Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Magang Bakti BCA Buka Loker Lulusan SMA-S1, Ini Syarat Lengkapnya
Chiki Fawzi Bagikan Momen Panik Saat Gempa Susulan Mengguncang Posko Relawan di NTT

Chiki Fawzi Bagikan Momen Panik Saat Gempa Susulan Mengguncang Posko Relawan di NTT

Menegangkan Saat Gempa SusulanMenegangkan Saat Gempa Susulan
Chiki Fawzi

BANYUMASEKSPRES.ID, NTT – Pengalaman menegangkan dialami Chiki Fawzi saat berada di tengah masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Putri bungsu musisi Ikang Fawzi tersebut tengah menjalankan aktivitas sebagai relawan ketika gempa susulan kembali mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Kamis (20/8/2026) pagi.

Momen tersebut dibagikan Chiki melalui video yang diunggah di akun Instagram miliknya.

Dalam video itu, terlihat suasana panik ketika warga dan para relawan berusaha menyelamatkan diri setelah guncangan kembali terjadi.

Chiki menceritakan, gempa susulan terjadi sekitar pukul 06.47 WIB. Saat itu, ia sedang berada di dalam tenda bersama sejumlah orang lainnya.

Guncangan yang datang secara tiba-tiba membuat orang-orang langsung berhamburan keluar untuk mencari tempat yang lebih aman.

Situasi yang sebelumnya tenang berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.

Warga dan relawan memilih menuju area terbuka karena khawatir bangunan di sekitar mereka mengalami kerusakan atau roboh.

Chiki mengaku begitu panik ketika merasakan guncangan. Ia bahkan tidak sempat mempersiapkan diri dengan baik sebelum keluar dari tenda.

Dalam kondisi darurat tersebut, Chiki mengatakan dirinya tidak sempat mengenakan kerudung.

Ia hanya menggunakan kain untuk menutupi rambut ketika berusaha menyelamatkan diri dari lokasi.

Guncangan gempa susulan itu disebut terasa cukup kuat. Chiki mengaku ketakutan melihat berbagai benda di sekitar lokasi bergerak akibat getaran.

Salah satu pemandangan yang membuatnya semakin panik adalah mobil yang berada di sekitar lokasi terlihat bergoyang cukup hebat.

Tak hanya kendaraan, kondisi posko relawan juga terdampak. Bagian plafon posko yang sebelumnya digunakan untuk berbagai aktivitas dilaporkan roboh akibat guncangan.

Kerusakan tersebut membuat para relawan tidak langsung kembali masuk ke dalam bangunan.

Mereka memilih bertahan di area terbuka sambil memastikan kondisi orang-orang di sekitar.

Sejumlah relawan juga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang yang berada di sekitar posko.

Beberapa barang bahkan tertimpa reruntuhan plafon setelah bangunan mengalami kerusakan.

“Jadi semua orang keluar rumah. Ini tempat kami semalam diskusi dan macam-macam,” tutur Chiki dalam video yang dibagikannya.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu pengalaman paling menegangkan bagi Chiki selama berada di wilayah terdampak gempa NTT.

Pasalnya, meski gempa utama telah berlalu, aktivitas kegempaan masih terus terjadi.

Warga maupun relawan harus tetap waspada karena guncangan susulan dapat muncul sewaktu-waktu.

Kehadiran Chiki Fawzi di NTT merupakan bagian dari aktivitasnya sebagai relawan.

Bersama relawan lainnya, ia berada di tengah masyarakat untuk membantu warga yang terdampak bencana.

Namun, kondisi di lapangan membuat para relawan menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Selain membantu memenuhi kebutuhan warga, mereka juga harus memperhatikan keselamatan diri sendiri.

Gempa susulan yang terus terjadi membuat aktivitas kemanusiaan harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan.

Para relawan harus memastikan lokasi aman sebelum kembali melakukan kegiatan.

Pengalaman Chiki memperlihatkan situasi nyata yang dihadapi relawan di wilayah bencana.

Di tengah upaya membantu korban, mereka juga harus siap menghadapi ancaman guncangan berikutnya.

Aktivitas gempa susulan di NTT juga menjadi perhatian. Berdasarkan data yang disebutkan dalam laporan tersebut, BMKG mencatat sedikitnya 4.256 gempa susulan hingga Jumat (21/8/2026) pagi.

Magnitudo gempa susulan bervariasi. Gempa susulan terbesar tercatat mencapai magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil mencapai magnitudo 1,1.

Banyaknya aktivitas gempa susulan menunjukkan kondisi kegempaan di wilayah terdampak masih berlangsung.

Situasi tersebut membuat masyarakat harus tetap berhati-hati, terutama ketika berada di dalam bangunan yang mengalami kerusakan.

Peristiwa yang dialami Chiki menjadi gambaran bagaimana guncangan susulan dapat kembali memicu kepanikan.

Warga dan relawan yang sebelumnya beraktivitas harus segera meninggalkan bangunan dan mencari tempat terbuka.

Bagi para relawan, keselamatan diri menjadi bagian penting sebelum kembali membantu masyarakat.

Dengan kondisi alam yang belum sepenuhnya stabil, kewaspadaan harus tetap menjadi prioritas.

Di tengah situasi sulit tersebut, Chiki dan para relawan lainnya tetap berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kisahnya saat harus berlari menyelamatkan diri dari gempa susulan menjadi gambaran perjuangan para relawan yang bekerja langsung di lokasi bencana.

Meta description: Chiki Fawzi panik saat gempa susulan mengguncang Mbay-Nagekeo, NTT.

Relawan berhamburan keluar tenda setelah guncangan membuat plafon posko roboh. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Magang Bakti BCA

Magang Bakti BCA Buka Loker Lulusan SMA-S1, Ini Syarat Lengkapnya