BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Ratusan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Cilacap berpartisipasi dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) yang dilaksanakan di aula Korwil Bidang Pendidikan Cilacap Utara pada Selasa, 12 Mei.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai platform bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di bidang seni dan sastra.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana, dalam sambutannya yang mewakili Plt Bupati Cilacap, menekankan pentingnya kegiatan seni dan sastra dalam membentuk karakter anak-anak.
Ia menyatakan, nilai-nilai budaya serta jati diri bangsa dapat diperkuat melalui seni dan sastra.
“Ini bisa menjadi ajang penguatan karakter bagi generasi penerus bangsa, khususnya yang ada di Cilacap,” ungkap Annisa.
Lebih lanjut, Annisa menjelaskan bahwa FLS3N bukan sekadar perlombaan biasa.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, melatih kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri.
“Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar tentang sportivitas dan menghargai karya orang lain,” tambahnya dengan penuh semangat.
Dengan seni dan budaya, para siswa diajak untuk mengenal lebih dekat warisan budaya bangsa, menghargai perbedaan yang ada, serta membangun sikap disiplin dan kerja keras.
Annisa juga mengajak semua pihak untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak agar dapat berkembang sesuai minat dan kemampuan mereka masing-masing.
Ia berharap bahwa kegiatan seperti FLS3N dapat menghasilkan generasi muda yang tidak hanya kreatif tetapi juga memiliki rasa cinta terhadap budaya.
Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menjaga warisan budaya dan identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang kian deras.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Paiman, mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat tujuh cabang lomba yang digelar dalam FLS3N.
Di antara cabang lomba tersebut adalah menyanyi solo, tari tradisional, kriya, mendongeng, penulisan cerita, serta pantomim.
“Pemenang dari lomba kali ini akan mewakili Kabupaten Cilacap di tingkat Provinsi,” ujarnya.
Kegiatan FLS3N ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak siswa yang menunjukkan performa luar biasa dalam berbagai cabang lomba.
Misalnya saja, dalam kategori pantomim yang menjadi salah satu sorotan utama acara tersebut.
Para siswa berhasil menampilkan karya seni dengan ekspresi yang kuat dan penuh makna.
Penampilan mereka tidak hanya memukau penonton tetapi juga menciptakan suasana penuh kegembiraan di antara peserta lainnya.
Tidak hanya itu, festival ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling belajar satu sama lain.
Mereka dapat saling berbagi pengalaman serta teknik dalam berkarya seni.
Hal ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di luar kelas yang tidak kalah bermanfaat dibandingkan dengan pendidikan formal.
Seni dan sastra adalah dua elemen penting yang dapat membantu mengembangkan potensi diri serta karakter individu sejak dini.
Melalui kegiatan seperti FLS3N, siswa diajak untuk berani tampil di depan umum sekaligus memperlihatkan hasil karya mereka kepada masyarakat luas. (jul/stch/dda)
















