Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Undangan Resepsi Bocor, Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli
Kelompok UMKM Embung Alasmalang Resmi Dibentuk, Perkuat Pengembangan Usaha

Kelompok UMKM Embung Alasmalang Resmi Dibentuk, Perkuat Pengembangan Usaha

Pedagang Embung Alasmalang Bentuk Kelompok UMKMPedagang Embung Alasmalang Bentuk Kelompok UMKM
UMKM: Pelaku usaha di kawasan Embung Alasmalang kini telah terbentuk kepengurusan kelompok UMKM sebagai upaya memperoleh perlindungan hukum

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Embung Alasmalang, Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, sepakat membentuk sebuah organisasi resmi sebagai wadah bersama bagi para pedagang.

Pembentukan kelompok UMKM ini bertujuan memperkuat perlindungan hukum, meningkatkan koordinasi antaranggota, sekaligus mendorong pengembangan usaha yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Keberadaan organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi sarana komunikasi antara pelaku usaha dengan pemerintah desa maupun berbagai pihak terkait.

Selain itu, kelompok UMKM juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas di antara para pedagang sehingga mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.

Ketua Kelompok UMKM Satria Murya Wijaya, Syarif Hidayat, mengatakan pembentukan organisasi tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pelaku usaha yang selama ini beraktivitas di kawasan wisata Embung Alasmalang.

Menurutnya, saat ini terdapat lebih dari 30 pelaku UMKM lokal yang menjalankan berbagai jenis usaha di kawasan tersebut.

Mulai dari kuliner, minuman, makanan ringan, hingga produk lainnya yang menjadi penunjang aktivitas wisata masyarakat.

“Pembentukan kelompok UMKM di Embung Alasmalang merupakan keinginan bersama para pelaku usaha,” ujar Syarif.

Ia menjelaskan, setelah kepengurusan organisasi terbentuk, langkah berikutnya adalah mengurus legalitas kelompok melalui Pemerintah Desa Alasmalang.

Saat ini proses pengajuan Surat Keputusan (SK) sedang dilakukan agar organisasi memiliki dasar hukum yang jelas dalam menjalankan berbagai program kerja.

Syarif berharap legalitas tersebut dapat diterbitkan paling lambat setelah Agustus mendatang sehingga kelompok UMKM dapat segera menjalankan berbagai kegiatan pembinaan, koordinasi, hingga kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta.

Menurutnya, sebagian besar pedagang di kawasan Embung Alasmalang menggantungkan penghasilan dari aktivitas usaha yang dijalankan setiap hari.

Oleh karena itu, keberadaan organisasi dinilai sangat penting sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan bersama sekaligus memberikan perlindungan kepada para anggotanya.

Selain itu, organisasi ini juga dibentuk sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi persaingan usaha yang tidak sehat di antara para pedagang.

Dengan adanya aturan bersama dan komunikasi yang baik, setiap anggota diharapkan dapat menjalankan usahanya secara tertib tanpa merugikan pelaku usaha lainnya.

“Dengan terbentuknya kelompok UMKM juga sebagai antisipasi terjadinya persaingan tidak sehat di antara para pelaku usaha,” jelas Syarif.

Kelompok UMKM Satria Murya Wijaya tidak hanya diperuntukkan bagi warga Desa Alasmalang.

Kepengurusan juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha dari luar desa yang selama ini rutin berjualan di kawasan Embung Alasmalang untuk ikut bergabung sebagai anggota.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh pedagang yang beraktivitas di kawasan wisata memiliki wadah yang sama dalam menyampaikan aspirasi, memperoleh informasi, serta ikut berpartisipasi dalam berbagai program pengembangan UMKM yang akan dilaksanakan ke depan.

Melalui organisasi ini, para pelaku usaha berharap dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, memperoleh akses pelatihan kewirausahaan, hingga mempermudah akses terhadap berbagai program bantuan pemerintah yang ditujukan bagi pelaku UMKM.

Selain memperkuat aspek kelembagaan, keberadaan kelompok UMKM juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha di kawasan Embung Alasmalang yang terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata lokal di Kabupaten Banyumas.

Dengan organisasi yang lebih tertata, para pelaku usaha optimistis mampu menciptakan lingkungan usaha yang profesional, saling mendukung, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Syarif menegaskan bahwa tujuan utama pembentukan kelompok ini bukan hanya untuk kepentingan administrasi, tetapi juga membangun kebersamaan di antara seluruh pelaku usaha agar dapat berkembang bersama.

Menurutnya, jika seluruh anggota mampu menjaga kekompakan, maka kawasan Embung Alasmalang tidak hanya menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

“Melalui kelompok UMKM ini kami berharap seluruh pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya secara lebih terarah, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Desa Alasmalang. Kami ingin seluruh anggota berjalan bersama untuk membangun UMKM yang semakin maju dan berdaya saing,” pungkas Syarif. (fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Undangan Resepsi Bocor

Undangan Resepsi Bocor, Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli