Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Polres Kebumen Dalami Kasus Penganiayaan dalam Operasi Penertiban Premanisme

Polres kebumen dalami kasus penganiayaanPolres kebumen dalami kasus penganiayaan

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan yang menjadi fondasi penting bagi kemajuan ekonomi nasional, Polri menjalankan Operasi Penertiban Premanisme secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Termasuk di dalamnya adalah wilayah hukum Polres Kebumen yang saat ini tengah fokus menindak berbagai tindakan kriminal yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Salah satu perhatian utama dalam operasi ini adalah penanganan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Kebumen.

Kasus ini menjadi prioritas karena tindak kekerasan seperti penganiayaan dinilai dapat meresahkan masyarakat sekaligus mengancam stabilitas keamanan lokal.

Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus penganiayaan tersebut.

“Tim kami masih terus bekerja secara maksimal mendalami ini. Kami sedang mengumpulkan alat bukti dan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut,” terang Kompol Faris Budiman, Kamis (22/5).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Polres Kebumen tengah bergerak aktif melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus agar semua fakta bisa terungkap dengan jelas.

Pendekatan ini menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam menegakkan hukum sekaligus melindungi warga dari berbagai tindakan kekerasan.

Selain fokus pada kasus penganiayaan, Operasi Penertiban Premanisme ini menjadi bukti komitmen Polri untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat Kebumen.

Keamanan yang terjaga diyakini mampu mendukung iklim investasi dan kelancaran berbagai aktivitas perekonomian yang menjadi pilar pertumbuhan daerah.

Langkah penindakan terhadap premanisme dan tindak pidana lain yang meresahkan dianggap sebagai bagian strategis guna mendorong terwujudnya lingkungan sosial yang kondusif.

Dengan suasana yang aman, warga dan pelaku usaha dapat beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut terhadap ancaman kriminalitas.

Menurut Kompol Faris Budiman, operasi ini bukan hanya soal penindakan semata, tetapi juga upaya pencegahan.

Polisi berupaya merangkul masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga kasus seperti penganiayaan dapat diminimalkan atau bahkan dicegah sejak dini.

“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan adanya tindakan premanisme atau kekerasan agar penanganannya bisa segera dilakukan,” tambahnya.

Keberhasilan Operasi Penertiban Premanisme di wilayah Polres Kebumen diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam mengelola situasi keamanan yang berpengaruh langsung terhadap kemajuan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

Kepolisian juga terus mengedepankan pendekatan profesional dan humanis dalam menjalankan tugas ini, demi menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan. (fur/stch)

Berita Sebelumnya
Sidang tom lembong ditunda

Tom Lembong Sakit Demam Tinggi, Sidang Kasus Korupsi Gula Ditunda Hingga 2 Juni 2025

Berita Selanjutnya
Diusulkan perubahan batas usia pensiun asn

Korpri Usulkan Perubahan Batas Usia Pensiun ASN hingga 70 Tahun