Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
UEFA Ancam Boikot FIFA, 90 Federasi Tolak Rencana Penjualan Saham Piala Dunia
Dinas Arpus Cilacap Gencarkan Perpustakaan Keliling untuk Meningkatkan Budaya Literasi Pelajar

Dinas Arpus Cilacap Gencarkan Perpustakaan Keliling untuk Meningkatkan Budaya Literasi Pelajar

Perpustakaan Keliling Jangkau Sekolah PedesaanPerpustakaan Keliling Jangkau Sekolah Pedesaan
ANTUSIAS : Murid MI Ma'arif 01 Cilopadang antusias mengikuti mendengarkan cerita salah satu buku

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Cilacap terus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar melalui layanan perpustakaan keliling.

Kali ini, program tersebut menyambangi MI Ma’arif 01 Cilopadang, Kecamatan Majenang, pada Jumat (31/7/2026), dengan melibatkan sebanyak 336 siswa dari berbagai jenjang kelas.

Kegiatan perpustakaan keliling menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

Melalui program ini, para siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan membaca berbagai koleksi buku, tetapi juga mengikuti beragam aktivitas literasi yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Arpus Kabupaten Cilacap bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Para mahasiswa mendampingi siswa saat membaca buku, mengadakan sesi literasi interaktif, serta mengenalkan pentingnya kebiasaan membaca sebagai bagian dari proses belajar sehari-hari.

Selain membaca bersama, para siswa juga memperoleh informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia di perpustakaan daerah.

Petugas memperkenalkan sistem keanggotaan perpustakaan, koleksi buku yang dapat dipinjam, hingga penggunaan aplikasi PENCIL yang memudahkan masyarakat mengakses layanan perpustakaan secara digital.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap, Achmad Fauzi, mengatakan bahwa perpustakaan keliling merupakan salah satu strategi untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan, terutama bagi sekolah yang lokasinya cukup jauh dari perpustakaan daerah.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca anak-anak dan membuat mereka lebih dekat dengan buku,” katanya.

Menurut Fauzi, Kabupaten Cilacap memiliki koleksi buku yang sangat beragam dan jumlahnya cukup banyak.

Oleh karena itu, pihaknya ingin memastikan koleksi tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama kalangan pelajar yang membutuhkan bahan bacaan untuk menunjang proses belajar.

“Kita punya koleksi buku banyak dan sayang sekali apabila itu tidak tersentuh oleh pembaca,” tandasnya.

Ia menjelaskan, layanan perpustakaan keliling akan terus dilaksanakan secara rutin di berbagai sekolah dan wilayah di Kabupaten Cilacap.

Program tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak siswa sehingga budaya membaca dapat tumbuh secara merata di seluruh daerah.

Tidak hanya menyediakan buku bacaan, kegiatan perpustakaan keliling juga dirancang agar siswa mampu memahami isi buku yang mereka baca.

Melalui metode pembelajaran yang interaktif, anak-anak didorong untuk lebih aktif berdiskusi dan menceritakan kembali informasi yang telah diperoleh dari buku.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.

Pada pelaksanaan di MI Ma’arif 01 Cilopadang, siswa kelas VI mengikuti kegiatan membuat ringkasan sekaligus mempresentasikan kembali isi buku yang telah mereka baca.

Kegiatan tersebut bertujuan melatih kemampuan memahami bacaan, berpikir kritis, sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi.

Sementara itu, siswa kelas I hingga kelas V mengikuti sesi membaca bersama yang dipandu oleh mahasiswa KKN Tematik Literasi Unsoed.

Pendampingan tersebut membantu siswa memahami isi cerita sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam membaca.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan suvenir kepada dua siswa yang dinilai mampu menampilkan hasil terbaik saat menceritakan kembali isi buku yang dibaca.

Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk semakin gemar membaca dan aktif mengikuti kegiatan literasi.

Menurut Dinas Arpus Kabupaten Cilacap, keberhasilan meningkatkan budaya literasi tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, pemerintah, serta berbagai pihak lainnya.

Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui program KKN Tematik Literasi menjadi salah satu langkah untuk memperluas manfaat kegiatan kepada masyarakat.

Ke depan, layanan perpustakaan keliling akan terus diperluas ke berbagai sekolah di Kabupaten Cilacap.

Pemerintah daerah berharap semakin banyak pelajar yang memanfaatkan fasilitas perpustakaan sehingga budaya membaca dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cilacap.

“Layanan perpustakaan keliling akan terus kita gencarkan untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar di Kabupaten Cilacap,” pungkas Fauzi. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Eropa Ancam Boikot Piala Dunia

UEFA Ancam Boikot FIFA, 90 Federasi Tolak Rencana Penjualan Saham Piala Dunia