BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Kondisi sejumlah rambu lalu lintas berupa cermin cembung (convex mirror) yang terpasang di sepanjang jalur menuju objek wisata D’LAS, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, saat ini memprihatinkan.
Fasilitas keselamatan berkendara tersebut sebagian besar sudah memburam, bahkan ada yang hilang sama sekali dan hanya menyisakan tiang penyangga.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, seluruh cermin cembung yang dipasang di tikungan-tikungan tajam serta titik blind spot di jalur wisata tersebut tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
Permukaan cermin telah buram dan tidak mampu lagi memantulkan situasi lalu lintas, sehingga menurunkan fungsi utamanya sebagai alat bantu visual bagi pengendara.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari warga dan pengguna jalan, khususnya wisatawan yang kerap melintasi jalur tersebut untuk menuju kawasan wisata unggulan Kabupaten Purbalingga.
Jalur berkelok dan berada di kawasan perbukitan membutuhkan fasilitas pendukung keselamatan jalan yang optimal, seperti cermin cembung, agar kendaraan dari arah berlawanan dapat terpantau secara visual.
Sandra, salah satu pengguna jalan yang setiap hari melewati jalur menuju Desa Serang, mengungkapkan kekhawatirannya.
“Kondisi jalannya berkelok dan terdapat blind spot. Sehingga, membutuhkan bantuan cermin cembung agar pengendara bisa melihat kendaraan dari arah berlawanan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa jika hal ini terus dibiarkan, potensi kecelakaan lalu lintas sangat besar.
“Ini perlu menjadi perhatian,” imbuhnya.
Rusaknya cermin cembung di jalur strategis pariwisata ini menjadi sorotan, mengingat peran fasilitas tersebut sangat vital dalam menunjang keselamatan dan kenyamanan perjalanan wisatawan, terlebih saat akhir pekan atau musim liburan di mana arus lalu lintas cenderung meningkat.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purbalingga, Raditya Widaya, memastikan bahwa perbaikan akan segera dilakukan.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purbalingga Tahun 2025 untuk mengganti seluruh cermin cembung yang rusak maupun yang hilang di jalur menuju objek wisata D’LAS Serang.
“Kami sudah alokasikan anggaran untuk penggantian cermin cembung yang kondisinya kusam atau hilang. Semua akan kami tangani tahun ini,” jelas Raditya.
Revitalisasi fasilitas pendukung lalu lintas ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Purbalingga dalam meningkatkan standar keselamatan transportasi, terutama di jalur-jalur wisata yang menjadi magnet kunjungan domestik.
Dengan adanya langkah konkret dari Dishub Purbalingga, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan dan kenyamanan perjalanan menuju destinasi wisata unggulan tetap terjaga.
Langkah ini juga mendukung sektor pariwisata lokal yang tengah tumbuh pesat, di mana infrastruktur penunjang seperti keselamatan lalu lintas menjadi faktor penting dalam meningkatkan citra dan daya tarik Kabupaten Purbalingga di mata wisatawan. (tya/*stch)
















