Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Puskesmas Kemangkon 2 Purbalingga Bidik Akreditasi Paripurna pada Penilaian Perdana
Liga AAFI Regional Kebumen 2026 Hadirkan Persaingan Sengit Atlet Futsal Muda

Liga AAFI Regional Kebumen 2026 Hadirkan Persaingan Sengit Atlet Futsal Muda

Puluhan Peserta Ikuti Liga AAFIPuluhan Peserta Ikuti Liga AAFI
PERTANDINGAN: Suasana pertandingan dalam ajang Liga Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) regional Kebumen tahun 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Liga Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) regional Kebumen tahun 2026 telah resmi dibuka, di mana puluhan tim berpartisipasi dalam kompetisi yang berlangsung dari tanggal 31 Mei hingga 26 Juli.

Dengan kehadiran berbagai kelompok usia, liga ini menghadirkan pertandingan yang penuh semangat dan daya saing.

Terdapat dua kategori yang dipertandingkan, yaitu Kelompok Umur (KU) 16 untuk putra-putri dan KU 13 untuk putra.

Format liga kali ini mengadopsi sistem kompetisi penuh, di mana setiap peserta akan bertemu dua kali, baik di kandang maupun tandang.

Ketua penyelenggara Liga AAFI 2026, M Mahfudin, menjelaskan bahwa format ini dirancang agar setiap tim memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Setiap tim berjumpa dua kali dengan sistem home dan away,” ungkap Mahfudin.

Hingga pekan kedua yang berlangsung pada tanggal 7 Juni 2026, antusiasme peserta terlihat jelas.

Dalam kategori KU 16, sejumlah tim terlibat, antara lain AWP Gombong, Indonesia Muda FA, Northland FA, AIS Penanjung, Mahkota, WMFA, Singayasa, Satria Lorenz dan Syafa Family FA.

Sementara itu, untuk KU 13 terdapat Garuda Gemilang FA, Fafage Gombong, Satria Lorenz FA, AWP Gombong, AIS Penanjung FA, Northland FA JR dan WMFA. Pertandingan dilangsungkan di GOR SMAN 2 Kebumen setiap hari Minggu.

Keberadaan para pendukung juga memberikan warna tersendiri pada setiap pertandingan.

Keluarga pemain serta masyarakat setempat datang berbondong-bondong untuk memberikan dukungan kepada tim favorit mereka.

Suasana di arena pertandingan pun tampak semarak dan hidup berkat sorakan serta dukungan dari penonton yang saling memberi semangat kepada para pemain.

M Mahfudin menekankan bahwa tujuan utama dari liga ini adalah pembinaan atlet muda.

Dengan menerapkan kompetisi sejak usia dini, diharapkan para atlet futsal dapat berkembang secara bertahap dari waktu ke waktu.

“Kompetisi ini juga kami harapkan menjadi ajang saling belajar bagi pemilik akademi dan pelatih dalam upaya terus mengembangkan kemampuan futsal,” kata Mahfudin.

Ia berharap liga ini bisa menjadi platform bagi para pelatih untuk berbagi pengalaman serta strategi dalam pengembangan futsal di berbagai level usia.

Persiapan yang dilakukan sebelum liga dimulai juga tidak kalah pentingnya. Setiap tim mempersiapkan diri dengan matang agar bisa tampil optimal saat pertandingan.

Latihan intensif dilakukan oleh semua peserta demi meraih hasil terbaik dalam kompetisi ini.

Para pelatih pun lebih giat memberikan bimbingan kepada pemain muda agar mereka dapat memahami taktik permainan dan meningkatkan skill individu masing-masing.

Tidak hanya fokus pada aspek teknik permainan saja, liga ini juga memberikan perhatian pada aspek mental para pemain muda.

Diharapkan melalui pengalaman bertanding di arena kompetitif seperti ini, para atlet muda tidak hanya belajar tentang bagaimana bermain futsal dengan baik tetapi juga membangun mental juara dan sikap sportifitas yang tinggi.

Dengan adanya dukungan dari orang tua serta masyarakat sekitar, motivasi para pemain pun semakin meningkat.

Mereka merasa dihargai dan disemangati untuk memberikan penampilan terbaiknya di lapangan. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Puskesmas Kemangkon 2 Kebut Persyaratan Akreditasi

Puskesmas Kemangkon 2 Purbalingga Bidik Akreditasi Paripurna pada Penilaian Perdana