Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

450 Relawan Kesiapsiagaan Bencana Digembleng di Banjarnegara

Dprd dorong peningkatan anggaran kebencanaanDprd dorong peningkatan anggaran kebencanaan
Anggota Komisi 3 DPRD Banjarnegara dari Fraksi PKB, Arif Budi Waluyo bersama peserta latihan bersama yang digelar di Desa Wanayasa, Banjarnegara.

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, sebanyak 450 relawan dari berbagai unsur terlibat dalam latihan bersama penanggulangan bencana yang berlangsung selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2025, di Desa Wanayasa, Banjarnegara.

Acara ini menarik perhatian karena melibatkan peserta dari berbagai sektor dan wilayah, menekankan pentingnya kesiapan di daerah yang sebagian besar, sekitar 70 persen, tergolong rawan bencana.

Latihan ini memusatkan perhatian pada simulasi pencarian dan pertolongan korban hingga proses evakuasi.

Peserta yang dilibatkan berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Palang Merah Indonesia (PMI), relawan independen, organisasi masyarakat (ormas), dan perwakilan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Berbagai materi teknis diberikan kepada para peserta, mulai dari kaji cepat untuk penilaian awal lokasi bencana, pertolongan pertama bagi korban cedera, teknik penyelamatan vertikal atau vertical rescue, penggunaan alat tali-temali yang tepat, hingga penggunaan chainsaw serta pendirian tenda darurat.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Arif Budi Waluyo, anggota Komisi 3 DPRD Banjarnegara dari Fraksi PKB. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak teknis tetapi juga membangun semangat kolektif di tengah masyarakat.

“Diselenggarakan bersama BPBD Banjarnegara, kegiatan ini dampaknya sangat bagus. Antusiasme masyarakat tinggi, bahkan mereka ikut membantu secara sukarela,” ungkap Arif saat ditemui oleh awak media pada Jumat (8/8/2025).

Arif menyoroti pentingnya keberlanjutan kegiatan seperti ini terutama untuk wilayah-wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi.

Menurutnya kawasan atas Banjarnegara seperti Wanayasa, Kalibening, Karangkobar, Pejawaran, Pagentan, Batur dan Pandanarum merupakan titik rawan longsor yang memerlukan perhatian khusus.

“Banjarnegara bagian atas itu memang banyak didominasi oleh bencana longsor. Maka kegiatan semacam ini harus jadi prioritas dan dilakukan secara rutin,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Pelatihan ini juga dimeriahkan dengan kompetisi antar Destana dan Tim Reaksi Cepat (TRC) serta dihadiri berbagai instansi dari luar daerah seperti BPBD dari Banyumas, Purbalingga, Wonosobo dan Pekalongan hingga Basarnas Provinsi.

Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan komitmen lintas wilayah dalam memperkuat jaringan kesiapsiagaan bencana.

Arif berharap bahwa pelatihan semacam ini tidak berhenti pada level seremoni saja. Dia menekankan pentingnya tindak lanjut berupa penguatan kapasitas relawan serta sosialisasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa jaringan Destana dan TRC tetap aktif setelah pelatihan berakhir.

“Kami mendorong agar sosialisasi lebih ditingkatkan. Setelah dibentuk Destana dan TRC harus terus dihidupkan dan digiatkan. Jangan sampai hanya aktif saat pelatihan,” tegasnya penuh harapan.

Lebih lanjut Arif juga memohon kepada pemerintah daerah agar menyediakan anggaran yang memadai sebagai salah satu faktor penting dalam keberlanjutan program kebencanaan di Banjarnegara yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

“Tentunya kami juga memohon kepada pemerintah daerah karena daerah Banjarnegara dengan 70 persen wilayah rawan bencana seharusnya diikuti dengan anggaran yang memadai. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ucapnya mengingatkan.

Secara umum Arif memberikan apresiasi kepada kinerja BPBD Banjarnegara yang telah berhasil menyelenggarakan latihan berskala besar dengan melibatkan lintas wilayah yang luas.

“Kami ucapkan selamat kepada BPBD Banjarnegara. Ini langkah konkret untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat bukan hanya seremoni,” tandasnya mengakhiri pernyataan dengan optimisme terhadap masa depan kesiapsiagaan bencana di wilayah tersebut. (jud/stch)

Berita Sebelumnya
Psg dominasi daftar nominasi

PSG Dominasi Daftar Nominasi Ballon d'Or 2025, Inilah Daftar Lengkapnya

Berita Selanjutnya
Pengemis dan anak punk diamankan

Pengemis dan Anak Punk Diamankan Satpol PP Cilacap