BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Proses seleksi untuk Ketua Umum Definitif KONI Kebumen kini mengerucut pada satu kandidat. Hingga saat pendaftaran ditutup, hanya satu orang yang mendaftar dan menyerahkan kembali formulir kepada tim penjaringan.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Kebumen, Ahmad Baedari, menyampaikan bahwa dari masa penjaringan yang berlangsung dari 1 hingga 7 Juli, hanya ada satu calon yang mendaftar.
“Sampai hari ini ada satu yang mencalonkan diri. Beliau adalah H Zubair Syamsu SSos,” ujar Baedari saat dijumpai di kantor sekretariat penjaringan di Jl A Yani pada Senin (7/7).
Ahmad Baedari menduga bahwa persyaratan yang mengharuskan calon sudah pernah menjabat sebagai pengurus KONI menjadi faktor utama mengapa hanya sedikit tokoh olahraga yang mencalonkan diri sebagai Ketua Definitif KONI Kebumen periode 2024-2029.
Menurutnya, banyak figur potensial untuk posisi tersebut, tetapi tidak semuanya memiliki pengalaman sebagai pengurus cabang olahraga.
“Memang banyak tokoh yang punya kapasitas untuk menjadi Ketua KONI, tapi tidak semuanya pernah menjadi pengurus cabang olahraga,” tambahnya.
Di luar kendala tersebut, Ahmad Baedari menegaskan bahwa Zubair Syamsu adalah figur ideal untuk memimpin KONI Kebumen.
Sebagai Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kebumen, Zubair telah terlibat dalam dunia olahraga selama puluhan tahun. Di bawah kepemimpinannya, para petinju dari Kebumen mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional.
Zubair Syamsu diprediksi akan melenggang mulus sebagai Ketua Definitif KONI. Dalam pencalonannya kali ini, ia mendapatkan dukungan dari 24 pengurus olahraga kabupaten (Pengkab) anggota KONI Kebumen.
“Beliau mendapat dukungan dari 24 dari 41 Pengkab anggota KONI Kebumen termasuk SIWO,” ungkap Baedari.
Berdasarkan informasi yang diterima, Zubair Syamsu dijadwalkan mengembalikan formulir pendaftaran pada Senin (7/7).
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Tim Penjaringan sudah bersiap-siap melakukan verifikasi terhadap formulir pendaftaran dan kelengkapan administrasi lainnya.
Tahap berikutnya adalah masa perbaikan berkas yang akan berlangsung pada 11 hingga 12 Juli 2025 bagi bakal calon yang perlu melengkapi dokumen pasca verifikasi.
Kemudian pada tanggal 13 Juli 2025 akan dilakukan pengumuman hasil verifikasi dan penetapan bakal calon ketua umum oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan.
Setelah itu, pada tanggal 15 Juli 2025, berkas bakal calon ketua umum yang telah ditetapkan akan diserahkan kepada Pimpinan Sidang Musorkablub untuk tahapan selanjutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KONI Kebumen tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub), di mana pemilihan Ketua Umum Definitif akan dilaksanakan menggantikan HD Sriyanto yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut untuk periode 2024-2029.
Keberadaan Zubair Syamsu sebagai kandidat tunggal memberikan gambaran kuat tentang arah organisasi ke depan.
Dukungan signifikan dari berbagai Pengkab menunjukkan keyakinan komunitas olahraga lokal terhadap kemampuannya dalam memimpin organisasi menuju pencapaian baru dan lebih tinggi.
Dengan pengalaman panjang dalam dunia olahraga terutama di bidang tinju amatir, Zubair memiliki rekam jejak pembinaan atlet berbakat dan menghasilkan prestasi gemilang di kancah nasional. Ini tentu menjadi modal berharga dalam memimpin organisasi sebesar KONI dengan berbagai cabang olahraga di bawah naungannya.
Proses verifikasi administrasi oleh Tim Penjaringan sangat penting untuk memastikan bahwa semua persyaratan telah dipenuhi dengan benar sebelum tahap berikutnya berlangsung. Hal ini juga menjadi bagian krusial dalam menjaga integritas proses seleksi ketua definitif agar berjalan transparan dan adil bagi semua pihak terkait.
Seluruh tahapan seleksi ini bertujuan mengukuhkan kepemimpinan baru yang mampu membawa perubahan positif bagi perkembangan olahraga di Kabupaten Kebumen.
Dengan demikian, harapannya adalah agar siapapun nantinya terpilih dapat menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi serta mampu menghadapi tantangan besar di masa depan demi kemajuan prestasi atlet lokal maupun nasional. (cah/stch)
















