BANYUMASEKSPRES.ID, Mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Serayu. Tepatnya yaitu ditemukan di aliran sungai perbatasan Desa Sokawera dan Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Seorang pemancing pertama kali menemukan jasad tersebut pada Rabu, 6 Agustus 2025 siang waktu setempat.
Saat pertama kali ditemukan, pria tanpa identitas tersebut sudah dalam keadaan wafat dan mengambang di aliran sungai. Jasad tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tubuh yang bengkak. Di lokasi kejadian tersebut juga sudah tercium bau yang tidak sedap.
Diketahui bahwa proses evakuasi mayat pria tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sekitar menjadi tersendat. Sebab, lokasi temuan mayat tersebut berada tepat di tepi jalan nasional.
Sontak banyak pengendara yang melintasi jalan tersebut menjadi penasaran dan ikut menyaksikan proses evakuasi mayat tersebut.
Awalnya banyak yang mengira bahwa jasad tersebut merupakan korban dari banjir bandang pekerja proyek penguatan tebing di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga. Sebab, beberapa waktu yang lalu di daerah sekitar juga dihebohkan oleh nasib naas pekerja proyek yang terseret banjir bandang di Sungai Klawing.
Diketahui hingga saat ini masih ada satu korban yang belum berhasil ditemukan dan masih dalam proses pencarian. Oleh karena itu, banyak yang mengira bahwa mayat yang ditemukan tersebut merupakan pekerja proyek yang hilang sebelum diidentifikasi lebih lanjut.
Namun, setelah jasad yang ditemukan mengambang di Sungai Serayu itu diidentifikasi ternyata berbeda dengan kasus tersebut.
“Sementara bukan korban yang pekerja proyek di Purbalingga. Tadi sudah dicek oleh anggota untuk mensinkronkan identitas ternyata bukan dari pekerja proyek itu,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Banyumas.
Mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas tersebut diduga merupakan warga daerah Jakarta. Hal ini diketahui setelah proses identifikasi terhadap jenazah dilakukan oleh tim Inafis Polresta Banyumas.
Iptu Eko Susanto selaku Kapolsek Patikraja menjelaskan bahwa temuan mayat mengambang di aliran Sungai Serayu Banyumas tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang pemancing pada pukul 12:00 WIB.

“Ditemukan pertama kali oleh pemancing kemudian dilaporkan ke petugas. Hasil olah TKP dari Inafis mengidentifikasikan bahwa mayat tersebut adalah orang Jakarta. Selanjutkan akan dikonfirmasi lagi dan dibawa ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto,” ungkap Eko Susanto.
Jasad korban kemudian akan mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dengan dievakuasi ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.
Dari pihak Komandan Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Banyumas juga mengonfirmasi bahwa temuan mayat di Sungai Serayu Patikraja tersebut bukan merupakan pekerja proyek yang hilang akibat terseret banjir bandang di Sungai Klawing Purbalingga.
“Ada temuan mayat di Banyumas. Namun, identitas tersebut bukan merupakan survivor yang sedang kita cari,” ungkap Komandan USS Basarnas Banyumas.
Sementara dari Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan menjelaskan bahwa dari pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban tersebut.
Dari pihak kepolisian sendiri belum bisa memastikan apakah mayat tersebut merupakan korban tindak pidana. Penyebab kematian korban saat ini masih terus diselidiki dan perlu dipastikan kepada pihak keluarga.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Kami sedang melakukan cross check terhadap pihak keluarga. Pihak keluarga baru mau datang ke sini, kami pastikan dulu,” ungkap Andryansyah Rithas Hasibuan.
Informasi awal yang didapatkan dari pihak keluarga yang bersangkutan menyebutkan bahwa korban telah pergi dari rumah sekitar empat hari yang lalu.
“Tidak ditemukan luka-luka. Pihak kami masih mencari informasi dari keluarga. Informasi awal dari komunikasi dengan pihak keluarga melalui telepon, diketahui bahwa korban telah pergi dari rumah empat hari yang lalu. Korban menitipkan sepeda motornya di Jakarta,” ungkap Andryansyah.
Pihak kepolisian masih mengupayakan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya dan identitas lengkap korban. (mwp)
















