Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pramuka Saka Bakti Husada Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Stunting di Banjarnegara

Pramuka Pelopor Edukasi Gizi dan Cegah StuntingPramuka Pelopor Edukasi Gizi dan Cegah Stunting
HIKMAT: Peringatan Hari Saka Bakti Husada (SBH) ke-41 di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali mengajak anggota Pramuka Satuan Karya (Saka) Bakti Husada (SBH) untuk menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pangan aman, gizi seimbang, serta pencegahan stunting.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Saka Bakti Husada ke-41 yang digelar di halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (18/7/2026). Tahun ini, peringatan mengusung tema “Pangan Aman Bergizi untuk Indonesia Emas”.

Dalam sambutannya, Wakhid menekankan bahwa anggota Saka Bakti Husada tidak hanya berperan sebagai anggota Pramuka, tetapi juga agen perubahan yang mampu memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di berbagai lingkungan.

“Saya mengajak seluruh anggota Saka Bakti Husada untuk menjadi generasi yang mampu mengedukasi masyarakat. Mulailah dari lingkungan keluarga, gugus depan, sekolah, tempat kerja, hingga masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Wakhid, pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.

Oleh karena itu, edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi, keamanan pangan, serta upaya pencegahan stunting harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Ia berharap para anggota Saka Bakti Husada mampu menjadi motor penggerak berbagai kampanye kesehatan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sanitasi lingkungan dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Peran anggota Saka Bakti Husada sangat penting sebagai penyuluh kesehatan sekaligus teladan dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kehadiran mereka diharapkan mampu menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan,” katanya.

Selain menjadi momentum memperingati Hari Saka Bakti Husada ke-41, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka), Pimpinan Saka (Pinsaka), serta Pamong dan Instruktur Saka Bakti Husada Kwartir Cabang Banjarnegara.

Pelantikan tersebut diharapkan semakin memperkuat pembinaan anggota Pramuka di bidang kesehatan sehingga mampu mendukung berbagai program pemerintah, terutama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, anggota Saka Bakti Husada diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memberikan penyuluhan mengenai gizi seimbang, keamanan pangan, pencegahan stunting, hingga pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menilai keterlibatan generasi muda dalam edukasi kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat terwujudnya masyarakat yang sehat dan berkualitas.

Dengan semangat Hari Saka Bakti Husada ke-41, diharapkan semakin banyak anggota Pramuka yang mampu menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat sekaligus mengajak masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih, mengonsumsi makanan bergizi, serta bersama-sama mencegah stunting demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Indonesia Diproyeksi Raup Ekonomi Digital US$366 Miliar

Indonesia Resmi Masuk WAICO, Potensi Ekonomi Digital Diproyeksi Capai US$366 Miliar

Berita Selanjutnya
Dampak Kemarau Meluas, BPBD Cilacap Salurkan Total 221 Ribu Liter Air Bersih

BPBD Cilacap Salurkan 390 Ribu Liter Air Bersih untuk Lebih dari 14 Ribu Warga