BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Destinasi Wisata Pantai (DWP) Teluk Penyu Cilacap mengalami lonjakan jumlah wisatawan selama masa libur sekolah 2026.
Memasuki pekan ketiga liburan, jumlah pengunjung terus meningkat, terutama pada akhir pekan, dengan catatan hampir 2.000 wisatawan dalam satu hari.
Peningkatan kunjungan tersebut menunjukkan bahwa Pantai Teluk Penyu masih menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Cilacap, baik bagi wisatawan lokal maupun pengunjung dari berbagai daerah di luar kota.
Koordinator Loket Pantai Teluk Penyu Cilacap, Siti Mungawanah, mengatakan lonjakan jumlah wisatawan mulai terlihat setiap hari Sabtu dan Minggu sejak awal masa libur sekolah.
Menurutnya, jumlah pengunjung pada hari kerja relatif stabil, namun mengalami peningkatan signifikan ketika memasuki akhir pekan.
“Kalau dibanding hari biasa, peningkatannya bisa sampai 100 persen. Hari biasa sekitar 300 sampai 500 pengunjung. Hari Sabtu sekitar 800 orang, sedangkan Minggu kemarin hampir 2.000 pengunjung,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Data tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di kawasan Pantai Teluk Penyu, terutama karena lokasinya mudah dijangkau dan memiliki berbagai pilihan objek wisata dalam satu kawasan.
Selain menikmati panorama pantai yang menghadap langsung ke Samudra Hindia, wisatawan juga dapat mengunjungi Benteng Pendem, salah satu bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang menjadi ikon wisata Cilacap.
Tak hanya itu, pengunjung juga memiliki kesempatan menyeberang menuju Pulau Nusakambangan, yang menawarkan pengalaman wisata berbeda dengan panorama alam dan sejarah yang menarik.
Keberadaan beberapa destinasi wisata dalam satu kawasan menjadi nilai tambah yang membuat Teluk Penyu tetap diminati wisatawan setiap musim liburan.
Siti menjelaskan, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Cilacap.
Banyak pengunjung berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bahkan dari luar provinsi yang memanfaatkan libur sekolah untuk berwisata bersama keluarga.
Faktor lain yang mendorong tingginya kunjungan adalah harga tiket masuk yang dinilai masih terjangkau bagi masyarakat.
Dengan biaya yang relatif murah, wisatawan dapat menikmati berbagai fasilitas sekaligus mengunjungi beberapa objek wisata dalam satu perjalanan.
Selama dua pekan pertama masa libur sekolah, jumlah pengunjung yang tercatat memasuki kawasan Pantai Teluk Penyu telah melampaui 10.000 orang.
Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah karena masa liburan belum berakhir sepenuhnya.
Pengelola optimistis akhir pekan terakhir sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dimulai akan menjadi puncak kunjungan wisatawan.
“Ini Minggu terakhir masa libur sekolah, semoga masih akan ada penambahan pengunjung hingga akhir pekan ini,” kata Siti.
Lonjakan wisatawan selama musim liburan juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Pedagang makanan, penyedia jasa permainan, pelaku usaha suvenir, hingga pengelola jasa transportasi wisata turut merasakan peningkatan pendapatan seiring bertambahnya jumlah pengunjung.
Kondisi tersebut menunjukkan sektor pariwisata masih menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Cilacap.
Meski jumlah wisatawan meningkat, pengelola tetap mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan pantai serta mematuhi aturan keselamatan selama berada di lokasi wisata.
Wisatawan juga diharapkan membuang sampah pada tempatnya, menjaga fasilitas umum, dan mengikuti arahan petugas demi menciptakan suasana liburan yang aman dan nyaman bagi semua pengunjung.
Dengan keindahan panorama pantai, akses yang mudah, harga tiket yang terjangkau, serta keberadaan objek wisata pendukung seperti Benteng Pendem dan Pulau Nusakambangan, Pantai Teluk Penyu diperkirakan masih akan menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat selama sisa masa libur sekolah 2026. (jul/stch/dda)
















