BANYUMASEKSPRES.ID, Program KIP Kuliah 2025 kembali menjadi salah satu bantuan pendidikan tinggi yang paling banyak diminati calon mahasiswa Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus memperluas jangkauan penerima bantuan pendidikan tersebut setiap tahunnya.
Pada tahun ini, Kemdiktisaintek menargetkan jumlah penerima KIP Kuliah mencapai 1.047.221 mahasiswa di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung program bantuan pendidikan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran mencapai Rp15,3 triliun bagi penerima KIP Kuliah tahun 2026.
Jumlah penerima tersebut tidak berbeda jauh dibandingkan realisasi penerima KIP Kuliah sepanjang tahun 2025 lalu di Indonesia.
Berdasarkan data Kemdiktisaintek, tercatat sebanyak 1.053.851 mahasiswa menerima bantuan pendidikan KIP Kuliah pada tahun sebelumnya.
Seluruh penerima bantuan pendidikan tersebut tersebar di 3.516 kabupaten dan kota yang berada dalam 38 provinsi Indonesia. Program KIP Kuliah sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Data terbaru dari Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi atau PPAPT Kemdiktisaintek RI juga mengungkap daerah dengan penerima terbanyak. Daftar tersebut dibagi menjadi wilayah kabupaten dan kota dengan jumlah penerima KIP Kuliah terbesar sepanjang tahun 2025.
Kabupaten Bandung, Jawa Barat menjadi daerah dengan penerima KIP Kuliah terbanyak tingkat kabupaten pada tahun lalu. Jumlah penerima di wilayah tersebut mencapai 15.828 mahasiswa berdasarkan data nomor induk kependudukan penerima bantuan pendidikan.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dengan total penerima mencapai 10.841 mahasiswa sepanjang tahun 2025.
Sementara Kabupaten Jember, Jawa Timur berada di posisi berikutnya dengan total 10.076 penerima program bantuan pendidikan tinggi tersebut.
Kabupaten Garut, Jawa Barat juga masuk daftar daerah penerima KIP Kuliah terbesar dengan total 9.249 mahasiswa penerima bantuan. Selanjutnya terdapat Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan jumlah penerima mencapai 8.610 mahasiswa sepanjang tahun lalu.
Kabupaten Serang, Banten menempati posisi berikutnya dengan total 7.454 penerima bantuan pendidikan KIP Kuliah tahun 2025. Kabupaten Lamongan, Jawa Timur juga tercatat memiliki 7.066 mahasiswa penerima bantuan pendidikan dari pemerintah tersebut.
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dan Kabupaten Malang, Jawa Timur memiliki jumlah penerima yang hampir sama sepanjang tahun lalu. Banyumas mencatat 6.583 penerima, sedangkan Kabupaten Malang memiliki 6.578 mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Selain Pulau Jawa, sejumlah daerah luar Jawa juga masuk daftar penerima bantuan pendidikan terbesar tahun 2025 lalu. Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara tercatat memiliki 6.508 penerima bantuan pendidikan dari program KIP Kuliah nasional.
Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat berada dalam daftar berikutnya dengan total 6.350 penerima bantuan pendidikan tinggi pemerintah tersebut. Kemudian disusul Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dengan jumlah penerima mencapai 6.309 mahasiswa.
Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur juga masuk kategori penerima terbesar program KIP Kuliah nasional. Masing-masing daerah tersebut memiliki 6.235 dan 6.174 penerima bantuan pendidikan sepanjang tahun lalu.
Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mencatat 6.171 penerima program bantuan pendidikan KIP Kuliah pada tahun 2025 lalu. Selanjutnya terdapat Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat dengan jumlah penerima mencapai 6.148 mahasiswa penerima bantuan.
Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan tercatat memiliki 6.082 mahasiswa penerima program bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah pusat. Sementara Kabupaten Bireuen, Aceh masuk daftar berikutnya dengan total penerima mencapai 5.834 mahasiswa.
Kabupaten Kediri, Jawa Timur dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta juga termasuk penerima terbesar program KIP Kuliah nasional. Kediri memiliki 5.767 penerima, sedangkan Bantul tercatat sebanyak 5.618 mahasiswa penerima bantuan pendidikan.
Sementara itu pada kategori kota, Kota Medan, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan penerima KIP Kuliah terbesar sepanjang tahun 2025. Jumlah penerima bantuan pendidikan di Kota Medan mencapai 17.241 mahasiswa berdasarkan data PPAPT Kemdiktisaintek RI.
Kota Bandung, Jawa Barat berada pada posisi kedua dengan jumlah penerima mencapai 14.576 mahasiswa sepanjang tahun lalu. Selanjutnya terdapat Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta dengan total penerima bantuan pendidikan mencapai 10.620 mahasiswa.
Kota Palembang, Sumatera Selatan dan Kota Surabaya, Jawa Timur juga masuk daftar penerima bantuan pendidikan terbesar tahun lalu. Palembang memiliki 9.719 penerima, sedangkan Surabaya tercatat sebanyak 8.566 mahasiswa penerima KIP Kuliah nasional.
Kota Jakarta Selatan, Kota Makassar, hingga Kota Bandar Lampung turut menjadi wilayah dengan penerima bantuan pendidikan cukup besar. Daerah lain seperti Padang, Semarang, Bekasi, Depok, Samarinda, hingga Kupang juga masuk daftar penerima terbanyak.
Selain itu terdapat Kota Pekanbaru, Kota Tasikmalaya, Kota Banjarmasin, Kota Jakarta Barat dan Kota Jakarta Pusat dalam daftar tersebut. Data ini menunjukkan program KIP Kuliah masih menjadi bantuan pendidikan penting bagi mahasiswa berbagai daerah Indonesia.
Itulah daftar kabupaten dan kota dengan jumlah penerima KIP Kuliah terbanyak sepanjang tahun 2025 berdasarkan data Kemdiktisaintek RI. Apakah kalian juga ikut mendaftar program bantuan pendidikan KIP Kuliah pada tahun ini? (vip)
















