Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Karhutla Banyumas Meningkat Saat Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada Titik Api
Agus Prayogo Akhiri Karier di Timnas Atletik Indonesia, Fokus Dukung Regenerasi Atlet

Agus Prayogo Akhiri Karier di Timnas Atletik Indonesia, Fokus Dukung Regenerasi Atlet

Mundur dari TimnasMundur dari Timnas
Agus Prayogo

BANYUMASEKSPRES.ID, Pelari jarak jauh Indonesia, Agus Prayogo, resmi mengakhiri kiprahnya sebagai atlet tim nasional Indonesia.

Keputusan tersebut membuat salah satu pelari maraton terbaik Tanah Air itu tidak lagi membela Merah Putih di berbagai ajang multievent internasional, termasuk Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Prefektur Aichi-Nagoya, Jepang.

Keputusan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang Agus bersama tim nasional setelah bertahun-tahun mengharumkan nama Indonesia di berbagai kompetisi internasional.

Meski tidak lagi memperkuat tim nasional, Agus Prayogo menegaskan dirinya belum pensiun dari dunia atletik.

Ia hanya mengakhiri karier sebagai atlet pelatnas agar proses regenerasi atlet lari jarak jauh Indonesia dapat berjalan lebih baik.

Menurutnya, atlet-atlet muda membutuhkan kesempatan tampil di level internasional untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

“Kalau pensiun enggak juga, mungkin gantung sepatu dari tim nasional,” ujar Agus Prayogo seperti dikutip Antara.

Keputusan tersebut bukan karena dirinya merasa tidak mampu lagi bersaing di level tertinggi.

Justru sebaliknya, Agus mengaku masih memiliki kemampuan untuk tampil kompetitif.

Namun, ia menyadari regenerasi merupakan bagian penting dalam menjaga prestasi atletik Indonesia agar tetap mampu bersaing di masa mendatang.

Walaupun tak lagi mengenakan seragam tim nasional, Agus memastikan dirinya tetap aktif mengikuti berbagai ajang lari.

Kini fokusnya beralih ke kompetisi nasional, event komunitas, hingga perlombaan yang digelar berbagai institusi.

Salah satu agenda yang akan diikutinya adalah PLN Electric Run 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Agus juga mengungkapkan bahwa penampilannya di Asian Games 2022 yang digelar di Hangzhou, China, pada September hingga Oktober 2023 menjadi momen terakhirnya membela Indonesia.

Pada nomor maraton putra, ia berhasil finis di posisi ke-13 dari total 18 peserta dengan catatan waktu 2 jam 20 menit 53 detik.

Meski belum berhasil meraih medali, penampilan tersebut tetap menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya.

Pelari tuan rumah, Jie He, berhasil keluar sebagai peraih medali emas dengan keunggulan sekitar 7 menit 50 detik atas Agus.

Meski demikian, Agus mengaku cukup puas karena masih mampu mencatatkan performa terbaiknya pada ajang tersebut.

Menurut Agus, keputusan mundur dari tim nasional sebenarnya sudah dipikirkan sejak lama.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya masih mampu mencatatkan personal best pada Asian Games 2022.

Bahkan, ia sebenarnya masih berpeluang tampil di SEA Games berikutnya.

Namun, demi memberikan kesempatan kepada atlet muda, ia memilih mengundurkan diri.

“Karena memang kemarin terakhir saya di Asian Games 2022 masih mendapatkan personal best. Akhirnya di SEA Games Thailand, harusnya saya masih bisa punya tiket untuk tampil, karena memang ada regenerasi, ada Robi Syianturi, ada Rikki Martin, akhirnya saya mengundurkan diri,” jelas Agus.

Nama Robi Syianturi dan Rikki Martin menjadi dua atlet muda yang disebut Agus sebagai generasi penerus lari jarak jauh Indonesia.

Menurutnya, kedua pelari tersebut memiliki potensi besar apabila terus mendapatkan kesempatan bertanding di level internasional.

Pengalaman menghadapi atlet-atlet terbaik Asia menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas mereka pada masa depan.

Keputusan Agus Prayogo mundur dari tim nasional juga menjadi contoh bahwa regenerasi olahraga tidak selalu terjadi karena penurunan prestasi atlet senior.

Dalam banyak kasus, atlet yang masih berada di level kompetitif justru memilih memberi ruang kepada generasi berikutnya demi menjaga kesinambungan prestasi nasional.

Selama membela Indonesia, Agus Prayogo dikenal sebagai salah satu pelari jarak jauh paling konsisten.

Ia telah mengikuti berbagai kejuaraan nasional maupun internasional dan menjadi langganan memperkuat tim Indonesia di ajang SEA Games, Asian Games, hingga berbagai kompetisi atletik bergengsi lainnya.

Pengalaman panjang tersebut menjadikannya salah satu figur penting dalam perkembangan atletik nasional.

Kini, meski tak lagi menjadi bagian dari tim nasional, Agus ingin tetap berkontribusi terhadap perkembangan olahraga lari di Indonesia.

Ia berharap kehadirannya di berbagai event nasional dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk terus menekuni olahraga atletik dan mengejar prestasi setinggi mungkin.

Agus Prayogo optimistis regenerasi atlet yang sedang berlangsung akan melahirkan pelari-pelari baru yang mampu mengangkat prestasi Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.

Baginya, keberhasilan olahraga bukan hanya diukur dari prestasi atlet senior, tetapi juga dari keberhasilan mencetak generasi penerus yang siap melanjutkan estafet kejayaan Indonesia di cabang atletik.

Dengan semangat tersebut, Agus menutup perjalanan panjangnya di tim nasional sambil tetap menjaga komitmen untuk memajukan dunia lari Indonesia. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Intensitas Kebakaran Lahan Meningkat

Karhutla Banyumas Meningkat Saat Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada Titik Api