Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
DPC PKB Purbalingga Siap Lantik Pengurus Baru Periode 2026/2031 pada Puncak Harlah ke-28
SI PANDA dan Lentera Emas Resmi Diluncurkan, Pemkab Cilacap Percepat Transformasi Digital

SI PANDA dan Lentera Emas Resmi Diluncurkan, Pemkab Cilacap Percepat Transformasi Digital

Dua Inovasi Digital Diluncurkan untuk Tingkatkan PelayananDua Inovasi Digital Diluncurkan untuk Tingkatkan Pelayanan
FOTO BARENG : Plt Bupati Cilacap didampingi Pj Sekda luncurkan dua inovasi digital untuk tingkatkan pelayanan

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap terus mempercepat transformasi digital melalui peluncuran dua inovasi layanan berbasis teknologi, yakni Sistem Informasi Pangan Terpadu (SI PANDA) dan Lentera Emas (Layanan Dewan Terpadu Responsif Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat).

Kedua aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Peluncuran dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Annisa Fabriana dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakor POK) APBD Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Cilacap, Selasa (21/7/2026).

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Cilacap juga memperkenalkan tipografi “Cilacap Bercahaya” sebagai identitas visual baru pemerintah daerah yang menjadi bagian dari penguatan citra pelayanan publik di era digital.

Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, digitalisasi memungkinkan pemerintah bekerja lebih cepat, lebih mudah, dan lebih tepat sasaran.

“Penggunaan teknologi diharapkan dapat membuat pelayanan pemerintah lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran,” ujar Ammy.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah SI PANDA, sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap.

Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai data pangan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam satu platform digital.

Keunggulan SI PANDA terletak pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang mampu mengolah dan menyajikan data secara real time.

Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh informasi yang lebih akurat dan cepat dalam menyusun kebijakan, khususnya di sektor ketahanan pangan.

Sebagai salah satu daerah lumbung padi di Jawa Tengah, Cilacap memiliki kebutuhan besar terhadap sistem informasi yang mampu memantau perkembangan sektor pertanian secara menyeluruh.

Melalui SI PANDA, data mengenai luas tanam, perkembangan tanaman, hasil panen, hingga kondisi produksi pangan akan terintegrasi dalam satu sistem yang mudah diakses oleh pemerintah.

“Cilacap ini kan lumbung padi, perkembangan tanaman, hasil panen dan lain-lain akan terintegrasi dalam satu sistem dan mudah diakses,” jelas Ammy.

Selain SI PANDA, Pemkab Cilacap juga meluncurkan Lentera Emas, aplikasi yang dikembangkan oleh Sekretariat DPRD Kabupaten Cilacap.

Inovasi ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui layanan penyampaian aspirasi dan pengaduan secara daring.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai masukan, keluhan, maupun aspirasi kepada DPRD tanpa harus datang langsung ke kantor.

Tak hanya itu, pengguna juga dapat memantau perkembangan tindak lanjut dari laporan yang telah disampaikan sehingga prosesnya menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Menurut Ammy, kehadiran Lentera Emas diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan lembaga legislatif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan warga.

Pemkab Cilacap optimistis kedua inovasi digital tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

Selain mempercepat proses pelayanan dan pengambilan keputusan, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berbasis data.

Dengan peluncuran SI PANDA dan Lentera Emas, Pemerintah Kabupaten Cilacap menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan.

Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang semakin efisien, transparan, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
DPC PKB Tetapkan Pengurus Baru

DPC PKB Purbalingga Siap Lantik Pengurus Baru Periode 2026/2031 pada Puncak Harlah ke-28