BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Persak Kebumen U-17 berhasil memastikan langkah ke babak perempat final atau 8 besar Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 setelah menyingkirkan Persip Pekalongan U-17 melalui drama adu penalti.
Kemenangan dramatis tersebut menjadi modal berharga bagi Laskar Joko Sangkrip Muda untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat pada fase berikutnya.
Pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Satria Banyumas pada Minggu (2/8) pagi berjalan sengit sejak peluit pertama dibunyikan.
Kedua tim sama-sama tampil disiplin dan menunjukkan permainan dengan intensitas tinggi demi mengamankan tiket menuju babak delapan besar.
Persip Pekalongan U-17 tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim tersebut beberapa kali menguasai jalannya laga dan terus memberikan tekanan ke lini pertahanan Persak Kebumen.
Namun, solidnya koordinasi lini belakang Persak membuat berbagai peluang lawan berhasil dipatahkan.
Salah satu momen paling menentukan terjadi pada babak pertama ketika Persip Pekalongan mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah wasit menilai terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang.
Kesempatan emas itu gagal dimanfaatkan karena bola hasil tendangan penalti hanya membentur tiang gawang sehingga skor tetap bertahan imbang.
Di sisi lain, Persak Kebumen U-17 juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui skema serangan balik cepat.
Meski demikian, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat kedua tim gagal mencetak gol hingga waktu normal 90 menit berakhir.
Skor 0-0 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada fase penentuan tersebut, para algojo Persak Kebumen tampil lebih tenang dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Persak akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4 dalam adu penalti sekaligus memastikan tiket menuju babak perempat final Piala Soeratin Jawa Tengah 2026.
Manajer Persak Kebumen U-17, Tri Wibowo, memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang dinilainya mampu menunjukkan mental bertanding luar biasa saat menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.
Menurutnya, Persip Pekalongan merupakan salah satu lawan terkuat yang dihadapi timnya pada musim ini.
Selain memiliki materi pemain berkualitas, Persip juga mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang berbahaya.
“Persip bermain sangat bagus. Mereka memiliki materi pemain yang berkualitas dan banyak menciptakan peluang. Tetapi anak-anak mampu bermain solid, disiplin, dan mengimbangi permainan lawan,” ujar Tri Wibowo.
Ia menilai keberhasilan lolos ke babak delapan besar bukan hanya hasil dari kualitas permainan, tetapi juga karena semangat juang para pemain yang tidak pernah menyerah hingga adu penalti.
“Kemenangan ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mental pemain. Mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa sampai akhir pertandingan,” tambahnya.
Meski berhasil melaju ke babak berikutnya, Tri menegaskan tim pelatih tidak ingin cepat puas.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar performa Persak semakin meningkat sebelum menghadapi lawan yang dipastikan memiliki kualitas lebih baik pada babak perempat final.
Beberapa aspek yang akan menjadi fokus pembenahan antara lain efektivitas penyelesaian akhir, transisi permainan, serta menjaga konsistensi pertahanan yang menjadi salah satu kekuatan utama tim selama turnamen berlangsung.
Usai pertandingan babak 16 besar, skuad Persak Kebumen U-17 dijadwalkan menjalani masa istirahat selama tiga hari.
Setelah itu, seluruh pemain akan kembali mengikuti program pemusatan latihan mulai Kamis (6/8).
Persiapan tersebut dilakukan mengingat babak perempat final Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 baru akan digelar pada 26 Agustus 2026, sehingga tim memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk meningkatkan kualitas permainan.
Selama masa persiapan, manajemen berencana menggelar sejumlah pertandingan uji coba guna mengasah kekompakan tim, memperbaiki kekurangan yang masih terlihat, sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dan mental para pemain.
Tri Wibowo optimistis anak asuhnya mampu melangkah lebih jauh di kompetisi usia muda paling bergengsi di Jawa Tengah tersebut.
“Kami masih punya waktu sekitar tiga minggu. Kemungkinan akan ada beberapa pertandingan uji coba agar tim semakin siap. Siapa pun lawan di babak delapan besar nanti, kami optimistis Persak mampu melangkah lebih jauh hingga partai final,” pungkasnya.
Keberhasilan Persak Kebumen U-17 melaju ke babak delapan besar menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Kebumen.
Dukungan dari suporter dan kerja keras seluruh tim diharapkan mampu membawa Persak mencatatkan prestasi lebih tinggi pada Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 sekaligus menjadi ajang lahirnya talenta-talenta muda sepak bola Indonesia. (*/stch/dda)
















