BANYUMASEKSPRES.ID, Penyanyi pop Olivia Rodrigo tidak hanya mengekspresikan kepeduliannya melalui musik, tetapi juga tindakan nyata yang berdampak besar.
Dalam tur dunianya yang bertajuk Guts World Tour, penyanyi berusia 22 tahun ini membuat keputusan mengejutkan dengan menyediakan layanan terapi gratis untuk seluruh anggota band dan kru yang menyertainya dalam perjalanan keliling dunia.
Pengungkapan ini datang dari gitaris pendampingnya, Daisy Spencer, dalam The StageLeft Podcast yang dirilis pada 30 Juni 2025.
Spencer, yang telah lama berkecimpung di industri musik, mengaku bahwa fasilitas seperti ini belum pernah ia temui selama menjalani tur sebelumnya.
“Dalam tur Guts, Olivia dan manajer tur kami, Marty Hom, menyediakan akses terapi gratis bagi seluruh kru tur,” kata Spencer.
Menurut Spencer, langkah ini bukan hanya mengharukan, tetapi juga memberikan dampak signifikan.
Ia mengakui sempat berhenti menjalani terapi, namun kesempatan untuk mendapatkan layanan gratis dan mudah diakses membuatnya segera memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Itu benar-benar menyadarkan saya kembali akan pentingnya terapi. Saya sudah cukup lama berhenti, lalu tiba-tiba ada akses ke terapis hebat secara gratis. Saya benar-benar memanfaatkannya sebaik mungkin,” lanjutnya.
Spencer bahkan menggambarkan layanan terapi ini sebagai hadiah terbaik yang pernah diterimanya selama tur dengan musisi mana pun.
“Serius, salah satu hadiah terbaik yang bisa diberikan kepada orang lain adalah terapi gratis yang mudah diakses. Karena, ya, biayanya bisa sangat mahal,” katanya.
Lebih dari sekadar bantuan selama tur berlangsung, layanan terapi tersebut juga memberikan dampak positif pada kehidupan pribadi Spencer di luar panggung.
Ia merasakan bahwa luka masa kecil yang selama ini belum sempat ia hadapi kini dapat disembuhkan dengan lebih serius.
“Saya merasa akhirnya bisa memberi keadilan pada diri saya di masa kecil. Saya bisa mendengarkan kembali cerita si ‘Daisy kecil’—apa saja yang dulu dia alami,” ujarnya dengan tulus.
Kesempatan untuk mendalami diri sendiri dengan bantuan profesional adalah suatu berkah bagi Spencer.
“Itulah hadiah terbesar dari terapi bagi saya—bisa menyuarakan berbagai hal dari masa kecil yang selama ini terpendam,” tambah Spencer.
Di akhir podcast tersebut, Daisy tanpa ragu menyebut Olivia sebagai atasan terbaik yang pernah ia miliki sepanjang kariernya. “Dia benar-benar bos paling dreamy yang pernah ada,” katanya.
Olivia Rodrigo memang bukan selebritas biasa. Selain dikenal karena lagu-lagunya yang emosional dan jujur, ia juga terbuka mengenai pentingnya kesehatan mental.
Dalam sebuah wawancara bersama CBS Sunday Morning pada tahun 2021, Olivia pernah menjelaskan bahwa menulis lagu-lagu sedih bukan berarti dirinya selalu merasakan kesedihan.
“Banyak orang mengira saya ini pribadi yang sedih dan depresi karena lagu-lagu saya. Tapi kenyataannya, itu jauh dari kebenaran,” ujarnya kala itu.
“Jelas saya tidak menangis di lantai kamar setiap saat. Tapi menulis tentang hal-hal seperti itu menyenangkan. Kalau saya cuma menulis soal betapa bahagianya saya saat membeli iced latte tiap pagi, tak akan ada yang tertarik mendengarkannya,” lanjutnya sambil tertawa.
Kepedulian Olivia tidak hanya tercermin dalam perhatiannya kepada timnya sendiri; ia juga konsisten menyuarakan pentingnya akses kesehatan mental bagi semua orang, terutama kalangan muda. Keputusannya untuk menyediakan layanan terapi dalam turnya memperkuat citra Olivia sebagai artis sukses sekaligus empatik.
Guts World Tour telah membawa Olivia berkeliling dunia sejak Februari 2024. Ia tampil di berbagai negara termasuk Asia, Australia, Eropa serta Amerika Utara dan Selatan.
Belum lama ini, Olivia juga tampil memukau di festival musik Glastonbury—salah satu acara musik paling prestisius di dunia—dan berbagi panggung dengan Robert Smith dari band legendaris The Cure.
Meskipun usianya masih muda, Olivia Rodrigo telah menjadi sosok dihormati dalam industri musik global. Dikenal bukan hanya karena lagu-lagunya seperti Driver’s License, Good 4 U dan Vampire; kepribadiannya yang rendah hati dan perhatian turut menjadikannya panutan banyak orang.
Lahir pada 20 Februari 2003 di California, Olivia mulai dikenal lewat serial Disney High School Musical: The Musical: The Series sebelum namanya melesat setelah merilis album debut SOUR pada tahun 2021—yang langsung meraih sukses besar hingga membawanya ke panggung Grammy Awards.
Kini melalui album keduanya GUTS serta tur dunia pendukungnya; Olivia terus membuktikan dirinya sebagai musisi muda berbakat penuh kepedulian dan kesadaran sosial tinggi—memberi dampak nyata baik di atas panggung maupun dibalik layar. (*stch)
















