BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai acara serah terima jabatan di Sasana Bhakti Praja Setda Banjarnegara pada Senin, 8 Juni 2026.
Acara tersebut menjadi momen penting bagi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banjarnegara yang memasuki babak baru dalam kepemimpinannya.
Heni Yuliati Tursiman, setelah enam bulan memimpin organisasi ini, resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Farida Hendro Cahyono.
Proses pergantian kepemimpinan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori pertanggungjawaban, yang merupakan simbol berlanjutnya perjalanan organisasi.
DWP selama ini dikenal sebagai wadah yang berperan penting dalam pengembangan kapasitas dan peran istri aparatur sipil negara (ASN).
Heni mengungkapkan bahwa momen serah terima ini lebih dari sekadar formalitas, namun merupakan refleksi dari pengalaman dan kebersamaan yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya sejak November 2025.
“Segala pencapaian yang berhasil kita raih adalah buah dari kerja keras kita bersama. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya juga memohon maaf apabila selama memimpin terdapat kekurangan, kekhilafan maupun tutur kata yang kurang berkenan,” ujarnya dengan tulus.
Heni menekankan bahwa berbagai program yang telah berjalan tidak akan terlaksana tanpa dukungan dan kekompakan seluruh anggota DWP.
Dengan semangat positif, dia memastikan meski tidak lagi menjabat sebagai ketua, dirinya akan tetap memberikan dukungan kepada langkah-langkah organisasi ke depan.
“Kita semua adalah satu kesatuan yang saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama,” tambahnya.
Tongkat estafet kini berada di tangan Farida Hendro Cahyono, yang mengawali masa kepemimpinannya dengan mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjaga semangat kebersamaan yang telah menjadi kekuatan utama DWP.
“Saya sangat mengharapkan sinergi yang positif, kolaborasi, saran yang membangun, serta partisipasi aktif dari ibu-ibu sekalian agar saya dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Farida.
Farida menegaskan bahwa DWP tidak hanya berfungsi sebagai organisasi pendamping ASN, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.
Dalam kesempatan tersebut, Farida juga menyampaikan sejumlah pesan penting bagi seluruh anggota DWP.
Salah satunya adalah perlunya menjaga sikap, etika, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari sebagai representasi organisasi.
Dia pun mendorong lahirnya program-program yang lebih kreatif dan inovatif agar keberadaan DWP semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Keberhasilan kita tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita lakukan di dalam organisasi, tetapi juga bagaimana kita berkontribusi di luar sana,” kata Farida menambahkan.
Acara serah terima berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat dan para anggota DWP dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjarnegara.
Kehadiran mereka menambah suasana hangat dan penuh harapan untuk masa depan organisasi ini.
Dalam konteks perkembangan saat ini, pentingnya peranan wanita dalam organisasi seperti DWP semakin meningkat.
Wanita tidak hanya menjadi pendamping suami dalam tugas-tugas ASN tetapi juga berperan aktif dalam berbagai bidang sosial dan ekonomi.
Masyarakat kini mulai menyadari kontribusi signifikan para wanita dalam pembangunan keluarga dan komunitas.
Farida berharap agar anggotanya dapat mengambil peran lebih besar dalam memperkuat perekonomian lokal melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan produktif.
“Kita harus mampu menciptakan peluang bagi diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.
Pengalaman Heni Yuliati Tursiman selama masa jabatannya menjadi pelajaran berharga bagi pengurus baru untuk melanjutkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup para anggotanya serta memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Saat berbicara tentang tantangan ke depan, Farida menyadari bahwa pekerjaan rumah masih banyak menunggu untuk diselesaikan.
Dia menekankan pentingnya strategi kolaboratif antara anggota untuk menghadapi segala tantangan tersebut dengan optimisme serta inovasi.
“Setiap perubahan pasti akan datang dengan tantangannya masing-masing. Namun saya percaya jika kita bekerjasama dan saling mendukung maka setiap tantangan bisa kita ubah menjadi peluang,” ungkap Farida dengan semangat juang yang tinggi.
Momen serah terima ini bukan hanya sekadar formalitas belaka tetapi merupakan langkah awal menuju tujuan besar DWP Kabupaten Banjarnegara ke depannya.
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan DWP akan semakin solid dan mampu menjalankan fungsinya secara optimal demi kemajuan keluarga ASN serta masyarakat Kabupaten Banjarnegara secara keseluruhan. (jud/stch/dda)
















