Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Proyek Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo Masuki Fase Akhir di Sejumlah Ruas

Kses Solo ke Yogyakarta dan YIA Kian MudahKses Solo ke Yogyakarta dan YIA Kian Mudah
PEMBANGUNAN JALAN: Proyek tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo

BANYUMASEKSPRES.ID, Pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo terus berlangsung dengan semangat dan dedikasi.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini dikelola oleh PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ).

Melalui proyek ini, diharapkan dapat tercipta infrastruktur yang tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga mempercepat distribusi logistik di kawasan tersebut.

Dikutip dari akun Instagram resmi @pupr_bpjt pada Senin, 8 Juni 2026, pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi tiga tahap utama.

Tahap pertama mencakup ruas Kartasura-Purwomartani, Purwomartani-Maguwoharjo, dan Trihanggo-Junction Sleman.

Tahap kedua meliputi Junction Sleman-Purworejo, sedangkan tahap ketiga akan menghubungkan Maguwoharjo-Trihanggo.

Semua tahap ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap segmen jalan tol dapat beroperasi dengan efektif dan efisien.

Berdasarkan data yang diperoleh per tanggal 22 Mei 2026, sejumlah paket pekerjaan pada tahap pertama sudah memasuki fase akhir konstruksi, dan beberapa di antaranya bahkan telah memulai operasional.

Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan bahwa “Berdasarkan progres per 22 Mei 2026, sejumlah paket pekerjaan telah memasuki tahap akhir konstruksi, khususnya pada ruas Kartasura-Klaten dan Klaten-Prambanan.”

Ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pelaksanaan proyek yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat setempat.

Pembangunan jalan tol ini tidak hanya sekadar infrastruktur fisik. Ia merupakan bagian dari upaya besar untuk meningkatkan aksesibilitas menuju Bandara Internasional Yogyakarta (NYIA).

Dengan adanya jalan tol ini, perjalanan menuju bandara akan semakin mudah, nyaman, dan efisien.

Hal ini diharapkan dapat mengundang lebih banyak wisatawan serta mendukung perkembangan sektor pariwisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

Lebih jauh lagi, jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo diharapkan akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional.

Infrastruktur yang baik sangat penting untuk menarik investasi baru serta mempercepat pengembangan kawasan strategis di sepanjang koridor jalan tol tersebut.

Dengan kata lain, proyek ini memiliki potensi besar untuk memperkuat perekonomian lokal melalui peningkatan konektivitas dan aksesibilitas.

BPJT menambahkan bahwa “Proyek ini akan meningkatkan efisiensi waktu tempuh perjalanan, mendukung kelancaran arus mobilitas manusia dan barang, serta memperkuat jaringan logistik regional.”

Efisiensi waktu tempuh sangat penting dalam konteks modern ini, di mana mobilitas menjadi kunci utama dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.

Dengan jalur transportasi yang lebih baik, bukan hanya waktu perjalanan yang lebih singkat tetapi juga biaya transportasi dapat ditekan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Stok Beras Nasional Tembus 5,3 Juta Ton

BULOG Salurkan 315 Ribu Ton Beras SPHP, Target 33,2 Juta Penerima Bantuan

Berita Selanjutnya
Tangis Nanik Pecah Usai Dilantik

Tangis Nanik S Deyang Pecah Usai Dilantik Menjadi Kepala BGN yang Baru