BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Pencarian Darwaji (56), warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, yang dilaporkan hilang di kawasan Pantai Entak pada Rabu (2/9), akhirnya membuahkan hasil.
Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Darwaji ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan di perairan sekitar Pantai Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Sabtu (5/9) pagi.
Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.20 WIB.
“Korban ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan Sabtu pagi sekitar pukul 08.20 WIB pada koordinat 7°49’16.22″S 109°40’16.36″T di perairan Pantai Brecong, Kecamatan Buluspesantren, sekitar 2,2 NM dari LKP,” ujar Heri Purwoto, Minggu (5/9).
Heri menjelaskan, lokasi ditemukannya korban berada di perairan dengan jarak sekitar 3 kilometer dari garis pantai.
Nelayan yang menemukan korban kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Posko Tim SAR Gabungan yang masih melakukan operasi pencarian.
Informasi itu selanjutnya ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan evakuasi.
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah Darwaji untuk kemudian dibawa menuju rumah duka di RT 3 RW 1, Dukuh Krajan, Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal.
Proses evakuasi menjadi bagian akhir dari rangkaian pencarian yang dilakukan setelah Darwaji sebelumnya dilaporkan tidak kunjung pulang dari aktivitasnya di kawasan pantai.
“Lokasi penemuan sekitar 3 km dari garis pantai,” imbuh Heri.
Penemuan tersebut mengakhiri pencarian yang dilakukan oleh unsur SAR gabungan sejak laporan kehilangan diterima.
Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi pencarian.
Heri mengatakan, dengan ditemukannya korban, operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup.
Unsur-unsur yang sebelumnya terlibat dalam pencarian juga akan dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Dengan ditemukan dan dievakuasinya korban, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing, Operasi SAR diusulkan ditutup dan unsur terlibat dikembalikan ke satuan masing,” kata Heri.
Penutupan operasi tersebut dilakukan setelah tujuan utama pencarian tercapai, yakni menemukan keberadaan Darwaji.
Sebelumnya, berbagai unsur gabungan melakukan pencarian setelah keluarga melaporkan Darwaji tidak kunjung pulang dari aktivitasnya di Pantai Entak.
Darwaji diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani. Namun, ia juga memiliki kebiasaan menjaring ikan.
Aktivitas tersebut disebut sudah biasa dilakukan korban. Biasanya, Darwaji berangkat pada sore hari dan kembali ke rumah pada tengah malam.
Kebiasaan tersebut membuat keluarga mulai merasa khawatir ketika Darwaji tidak kunjung pulang seperti biasanya pada hari kejadian.
Hingga Kamis dini hari atau subuh, korban belum juga kembali ke rumah. Kekhawatiran keluarga kemudian mendorong pihak keluarga untuk mencari keberadaan Darwaji di lokasi yang biasa didatanginya.
Sesampainya di kawasan pantai, Luki yang merupakan anak korban tidak menemukan keberadaan sang ayah.
Di lokasi tersebut, Luki hanya menemukan sepeda motor dan sandal milik Darwaji.
Temuan itu kemudian semakin memperkuat kekhawatiran keluarga bahwa telah terjadi sesuatu terhadap korban.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa. Laporan dari pemerintah desa selanjutnya diteruskan kepada BPBD Kabupaten Kebumen untuk dilakukan penanganan dan pencarian.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi korban terakhir diketahui melakukan aktivitas.
Pencarian dilakukan hingga akhirnya pada Sabtu (5/9) pagi, seorang nelayan menemukan korban di perairan sekitar Pantai Brecong.
Lokasi penemuan Darwaji berada di wilayah perairan Pantai Brecong, Kecamatan Buluspesantren.
Berdasarkan informasi BPBD Kebumen, titik tersebut berjarak sekitar 2,2 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian perkara atau LKP dan sekitar 3 kilometer dari garis pantai.
Setelah menerima laporan dari nelayan, petugas SAR segera menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.
Jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka di Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, rangkaian pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan berakhir.
Petugas kemudian melaksanakan debriefing sebelum unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga Darwaji. Sebelumnya, aktivitas menjaring ikan yang biasa dilakukan korban berjalan seperti rutinitas sehari-hari.
Namun, pada hari kejadian, korban tidak kembali hingga waktu yang biasanya.
Pencarian kemudian dilakukan setelah keluarga menemukan sepeda motor dan sandal korban di sekitar Pantai Entak.
Setelah beberapa hari, korban akhirnya ditemukan di perairan sekitar Pantai Brecong dalam kondisi meninggal dunia. (*/stch/dda)














