Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Mahalini Klarifikasi Hapus Akun Threads, Ternyata Sudah Tak Dipakai Sejak 2023
Kwarran Padamara Gelar Estafet Tunas Kelapa 2026, Libatkan Puluhan Anggota Pramuka

Kwarran Padamara Gelar Estafet Tunas Kelapa 2026, Libatkan Puluhan Anggota Pramuka

61 Pasukan Inti Kawal Estafet Tunas Kelapa Padamara61 Pasukan Inti Kawal Estafet Tunas Kelapa Padamara
ESTAFET: Proses penerimaan tunas kelapa dari Kwarran Kalimanah kepada Kwarran Padamara dalam rangkaian Estafet Tunas Kelapa 2026, Minggu (6/9/2026)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Padamara menggelar rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 dengan melibatkan puluhan anggota Pramuka bersama unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (6/9/2026). Rombongan membawa tunas kelapa dari wilayah Purbalingga hingga melintasi perbatasan menuju Desa Silado, Kabupaten Banyumas.

Ketua Kwarran Padamara, Siti Khotijah, mengatakan rangkaian Estafet Tunas Kelapa dimulai sejak pagi.

Pasukan dari Kwarran Kalimanah berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari pangkalan SMPN 2 Kalimanah.

Menurut Siti, rombongan kemudian tiba di perbatasan Desa Sokawera sekitar pukul 09.00 WIB.

Kedatangan pasukan diterima di depan Masjid Al Muttaqin Sokawera sebelum perjalanan dilanjutkan menuju Desa Silado.

“Jam 09.00 WIB pasukan sampai di perbatasan Desa Sokawera, diterima di depan Masjid Al Muttaqin Sokawera, lalu terus menuju ke Desa Silado yang masuk wilayah Kwarran Sumbang, Kwarcab Banyumas,” terang Siti.

Dalam rangkaian tersebut, tunas kelapa kemudian diserahkan dari Kwarran Padamara kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas.

Penyerahan dari pihak Purbalingga dilakukan oleh perwakilan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Purbalingga yang diwakili Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

Tunas kelapa selanjutnya diterima oleh jajaran Mabicab Banyumas. Kegiatan ETK 2026 di Padamara melibatkan pasukan inti sebanyak 61 orang.

Mereka terdiri atas 43 Pramuka Penegak dari SMAN 1 Padamara dan 18 Pramuka Penggalang dari SMPN 1 Padamara.

Pasukan inti tersebut juga mendapat pendampingan dari Pasukan Pendukung 1 yang berjumlah 49 personel.

Pasukan pendukung itu terdiri atas 18 Pramuka Penegak dari SMA Padamara, 13 Pramuka dari SMPN 1 Padamara, serta 18 Pramuka dari SMPN 2 Padamara.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut membuat pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan antaranggota Pramuka dan unsur masyarakat di wilayah Padamara.

Dukungan terhadap pelaksanaan ETK 2026 juga datang dari unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam Pasukan Pendukung 2.

Barisan tersebut terdiri atas Camat Padamara selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala sekolah selaku Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), serta seluruh kepala desa selaku Majelis Pembimbing Desa (Mabisa).

Kehadiran unsur pemerintahan tersebut turut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan Gerakan Pramuka di tingkat wilayah.

Suasana kirab Estafet Tunas Kelapa 2026 semakin meriah dengan kehadiran Pasukan Penggembira.

Sejumlah kelompok drumband ikut memeriahkan kegiatan, di antaranya drumband dari MI Sokawera, SDN 1 Sokawera, SDN 2 Bojanegara, dan SDN 1 Padamara.

Selain penampilan drumband, masyarakat juga disuguhi pertunjukan seni tari dari Sanggar Seni Larasati.

Kehadiran berbagai penampilan tersebut menambah semarak perjalanan rombongan ETK sekaligus menjadi ruang bagi pelajar dan kelompok seni untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan kepramukaan.

Estafet Tunas Kelapa 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema tersebut menjadi bagian dari pesan yang dibawa dalam rangkaian kegiatan ETK.

Selain memperkuat kebersamaan antaranggota Pramuka, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meneguhkan peran organisasi dalam mendukung berbagai agenda pembangunan.

Dengan keterlibatan pelajar, pemerintah, sekolah, tokoh masyarakat, hingga kelompok seni, rangkaian ETK 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat semangat gotong royong serta peran Gerakan Pramuka di tengah masyarakat.

Penyerahan tunas kelapa dari Kwarran Padamara kepada Kwarcab Banyumas menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Estafet Tunas Kelapa tahun ini. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Buka Suara soal Hapus Threads

Mahalini Klarifikasi Hapus Akun Threads, Ternyata Sudah Tak Dipakai Sejak 2023