BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Kurang dari dua pekan lagi, jemaah haji asal Banyumas dijadwalkan kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Pemulangan 1.323 jemaah akan dilakukan secara bertahap dan terorganisir, terbagi ke dalam sepuluh kloter yang berbeda.
Kepala Kantor Kementerian Agama Haji dan Umroh Banyumas, Dr. H. Affifudin Idrus, mengungkapkan bahwa pemulangan jemaah haji dari Banyumas ini akan terjadi di kloter 33, 72, 73, 74, 75, 76, 77, 78, 80 dan 81.
Seluruh jemaah dijadwalkan untuk pulang mulai tanggal 13 hingga 30 Juni 2026.
“Pemulangan dengan jumlah jemaah terbesar terjadi di kloter 73, 74 dan 75,” ungkap Affifudin saat memberikan keterangan pada awak media pada hari Senin (8/6).
Ia menjelaskan bahwa hingga tanggal tersebut, terdapat tiga jemaah haji asal Banyumas yang telah wafat selama berada di Arab Saudi.
Dari ketiga jemaah tersebut, dua berasal dari kloter 74 dan satu lainnya dari kloter 76.
Dalam situasi yang penuh emosi ini, Affifudin berharap seluruh proses pemulangan dapat berjalan lancar dan semua jemaah dapat tiba dengan selamat di rumah masing-masing.
Dari total jemaah yang ada, saat ini masih terdapat dua orang yang sedang dalam pemantauan karena menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit yang berada di Arab Saudi.
“Dua jemaah tersebut masih dalam pemantauan akibat perawatan kesehatan di rumah sakit Arab Saudi,” terang Affifudin lebih lanjut.
Selain itu, dia juga menjelaskan adanya laporan mengenai permohonan tanazul atau pemulangan lebih awal bagi salah satu jemaah yang terdaftar di kloter 76.
Laporan ini masuk dari salah satu regu dalam kloter tersebut yang mengusulkan agar satu jemaah bisa ditanazulkan lebih awal.
“Keluarga jemaah yang diusulkan untuk tanazul juga telah menghubungi Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas untuk melakukan koordinasi lebih lanjut,” tambahnya.
Proses tanazul ini penting untuk memastikan penanganan jemaah tetap berjalan sesuai dengan prosedur dan kebutuhan di lapangan.
Affifudin menekankan pentingnya pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umrah (KBIHU) untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar sesama jemaah selama berada dalam satu kloter.
“Pesan kami adalah agar dalam satu kloter kebersamaan ditingkatkan. Pengurus KBIHU dihimbau untuk selalu mengingatkan pentingnya kebersamaan antar sesama jemaah,” pungkasnya.
Dengan jumlah jemaah haji sebanyak 1.323 orang yang akan dipulangkan secara terpencar ke sepuluh kloter berbeda, proses pemulangan ini tentunya memerlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik dan aman. (yda/stch/dda)
















