BANYUMASEKSPRES.ID, Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali memberikan informasi terbaru mengenai persiapan pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 bagi calon peserta.
BKN membagikan sejumlah tips penting yang perlu dipersiapkan sebelum proses seleksi Sekolah Kedinasan 2026 resmi dibuka pemerintah.
Salah satu persiapan utama adalah membuat akun portal BKN dengan menyiapkan nomor identitas KTP serta nomor kartu keluarga KK.
Berbeda dengan seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 diperkirakan menggunakan portal baru yang berbeda dari periode 2025.
Pada seleksi 2025, calon mahasiswa, praja, maupun taruna melakukan pendaftaran melalui portal Dikdin BKN khusus Pendidikan Kedinasan.
Portal tersebut merupakan bagian dari Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Sekolah Kedinasan dengan alamat dikdin.bkn.go.id.
Namun, informasi terbaru BKN menyebut calon pendaftar Sekolah Kedinasan 2026 diarahkan membuat akun melalui portal SSCASN BKN.
Portal pendaftaran yang digunakan calon peserta adalah laman ini sebagai akses utama seleksi Sekolah Kedinasan 2026.
Saat membuka portal SSCASN, pengguna akan menemukan pengumuman bertuliskan “Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Coming Soon” dari BKN.
BKN menyampaikan informasi jadwal dan persyaratan seleksi Sekolah Kedinasan 2026 akan segera diumumkan melalui laman resmi terkait.
“Pantau terus laman SSCASN untuk pembaruan jadwal dan persyaratan,” tulis pengumuman tersebut mengenai informasi seleksi mendatang.
Calon peserta yang ingin membuat akun SSCASN BKN perlu mengikuti beberapa tahapan sesuai prosedur pendaftaran yang telah disediakan.
Tahap awal dilakukan dengan membuka portal SSCASN BKN, kemudian memilih tombol “Buat Akun” untuk memulai proses pendaftaran.
Setelah itu, peserta harus mengikuti seluruh tahapan pembuatan akun mulai dari swafoto, pengecekan identitas, hingga melengkapi data.
Peserta kemudian melakukan konfirmasi data sebelum menyelesaikan proses pembuatan akun SSCASN BKN untuk kebutuhan seleksi Sekolah Kedinasan.
Setelah akun selesai dibuat, data pendaftaran tidak dapat diubah dan peserta dapat mencetak informasi akun tersebut.
Peserta yang telah memiliki akun dapat memilih menu “Lanjutkan Login Pendaftaran” ketika seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dibuka.
Saat ini, portal SSCASN masih digunakan untuk seleksi CASN Sekolah Rakyat 2026 sehingga informasi Kedinasan belum tersedia.
BKN mengimbau calon peserta login kembali ketika pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 sudah resmi dibuka untuk masyarakat.
Sebelum pendaftaran dimulai, calon peserta disarankan membuat akun SSCASN dan menyiapkan berbagai dokumen penting yang diperlukan.
Dokumen yang perlu dipersiapkan meliputi scan KTP, KIA, KK, akta kelahiran, ijazah, serta transkrip nilai.
BKN juga mengingatkan informasi lengkap mengenai persyaratan akan tersedia melalui laman masing-masing Sekolah Kedinasan.
Selain dokumen, calon peserta perlu mengetahui daftar instansi yang membuka seleksi Sekolah Kedinasan 2026 mendatang.
Beberapa instansi tersebut meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Perhubungan.
Selain itu terdapat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, serta Badan Pusat Statistik.
Instansi lainnya yaitu Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta BMKG yang membuka kesempatan seleksi.
Persiapan sejak awal membantu calon peserta Sekolah Kedinasan 2026 agar dokumen dapat langsung diunggah ketika pendaftaran resmi dibuka.
BKN meminta calon pendaftar mengikuti perkembangan informasi terbaru agar tidak tertinggal jadwal maupun persyaratan seleksi.
Informasi pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 masih menunggu pengumuman resmi dari BKN melalui portal SSCASN. (vip)














