Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Rumah Warga Adipala Cilacap Terbakar Diduga Akibat Tungku Menyala, Kerugian Capai 7,5 Juta

Tungku Nyala Saat Ditinggal, Dapur Rumah TerbakarTungku Nyala Saat Ditinggal, Dapur Rumah Terbakar
PENDINGINAN : Petugas Damkar Cilacap melakukan pendinginan rumah warga Gombolharjo Adipala yang terbakar akibat tungku kayu

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Sebuah rumah milik warga di Jalan Mawar RT 02 RW 01, Desa Gombolharjo, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mengalami kebakaran pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 19.15 WIB.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh tungku kayu yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah sehingga api merambat dan membakar sejumlah barang di area dapur.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp7,5 juta.

Beruntung, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke seluruh bagian rumah maupun bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sumber api diduga berasal dari tungku yang belum benar-benar padam ketika ditinggal oleh pemilik rumah.

“Diduga api berasal dari tungku yang masih menyala dan ditinggal oleh pemilik rumah. Api kemudian membakar sejumlah barang di area dapur,” kata Gatot, Kamis (30/7).

Menurutnya, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, warga sekitar terlebih dahulu berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Aksi cepat warga tersebut membantu menghambat penyebaran api sehingga kerusakan yang ditimbulkan tidak semakin luas.

Laporan mengenai kebakaran diterima Pos Pemadam Kebakaran Cilacap sekitar pukul 19.25 WIB.

Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan pemadaman.

Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan proses pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam.

“Petugas segera melakukan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih tersisa sehingga kebakaran tidak kembali terjadi,” lanjut Gatot.

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, petugas menghabiskan sekitar 1.500 liter air untuk memadamkan api dan mendinginkan area yang terdampak panas.

Seluruh proses penanganan berlangsung aman dan terkendali. Tidak ada korban yang harus dievakuasi maupun mendapatkan perawatan medis akibat kejadian tersebut.

Meski demikian, peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas memasak menggunakan tungku kayu maupun kompor tetap memiliki risiko tinggi apabila tidak diawasi dengan baik.

Tungku yang terlihat sudah mengecil atau hanya menyisakan bara api masih berpotensi memicu kebakaran apabila terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitarnya.

Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati sebelum meninggalkan rumah, terutama setelah selesai memasak menggunakan tungku tradisional, kompor gas, maupun sumber api lainnya.

Gatot mengimbau seluruh warga agar selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur atau rumah dalam keadaan kosong.

“Langkah sederhana tersebut dapat mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian harta benda,” pungkasnya.

Selain memastikan sumber api telah padam, masyarakat juga disarankan untuk rutin memeriksa kondisi dapur, menjaga kebersihan area memasak dari bahan yang mudah terbakar, serta menyiapkan alat pemadam api ringan apabila memungkinkan.

Kebiasaan sederhana seperti memeriksa tungku, mematikan kompor, dan memastikan bara api benar-benar tidak tersisa dapat mengurangi risiko kebakaran rumah secara signifikan.

Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui petugas pemadam kebakaran juga terus mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi kebakaran.

Pelaporan yang cepat memungkinkan petugas segera menuju lokasi sehingga api dapat dikendalikan sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Peristiwa kebakaran di Desa Gombolharjo ini menjadi pelajaran penting bahwa kewaspadaan terhadap sumber api harus terus ditingkatkan.

Dengan kepedulian pemilik rumah, bantuan cepat dari warga sekitar, serta respons sigap petugas pemadam kebakaran, potensi kerugian yang lebih besar maupun korban jiwa dapat dihindari. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Vivo T5e

Vivo T5e Hadir dengan Baterai 5.500 mAh, HP Murah Bawa Fitur 5G

Berita Selanjutnya
Gus Ipul

Kemensos Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat KDMP di 900 Lokasi, Ini Rinciannya