BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Ratusan warga Desa Pujotirto, Kecamatan Karangsambung, memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge.
Program unggulan Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani dan Wakil Bupati H Zaeni Miftah tersebut digelar di gedung olahraga desa setempat pada Kamis (9/7/2026) sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga wilayah perdesaan.
Program ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pegunungan dan memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan medis secara gratis tanpa harus datang ke rumah sakit atau pusat layanan kesehatan di perkotaan.
Dalam pelaksanaan program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge, pemerintah menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, pemeriksaan kehamilan melalui ANC Terpadu dan USG, konsultasi dengan dokter spesialis maupun subspesialis, hingga pelayanan kesehatan lainnya.
Selain layanan medis, kegiatan juga dirangkai dengan bakti sosial berupa pemberian bantuan kepada penyandang disabilitas dan keluarga kurang mampu serta pelaksanaan sunatan massal.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 200 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan spesialis. Selain itu, terdapat 50 penerima bantuan sosial dan empat anak yang mengikuti program sunatan massal.
Kepala Desa Pujotirto, Giriyanto, mengaku bersyukur karena desanya menjadi lokasi penyelenggaraan program kesehatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan langsung di desa sangat membantu masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk memperoleh pelayanan medis.
Ia juga menjelaskan bahwa jumlah peserta sunatan massal tahun ini tidak terlalu banyak karena pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan bulan Suro, yang oleh sebagian masyarakat Jawa masih dianggap sebagai waktu yang kurang tepat untuk melaksanakan khitanan.
“Kami mohon maaf atas segala keterbatasan dalam penyambutan di desa yang berada di puncak gunung ini. Namun, kehadiran program ini sangat berarti bagi warga kami,” ujar Giriyanto.
Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang setara, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil.
Karena itu, program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge dirancang agar pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga hadir langsung di desa-desa.
“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk memastikan layanan kesehatan tidak hanya menumpuk di pusat kota, tetapi dirasakan hingga ke desa-desa terjauh. Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang hadir hari ini,” kata Bupati Lilis.
Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit sejak dini.
Selain membahas sektor kesehatan, Bupati Lilis juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung pelayanan publik serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Salah satu proyek yang telah diselesaikan adalah pembangunan jalan poros Krakal–Pujotirto dengan anggaran sekitar Rp4,1 miliar pada tahun 2025.
Menurutnya, akses jalan yang semakin baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan dan pendidikan di wilayah pegunungan.
“Kami berharap akses transportasi yang semakin lancar ini dapat memicu pertumbuhan ekonomi. Mari terus jaga semangat gotong royong, biasakan hidup sehat, dan perkuat kerukunan sebagai modal utama mewujudkan visi Kebumen yang berdaya, maju, sejahtera, dan berbudaya,” ujarnya.
Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge melibatkan berbagai pihak agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Asisten Sekda, organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimcam Karangsambung, PMI, Baznas, RSUD dr. Soedirman, Puskesmas Karangsambung, hingga tim akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang turut memberikan dukungan dalam pelayanan medis.
Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Melalui program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap masyarakat semakin mudah memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala jarak.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki akses pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok daerah. (mam/stch/dda)














