Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bupati Purbalingga Mutasi Kepala DinsospermasdesP3A, Dua OPD Kini Masih Dipimpin Plt

Dua Kepala OPD Resmi KosongDua Kepala OPD Resmi Kosong
SUMPAH: Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melantik pejabat eselon II di Ruang Ardi Lawet, Rabu (22/7)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga kembali melakukan penyegaran struktur birokrasi melalui mutasi pejabat eselon II.

Dalam pelantikan yang digelar di Ruang Ardi Lawet, Kompleks Kantor Bupati Purbalingga, Rabu (22/7/2026), Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsospermasdesP3A), Muhammad Fathurrohman, resmi dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan.

Mutasi tersebut membuat jabatan Kepala DinsospermasdesP3A untuk sementara waktu belum memiliki pejabat definitif.

Pemerintah menunjuk Suroto, yang juga menjabat Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DinsospermasdesP3A.

Dengan perubahan tersebut, kini terdapat dua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Purbalingga yang masih dipimpin oleh pejabat pelaksana tugas.

Sebelumnya, jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) juga masih kosong dan dijalankan oleh Mukodam, yang merangkap sebagai Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Kondisi tersebut membuat dua OPD strategis harus dipimpin oleh pejabat yang menjalankan tugas rangkap sambil menunggu proses pengisian jabatan secara definitif melalui mekanisme seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama.

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, memastikan bahwa kekosongan jabatan tersebut tidak akan berlangsung lama.

Pemerintah daerah telah menyiapkan proses seleksi jabatan untuk mengisi posisi kepala dinas yang masih kosong.

“Pengisian akan dilakukan melalui seleksi jabatan, yang akan kami laksanakan secepatnya,” ujar Fahmi usai pelantikan.

Menurutnya, percepatan proses seleksi sangat penting agar roda pemerintahan dapat berjalan lebih efektif.

Kehadiran kepala dinas definitif dinilai akan memperkuat koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Jika proses cepat selesai, maka dua jabatan yang kosong bisa terisi,” tambahnya.

Mutasi Muhammad Fathurrohman juga melengkapi susunan Staf Ahli Bupati Purbalingga yang kini telah terisi secara penuh.

Sebelumnya, posisi Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan SDM dijabat oleh Pandi, sedangkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan diemban oleh Tri Gunawan Setiadi.

Dengan dilantiknya Muhammad Fathurrohman sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, kini seluruh formasi staf ahli di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah terisi.

Pemkab Purbalingga berharap proses seleksi jabatan tinggi pratama dapat segera diselesaikan sehingga dua OPD yang saat ini dipimpin oleh pelaksana tugas memperoleh pimpinan definitif.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Pengisian jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan sesuai kebutuhan organisasi serta tantangan pembangunan Kabupaten Purbalingga ke depan. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kamar Warga Binaan Lapas Nirbaya Dirazia

Cegah Peredaran Barang Terlarang, Lapas Nirbaya Cilacap Gelar Razia Gabungan

Berita Selanjutnya
Tiga OKP Tembus Grand Final Jateng

Komunitas BuBuBaBa Banjarnegara Raih Juara III Lomba OKP Jawa Tengah 2026