Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Magang Bakti BCA 2026 Resmi di Buka Berikan Uang Saku Bagi SMA/SMK dan Mahasiswa
Pecahkan Rekor Kenny Dalglish, John McGinn Bawa Skotlandia Tundukkan Haiti

Pecahkan Rekor Kenny Dalglish, John McGinn Bawa Skotlandia Tundukkan Haiti

Pecahkan Rekor di Piala DuniaPecahkan Rekor di Piala Dunia
John McGinn

BANYUMASEKSPRES.ID, Duel sengit tersaji saat tim nasional Haiti berhadapan dengan Skotlandia dalam matchday pertama Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, pada hari Minggu, 14 Juni 2026, pagi WIB.

Pertandingan ini menjadi sorotan bagi pecinta sepak bola dunia, mengingat kedua tim memiliki ambisi yang besar untuk tampil optimal di ajang bergengsi ini.

Sejak peluit dibunyikan, Skotlandia menunjukkan dominasi mereka dengan permainan agresif.

The Tartan Army, julukan untuk timnas Skotlandia, terus menekan pertahanan Haiti dari berbagai sisi lapangan.

Meskipun demikian, disiplin yang ditunjukkan oleh lini belakang Haiti membuat Skotlandia kesulitan untuk menciptakan peluang bersih dalam beberapa menit awal pertandingan.

Haiti memilih untuk bermain rapat dan menutup ruang di lini tengah, sehingga memaksa Skotlandia untuk lebih banyak membangun serangan dari sisi sayap.

Strategi defensif yang diterapkan oleh Haiti terbukti efektif dalam menahan gempuran awal dari Skotlandia.

Namun, tekanan yang terus menerus akhirnya membuahkan hasil memasuki pertengahan babak pertama.

Pada menit ke-27, serangan cepat dari sisi kanan lapangan berhasil membuka celah di pertahanan Haiti.

Gol pembuka tercipta ketika John McGinn berhasil memanfaatkan bola liar setelah umpan silang ke kotak penalti yang sempat ditepis oleh kiper Haiti.

Dengan ketenangan dan insting gol yang tajam, McGinn menyambar bola tersebut menjadi gol yang mengubah tempo pertandingan.

Gol tersebut tidak hanya mengubah arah permainan tetapi juga memberikan dorongan mental kepada para pemain Skotlandia.

Setelah mencetak gol, mereka semakin percaya diri dan mulai mendominasi penguasaan bola.

Gol McGinn menjadi catatan sejarah baru bagi timnas Skotlandia di ajang Piala Dunia.

Pada usia 31 tahun 238 hari, ia resmi menjadi pencetak gol tertua Skotlandia dalam sejarah Piala Dunia.

Catatan ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda sepak bola Skotlandia, Kenny Dalglish, yang mencetak gol pada usia 31 tahun 103 hari saat berhadapan dengan Selandia Baru pada tahun 1982.

Momen bersejarah ini menjadi sorotan utama dalam laga pembuka bagi Skotlandia di turnamen prestisius ini.

McGinn sendiri mengungkapkan perasaannya setelah mencetak gol tersebut.

“31-238 – Pada usia 31 tahun 238 hari, saya adalah pemain tertua yang mencetak gol untuk Skotlandia di Piala Dunia FIFA,” ungkapnya dengan bangga.

“Saya sangat bahagia bisa berkontribusi bagi tim dan berharap kami bisa melanjutkan tren positif ini.”

Setelah terciptanya gol pertama tersebut, Haiti mulai berubah strategi dengan mencoba bermain lebih terbuka.

Mereka mulai mengambil risiko dengan mendorong para pemainnya ke depan untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, upaya mereka tidak berjalan mulus karena soliditas pertahanan dan organisasi permainan Skotlandia yang semakin baik.

Di sisi lain lapangan, pelatih Skotlandia terlihat semakin optimis melihat performa anak asuhnya.

Mereka berhasil memperlihatkan permainan kolektif yang baik dan saling memahami satu sama lain di lapangan.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke gawang Haiti menjelang akhir babak pertama.

Setelah melalui beberapa peluang emas yang belum membuahkan hasil, babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Skotlandia.

Di ruang ganti, pelatih memberikan motivasi tambahan kepada para pemain agar tetap fokus dan tidak lengah menghadapi babak kedua.

Memasuki babak kedua, Haiti tidak tinggal diam. Mereka melakukan beberapa pergantian pemain strategis untuk meningkatkan daya serang tim.

Usaha mereka mulai menunjukkan hasil ketika beberapa peluang tercipta meskipun belum ada yang membuahkan gol.

Permainan cepat dan transisi dari bertahan ke menyerang menjadi kunci bagi Haiti untuk mencari celah di pertahanan lawan.

Skotlandia pun tidak mau kalah dalam hal intensitas permainan. Mereka terus berupaya menggandakan keunggulan melalui serangan-serangan berbahaya dari berbagai posisi.

Beberapa kali peluang didapatkan oleh striker mereka namun sayangnya penyelesaian akhir masih kurang tepat sasaran.

Selama pertandingan berlangsung, atmosfer stadion terasa sangat meriah dengan dukungan penuh dari para pendukung masing-masing tim.

Para suporter Skotlandia tidak henti-hentinya bernyanyi dan meneriakkan yel-yel sebagai bentuk dukungan kepada tim favorit mereka.

Namun demikian, Haiti menunjukkan semangat juang yang tinggi meskipun berada di bawah tekanan terus-menerus dari lawan mereka.

Beberapa kali pemain Haiti berhasil melakukan penetrasi ke area pertahanan Skotlandia meskipun upaya tersebut seringkali terhenti sebelum mencapai gawang.

Pertandingan semakin memanas ketika memasuki menit-menit akhir babak kedua. Baik Skotlandia maupun Haiti berusaha saling menekan demi mendapatkan hasil terbaik dari laga ini.

Sekalipun sudah unggul 1-0, skuat Skotlandia tetap tampil agresif dengan harapan bisa menambah pundi-pundi gol mereka.

Ketika wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan timnas Skotlandia atas Haiti.

Hasil ini memberikan tiga poin berharga bagi Skotlandia dalam usaha mereka melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Rekrutment Maang Bakti BCA

Magang Bakti BCA 2026 Resmi di Buka Berikan Uang Saku Bagi SMA/SMK dan Mahasiswa