak bola Afrika memiliki kualitas yang tidak kalah dibandingkan negara-negara lain di dunia.

“Kami ingin terus membuat sejarah dan menunjukkan bahwa sepak bola Afrika mampu bersaing dengan siapa pun,” ujar Walid Regragui.

Pernyataan tersebut kini terbukti melalui performa impresif Maroko di Piala Dunia 2026.

Singa Atlas tidak lagi dipandang sebagai tim kuda hitam, melainkan salah satu kekuatan yang layak diperhitungkan dalam setiap turnamen besar.

Keberhasilan menembus perempat final untuk kedua kalinya juga memberikan inspirasi bagi negara-negara Afrika lainnya.

Maroko menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang tepat, investasi jangka panjang, serta pengelolaan sepak bola yang profesional, tim dari Benua Afrika mampu bersaing bahkan mengalahkan negara-negara besar dunia.

Dengan performa yang terus meningkat dan skuad yang semakin matang, peluang Maroko untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.

Jika mampu menjaga konsistensi permainan, Singa Atlas berpotensi kembali menciptakan sejarah baru dan semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 kini menjadi sorotan dunia. Bukan hanya karena hasil yang diraih, tetapi juga karena mereka berhasil membuktikan bahwa sepak bola Afrika mampu tampil sejajar dengan kekuatan-kekuatan tradisional dari Eropa maupun Amerika Selatan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Larung Jolen Masih Jadi Magnet

Prosesi Larung Jolen di Pantai Teluk Penyu Jadi Daya Tarik Festival Nelayan Cilacap 2026

Berita Selanjutnya
PENDONOR Ketiban Rezeki Mendapat Sepeda Listrik

Pendonor Darah Rutin di Banjarnegara Dapat Hadiah Sepeda Listrik dari PMI