BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Kabar menggembirakan datang bagi pecinta sepak bola di Kabupaten Cilacap.
PSCS Cilacap kini resmi kembali menjadi milik Kabupaten Cilacap setelah status kepemilikannya tercatat secara resmi melalui Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HAKI).
Kepastian tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, yang menyebut proses pendaftaran hak kepemilikan telah resmi tercatat sejak 20 April 2026.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjaga sejarah sekaligus menghidupkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap klub berjuluk Laskar Nusakambangan.
Ammy menjelaskan bahwa kepemilikan PSCS dibuktikan melalui berita acara pendaftaran di Ditjen HAKI.
Pendaftaran tersebut tidak hanya mencakup nama klub sepak bola, tetapi juga sekolah sepak bola, organisasi permainan sepak bola, pendidikan olahraga di bidang sepak bola, hingga berbagai penyelenggaraan kegiatan yang berkaitan dengan olahraga tersebut.
“Sejak tanggal 20 April 2026 sebetulnya PSCS sudah resmi menjadi milik Kabupaten Cilacap,” tegas Ammy, Rabu (22/7).
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan identitas dan sejarah PSCS tetap berada di tangan masyarakat Kabupaten Cilacap.
“Hal terpenting adalah menjaga sejarah PSCS agar tetap ada di tangan Kabupaten Cilacap. Maka saya patenkan logonya,” tambahnya.
Dengan kembalinya PSCS ke Kabupaten Cilacap, pemerintah daerah ingin membangun klub yang bertumpu pada pembinaan talenta lokal.
Pemkab berharap para pemain muda asli Cilacap dapat memperoleh kesempatan lebih besar untuk berkembang dan menjadi kekuatan utama tim pada masa mendatang.
Ammy menegaskan dirinya tidak ingin membangun tim dengan mengandalkan perekrutan pemain dari berbagai daerah tanpa memberikan ruang bagi putra daerah.
“Saya tidak ingin melakukan pencatutan-pencatutan pemain. Cita-cita besar Cilacap adalah mencetak atlet-atlet sepak bola yang ikonik dari Kabupaten Cilacap,” ujarnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan regenerasi pemain sepak bola berkualitas sekaligus memperkuat identitas PSCS sebagai klub kebanggaan masyarakat Cilacap.
Sebagai tahap awal pembentukan skuad baru, Pemerintah Kabupaten Cilacap akan menggelar seleksi terbuka pemain PSCS pada Minggu, 26 Juli 2026, di Stadion Wijayakusuma, Cilacap.
Seleksi ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki kemampuan bermain sepak bola dan ingin memperkuat PSCS pada musim kompetisi mendatang.
Panitia menetapkan beberapa persyaratan sederhana, yakni peserta berusia 17 hingga 23 tahun dengan tinggi badan minimal 170 sentimeter.
Peserta hanya diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan pendaftaran di lokasi seleksi.
“Dibuka peluang seluas-luasnya untuk kalian semua yang hobi sepak bola, punya talenta bermain sepak bola, atau ingin menjadi atlet sepak bola. Cukup bawa KTP, langsung daftar dan mengikuti seleksi,” kata Ammy.
Melalui proses seleksi tersebut, panitia akan memilih 25 pemain terbaik yang nantinya akan mengisi skuad utama dan cadangan PSCS Cilacap untuk menghadapi kompetisi musim berikutnya.
Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap proses seleksi berlangsung objektif sehingga mampu menghasilkan pemain-pemain berkualitas yang siap membawa PSCS kembali berprestasi di level nasional.
Kembalinya PSCS ke tangan Kabupaten Cilacap juga diharapkan menjadi awal kebangkitan sepak bola daerah.
Selain menghidupkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap klub kebanggaan mereka, langkah ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan usia muda, mencetak atlet potensial, serta menjadikan PSCS sebagai simbol kemajuan sepak bola Kabupaten Cilacap di masa depan. (jul/stch/dda)














