Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dishub Banjarnegara Tingkatkan Sosialisasi Uji KIR, Target 6.230 Kendaraan di Tahun 2026

Capaian Uji KIR Baru 28 PersenCapaian Uji KIR Baru 28 Persen
SCAN BARCODE: Suasana antrean mendaftar uji KIR di Kantor UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Banjarnegara

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjarnegara terus mendorong sosialisasi mengenai uji kendaraan bermotor, atau yang lebih dikenal dengan sebutan uji KIR.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengejar target pengujian kendaraan yang ditetapkan pada tahun 2026.

Namun, rendahnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi dalam mencapai tujuan tersebut.

Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Banjarnegara, Sunarto, menjelaskan bahwa tahun ini, target untuk uji KIR di Banjarnegara ditetapkan sebanyak 6.230 kendaraan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menetapkan target berdasarkan nominal retribusi, kini Dishub berfokus pada jumlah kendaraan yang diuji.

“Kalau dulu target berdasarkan nominal rupiah retribusi, sekarang berdasarkan jumlah kendaraan yang diuji,” ujarnya.

Perubahan signifikan lainnya adalah kebijakan yang mulai berlaku pada tahun 2024, di mana layanan uji KIR di Banjarnegara akan sepenuhnya gratis.

Kebijakan ini muncul setelah diberlakukannya aturan penghapusan retribusi pengujian kendaraan bermotor.

Sunarto menekankan bahwa meskipun terdapat keterlambatan dalam melakukan uji, pemilik kendaraan tetap tidak akan dikenakan biaya.

“Di Banjarnegara benar-benar sudah tidak ada retribusi. Jadi walaupun telat lima tahun atau lebih tetap gratis ujinya,” katanya dengan tegas.

Meskipun demikian, capaian target tahun lalu masih belum memenuhi harapan.

Pada tahun 2025, dari total target 8.756 kendaraan, hanya 6.184 kendaraan yang berhasil direalisasikan untuk menjalani pengujian.

Sementara itu, hingga tanggal 8 Mei 2026, capaian uji KIR baru menyentuh angka 1.760 kendaraan, atau sekitar 28 persen dari target tahunan yang telah ditetapkan.

Menurut Sunarto, rendahnya capaian tersebut disebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya melakukan uji kendaraan secara rutin.

Banyak pemilik kendaraan yang masih menganggap proses uji KIR rumit dan khawatir bahwa kendaraannya tidak akan lolos pengujian.

“Padahal sekarang uji KIR itu tidak seribet yang dibayangkan,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa jika terdapat kekurangan atau kerusakan pada kendaraan saat pemeriksaan, pihaknya tidak langsung menolak pengujian tersebut.

Sebaliknya, mereka memberikan tenggat waktu maksimal dua minggu bagi pemilik untuk melengkapi atau memperbaiki kendaraannya.

Saat ini, Sunarto mengamati bahwa banyak kendaraan lokal cenderung abai terhadap kewajiban melakukan uji KIR karena minimnya operasi pemeriksaan di jalan raya.

Hal ini berbeda dengan kendaraan angkutan luar daerah yang lebih tertib menjalani proses uji KIR karena harus melewati jembatan timbang setiap kali melintas membawa barang.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melakukan uji KIR dan mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun ini, Dishub Banjarnegara telah meluncurkan berbagai inisiatif dan strategi sosialisasi yang kreatif dan inovatif.

Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah menggandeng radio lokal untuk menyebarluaskan informasi terkait pentingnya uji KIR kepada masyarakat luas.

Selain itu, Dishub juga memasang banner dan spanduk informatif di berbagai lokasi strategis untuk menarik perhatian masyarakat mengenai program uji KIR gratis ini.

Tak hanya itu, mereka juga melakukan kegiatan jemput bola ke terminal-terminal untuk memberikan edukasi langsung kepada para pengguna jasa angkutan.

Dishub Banjarnegara juga aktif melakukan sosialisasi kepada paguyuban dan pengurus angkutan agar mereka dapat membantu menyebarkan informasi dan meningkatkan partisipasi anggota dalam mengikuti program uji KIR ini.

Dengan cara ini, diharapkan kesadaran masyarakat dapat meningkat seiring dengan informasi yang terus menerus disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi. (far/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Namanya Sempat Dijelek Jelekkan

Momo Geisha Ungkap Alasan Tak Pernah Membalas Orang yang Menjelekkannya

Berita Selanjutnya
Biaya Bahan bakar Pesawat Domestik Naik

Biaya Avtur Resmi Naik, Pemerintah Beri Fleksibilitas Maskapai Atur Harga Tiket