Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Arif Suharyo Wakili Cilacap dalam Nominasi Kalpataru Berkat Inovasi Pengelolaan Sampah
Puskesmas Kemangkon 2 Purbalingga Bidik Akreditasi Paripurna pada Penilaian Perdana

Puskesmas Kemangkon 2 Purbalingga Bidik Akreditasi Paripurna pada Penilaian Perdana

Puskesmas Kemangkon 2 Kebut Persyaratan AkreditasiPuskesmas Kemangkon 2 Kebut Persyaratan Akreditasi
BERSIAP: Puskesmas Kemangkon 2 tengah mempersiapkan akreditasi perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Puskesmas Kemangkon 2 yang baru beroperasi sejak beberapa bulan terakhir, kini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi akreditasi perdana yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Meskipun statusnya sebagai fasilitas kesehatan yang baru, Puskesmas Kemangkon 2 menargetkan untuk meraih predikat akreditasi tertinggi, yaitu Paripurna.

Ini adalah langkah signifikan bagi puskesmas tersebut untuk menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Retno Indriasari, Admin Kesehatan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Purbalingga, menjelaskan bahwa proses pendaftaran akreditasi telah dilakukan melalui sistem Data Faskes Online (DFO).

Saat ini, pihak puskesmas masih menunggu keluarnya kesepakatan dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA) yang menjadi syarat penting dalam proses akreditasi.

Menurut Retno, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kesepakatan penilaian dapat diterbitkan.

“Yang sudah terpenuhi yakni Indikator Nasional Mutu (INM), Insiden Keselamatan Pasien (IKP), dan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK). Yang belum adalah capaian Aplikasi Sarana Prasarana Alat Kesehatan (Aspak) dan dokumen. Saat ini masih dalam tahap pemenuhan. Jika belum terpenuhi, maka kesepakatan dari LPA belum turun,” jelas Retno pada Kamis (11/6/2026).

Dalam penjelasannya, Retno menguraikan bahwa syarat-syarat akreditasi meliputi beberapa aspek penting.

Pertama adalah unggah dokumen akreditasi yang harus mencapai minimal 80 persen.

Selain itu, pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) dan Insiden Keselamatan Pasien (IKP) juga menjadi perhatian utama.

Capaian Aplikasi Sarana Prasarana Alat Kesehatan (Aspak) minimal harus mencapai 60 persen, serta validasi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) diharapkan bisa memenuhi 100 persen.

DinkesPPKB Purbalingga juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan secara rutin setiap dua minggu sekali kepada Puskesmas Kemangkon 2.

Tujuannya adalah memastikan seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun oleh pihak terkait, penilaian akreditasi akan dilakukan dalam dua tahap.

Penilaian pertama secara daring dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus 2026, sementara penilaian kedua secara luring direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28 hingga 29 Agustus 2026.

Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa semua aspek pelayanan kesehatan di Puskesmas Kemangkon 2 telah siap untuk diuji dan dinilai oleh tim akreditasi.

Dyah Suryaningsih selaku Penanggung Jawab Kluster 1 di Puskesmas Kemangkon 2 menegaskan bahwa persiapan internal terus dilakukan oleh seluruh tim puskesmas.

“Saat ini Puskesmas masih dalam tahap penyamaan dokumen antar-kluster,” ujarnya dengan harapan agar semua proses berjalan lancar hingga hari penilaian tiba.

Akreditasi perdana ini bukan hanya sebuah formalitas bagi Puskesmas Kemangkon 2 tetapi juga menjadi momentum penting bagi mereka untuk membuktikan kesiapan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dengan meraih akreditasi Paripurna, puskesmas ini akan menunjukkan komitmennya dalam memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Berkat Sampah Masuk Nominasi Kalpataru

Arif Suharyo Wakili Cilacap dalam Nominasi Kalpataru Berkat Inovasi Pengelolaan Sampah