BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap terus dikebut menjelang target operasional.
Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan fisik telah mencapai sekitar 85 persen dan saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Pemerintah Kabupaten Cilacap memastikan berbagai fasilitas pendukung terus dipersiapkan agar sekolah berasrama tersebut dapat beroperasi dengan aman dan nyaman.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Cilacap, dr. Mochammad Ichlas Riyanto mengatakan, secara umum bangunan utama Sekolah Rakyat telah berdiri dan sudah dapat difungsikan.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum seluruh fasilitas dinyatakan siap digunakan.
Menurutnya, penyelesaian saat ini difokuskan pada pemasangan infrastruktur penunjang, mulai dari jaringan listrik, internet, hingga fasilitas pendukung lainnya yang dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar maupun operasional sekolah berasrama.
“Masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti pemasangan jaringan listrik, internet, dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Ichlas.
Ia menjelaskan, pemerintah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan agar proses penyelesaian dapat berlangsung sesuai target.
Dengan progres fisik yang telah mencapai sekitar 85 persen, penyelesaian akhir diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat sehingga sekolah dapat segera dimanfaatkan.
Semula, kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat dijadwalkan dimulai pada 14 Juli 2026. Namun, jadwal tersebut kini masih dalam tahap evaluasi.
Pemerintah ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana benar-benar siap sebelum siswa mulai menempati lingkungan sekolah.
Menurut Ichlas, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem asrama.
Artinya, tidak hanya ruang kelas yang harus siap digunakan, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari bagi siswa dan tenaga pendidik.
“Kalau memang harus diundur, itu demi memastikan seluruh fasilitas sudah siap dan aman digunakan,” katanya.
Apabila proses belajar mengajar tetap dimulai sesuai jadwal yang telah direncanakan, pemerintah akan menyiapkan jalur khusus yang aman bagi siswa.
Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas pembangunan yang masih berlangsung tidak mengganggu keamanan maupun kenyamanan warga sekolah.
Pemerintah Kabupaten Cilacap juga berkomitmen mempercepat seluruh pekerjaan yang tersisa agar pembangunan dapat selesai sesuai target.
Dengan demikian, Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan layanan pendidikan yang layak bagi para peserta didik.
“Pemerintah terus mempercepat penyelesaian pembangunan agar Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi dengan nyaman dan memenuhi kebutuhan seluruh warga sekolah,” pungkas Ichlas.
Keberadaan Sekolah Rakyat di Kecamatan Majenang diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan konsep sekolah berasrama, peserta didik nantinya akan memperoleh layanan pendidikan sekaligus fasilitas pendukung yang memadai dalam satu lingkungan terpadu.
Penyelesaian pembangunan yang ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026 diharapkan mampu mendukung operasional sekolah secara maksimal.
Pemerintah optimistis seluruh fasilitas dapat segera diselesaikan sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. (jul/stch/dda)
















