BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Persibangga Purbalingga resmi mengakhiri perjalanan skuad yang berlaga di Liga 4 Nasional musim 2025/2026 setelah sukses mengamankan tiket promosi ke Liga 3 atau Liga Nusantara musim depan.
Keputusan pembubaran tim diumumkan manajemen seusai rangkaian arak-arakan keliling Kota Purbalingga yang digelar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Laskar Jenderal Soedirman kembali naik kasta di kompetisi sepak bola nasional, Kamis (9/7) malam.
Dengan berakhirnya kompetisi Liga 4 Nasional, seluruh pemain dikembalikan ke daerah asal masing-masing.
Meski demikian, pembubaran ini bukan berarti kerja sama dengan seluruh pemain berakhir sepenuhnya.
Manajemen akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa setiap pemain untuk menentukan siapa saja yang layak dipertahankan sebagai bagian dari skuad Persibangga pada musim depan.
Manajer Persibangga, Uut Triyas Yanuar, mengatakan pembubaran tim merupakan prosedur yang lazim dilakukan setelah berakhirnya kompetisi.
Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menjadi awal dari proses pembentukan tim baru yang dipersiapkan menghadapi persaingan yang jauh lebih berat di Liga 3.
“Tim Persibangga dalam Liga 4 Nasional resmi kami bubarkan. Manajemen mengucapkan terima kasih telah menuntaskan Liga 4 Nasional 2025/2026,” ujar Uut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, serta semua pihak yang telah bekerja keras sepanjang musim hingga akhirnya mampu mengantarkan Persibangga kembali promosi.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi hasil dari kerja sama seluruh elemen tim, mulai dari manajemen hingga para pendukung yang terus memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.
Menurut Uut, tantangan yang akan dihadapi Persibangga di Liga 3 tentu jauh lebih berat dibandingkan musim sebelumnya.
Oleh karena itu, manajemen tidak ingin berpuas diri hanya karena berhasil promosi.
Fokus utama kini adalah membangun tim yang lebih kuat, lebih kompetitif, dan mampu bersaing dengan klub-klub lain di kasta yang lebih tinggi.
“Tim Persibangga siap berkompetisi di Liga 3,” tegasnya.
Persibangga menjadi satu dari enam tim terbaik yang berhasil memastikan promosi dari Liga 4 Nasional ke Liga 3 musim 2026.
Capaian tersebut sekaligus mengembalikan kebanggaan masyarakat Purbalingga yang selama beberapa musim terakhir menantikan tim kebanggaannya kembali tampil di level kompetisi yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan seluruh elemen tim, manajemen menyerahkan bonus kepada pemain, pelatih, dan ofisial.
Bonus sebesar Rp50 juta diberikan secara simbolis oleh Manajer Persibangga kepada kapten tim, Andre Putra Wibowo, seusai acara pembubaran skuad.
Sepanjang perjalanan Persibangga di Liga 4 Nasional, total bonus yang diterima skuad mencapai Rp232 juta.
Dana tersebut berasal dari berbagai pihak yang memberikan dukungan terhadap perjuangan tim, mulai dari Bupati Purbalingga, manajemen Persibangga, sponsor, kelompok suporter, hingga Persibangga Fans.
Besarnya dukungan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebangkitan Persibangga.
Dukungan finansial maupun moral dari berbagai kalangan dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu tim menjaga motivasi hingga berhasil meraih target promosi.
Selain membubarkan skuad pemain, jajaran manajemen yang bertugas selama Liga 4 Nasional juga resmi mengakhiri masa baktinya.
Kepengurusan baru akan segera dibentuk untuk menyusun strategi menghadapi Liga 3 yang dijadwalkan mulai bergulir pada akhir tahun 2026.
Manajemen baru nantinya akan memiliki tugas besar, mulai dari menentukan komposisi pelatih, mempertahankan pemain yang dinilai layak, merekrut pemain baru, hingga menyiapkan kebutuhan teknis dan nonteknis agar Persibangga mampu bersaing di kasta yang lebih tinggi.
Evaluasi terhadap pemain akan menjadi salah satu agenda utama dalam waktu dekat.
Penampilan sepanjang Liga 4 Nasional akan menjadi bahan pertimbangan sebelum manajemen memutuskan siapa saja yang tetap menjadi bagian dari Laskar Jenderal Soedirman.
Keberhasilan promosi tentu menjadi modal berharga bagi Persibangga.
Namun, tantangan di Liga 3 dipastikan akan lebih kompetitif karena dihuni klub-klub dengan kualitas permainan yang lebih merata.
Karena itu, proses pembentukan skuad baru diharapkan mampu menghasilkan tim yang solid dan siap mempertahankan tren positif.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, sponsor, suporter, dan masyarakat Purbalingga, Persibangga optimistis mampu menjalani musim baru dengan lebih percaya diri.
Target tidak hanya sekadar bertahan di Liga 3, tetapi juga membangun fondasi klub yang semakin profesional sehingga mampu kembali bersaing di level yang lebih tinggi pada masa mendatang. (tya/stch/dda)
















