Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jelang Porprov Jateng XVII, KONI Kebumen Bekali 178 Atlet dan Tes VO2 Max

KONI Kebumen Bekali 178 AtletKONI Kebumen Bekali 178 Atlet
PEMBEKALAN: KONI Kebumen menggelar pembekalan, pembinaan dan pemantapan. Kegiatan dipusatkan di SMK Negeri 2 Kebumen, Sabtu-Minggu (12-13/9)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kebumen terus mematangkan persiapan kontingen menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Sebanyak 178 atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) mengikuti rangkaian pembekalan, pembinaan, pemantapan mental, hingga pengukuran kebugaran melalui tes VO2 Max.

Kegiatan tersebut dipusatkan di SMK Negeri 2 Kebumen pada Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026.

Agenda ini menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum para atlet berlaga membawa nama Kabupaten Kebumen dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah.

KONI Kebumen sebelumnya telah melaporkan kesiapan kontingen kepada Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

Dalam laporan tersebut, kontingen Kebumen dipastikan diperkuat 178 atlet yang akan turun pada 25 cabang olahraga.

Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu SSos, hadir langsung memberikan arahan dan motivasi kepada atlet, pelatih, serta ofisial.

Ia menegaskan bahwa pembekalan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial menjelang pertandingan.

Menurut Zubair, pembekalan bertujuan membangun kesiapan atlet secara menyeluruh.

Selain kemampuan fisik dan teknik, aspek mental, kedisiplinan, kekompakan, serta sportivitas dinilai menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan sebelum pertandingan.

Sebanyak 178 atlet yang telah lolos seleksi disebut sebagai putra-putri terbaik Kebumen.

Mereka nantinya membawa nama daerah ketika berhadapan dengan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Zubair meminta para atlet memanfaatkan masa persiapan dengan sebaik-baiknya.

Kondisi kesehatan harus dijaga agar atlet dapat tampil optimal ketika pertandingan berlangsung.

Kekompakan antaranggota kontingen juga menjadi perhatian. Menurutnya, prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kedisiplinan dalam mengikuti program latihan dan kemampuan menjaga semangat sebagai satu tim.

KONI Kebumen menargetkan adanya peningkatan prestasi dibandingkan keikutsertaan pada Porprov sebelumnya.

Namun, apabila peningkatan belum dapat dicapai, KONI setidaknya berharap prestasi yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri karena para atlet akan menghadapi persaingan dari daerah lain di Jawa Tengah.

Karena itu, Zubair meminta seluruh atlet tidak hanya berfokus pada hasil akhir.

Mereka juga harus menjaga sportivitas selama pertandingan dan menunjukkan sikap disiplin sebagai bagian dari kontingen Kebumen.

Pembekalan mental diharapkan dapat membantu atlet menghadapi tekanan kompetisi.

Dengan persiapan yang lebih matang, atlet diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik ketika bertanding.

Kesiapan mental menjadi semakin penting karena Porprov merupakan kompetisi multi-event tingkat provinsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah.

Selain pembekalan mental dan motivasi, KONI Kebumen juga melakukan pengukuran VO2 Max terhadap 178 atlet.

Tes tersebut menjadi salah satu cara untuk memetakan kondisi kebugaran atlet menjelang Porprov Jateng XVII.

Pengukuran dilakukan di GOR SMK Negeri 2 Kebumen pada Minggu (13/9/2026).

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kebumen, Tri Ngudi Prasetyo, menjelaskan bahwa VO2 Max merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kebugaran atlet.

Namun, hasil pengukuran tersebut bukan satu-satunya faktor yang menentukan prestasi seorang atlet.

Data dari tes VO2 Max lebih banyak digunakan sebagai bahan evaluasi program latihan.

KONI dan tim pelatih dapat melihat apakah kondisi fisik atlet mengalami peningkatan, berada pada kondisi yang relatif sama, atau justru mengalami penurunan.

Jika terdapat atlet yang mengalami penurunan kondisi fisik, hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi lebih lanjut.

Faktor seperti kondisi kesehatan atau program latihan dapat ditinjau kembali.

Tes kebugaran tersebut dengan demikian bukan sekadar mengukur kemampuan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemantauan perkembangan atlet selama menjalani program persiapan.

Hasil pengukuran diharapkan membantu tim pelatih mengetahui kondisi terkini setiap atlet sehingga program latihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kontingen Kabupaten Kebumen dijadwalkan ambil bagian dalam 25 cabang olahraga dengan kekuatan 178 atlet.

Jumlah tersebut sebelumnya telah disampaikan KONI Kebumen dalam audiensi bersama Bupati Lilis Nuryani pada Agustus 2026.

Persiapan yang dilakukan secara bertahap menunjukkan bahwa Kebumen tidak hanya berfokus pada seleksi atlet.

Pembinaan mental, pemantapan, evaluasi kebugaran, dan kesiapan teknis juga menjadi bagian dari tahapan menuju pertandingan.

Bagi para atlet, rangkaian pembekalan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kesiapan sebelum memasuki fase kompetisi.

Sementara bagi KONI Kebumen, pemetaan kondisi fisik dapat menjadi salah satu bahan untuk memastikan atlet yang diberangkatkan berada dalam kondisi yang optimal.

Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah XVII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25-31 Oktober 2026.

Penyelenggaraan Porprov akan berpusat di wilayah Semarang Raya. Wilayah utama penyelenggaraan mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga.

Sejumlah daerah pendukung juga digunakan untuk pertandingan cabang olahraga tertentu.

Porprov Jateng XVII menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi.

Pada edisi 2026, ajang tersebut akan mempertandingkan 59 cabang olahraga dengan 830 nomor pertandingan.

Secara keseluruhan, jumlah atlet dan pelatih yang terlibat mencapai lebih dari 10 ribu orang.

Dengan waktu pertandingan yang semakin dekat, persiapan kontingen Kebumen memasuki tahap penting.

Pembekalan mental dan evaluasi kebugaran melalui VO2 Max menjadi bagian dari upaya memastikan para atlet siap menghadapi kompetisi.

KONI Kebumen berharap seluruh atlet mampu menjaga kondisi hingga hari pertandingan.

Tidak hanya mengejar prestasi, para atlet juga diharapkan dapat menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan disiplin dan sportivitas.

Bagi 178 atlet Kebumen, Porprov Jateng XVII bukan hanya menjadi ajang untuk membuktikan hasil latihan.

Kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukir prestasi dan membawa nama Kabupaten Kebumen di tingkat Jawa Tengah. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
OMC Mulai Efektif Tangani Karhutla

Hotspot Karhutla Nasional Turun, OMC Mulai Tunjukkan Hasil di Wilayah Prioritas

Berita Selanjutnya
PPPK Paruh Waktu

Kabar Terbaru PPPK, Sanksi Potong Gaji Hanya Berlaku pada Pelanggaran Sengaja