Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Sederet Lokasi Syuting Film The Odyssey Dari Maroko Hingga Islandia
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Sudah Dievakuasi

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Sudah Dievakuasi

Enam Meninggal, 103 Penumpang DievakuasiEnam Meninggal, 103 Penumpang Dievakuasi
HILANG KONTAK: Proses evakuasi penumpang Kapal Virgo Transport 8

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARMASIN – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9).

Dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut, sebanyak 103 orang telah dievakuasi.

Dari jumlah tersebut, 97 orang dilaporkan selamat, sedangkan enam orang lainnya meninggal dunia.

Operasi pencarian dan evakuasi masih dilakukan oleh tim gabungan dengan mengerahkan sejumlah kapal serta peralatan penyelamatan. Tim juga terus memantau kondisi cuaca di wilayah pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan enam korban meninggal dunia telah dievakuasi menggunakan Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP.

Sementara itu, seluruh korban yang berhasil dievakuasi oleh MV Haida dilaporkan dalam kondisi selamat.

“Enam korban meninggal dunia tersebut dievakuasi oleh Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP, sementara seluruh korban yang dievakuasi MV Haida dilaporkan selamat,” kata I Putu, mengutip Antara, Minggu (13/9).

TB Mauhaw IX berhasil mengevakuasi 16 orang, terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

Kemudian, TB TCP mengevakuasi 38 orang. Dari jumlah tersebut, 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

Sementara itu, MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang dari Kapal Virgo Transport 8 dan seluruhnya dinyatakan selamat.

Dengan demikian, total sementara terdapat 103 orang yang telah dievakuasi, terdiri atas 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Informasi mengenai hilang kontaknya Virgo Transport 8 diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin pada pukul 04.10 WITA.

Laporan tersebut disampaikan General Manager PT Virgo, Yoel Rihi.

Kapal dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA, setelah sebelumnya menghadapi kondisi cuaca buruk saat dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Virgo Transport 8 sebelumnya berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 GMT. Namun, hingga laporan diterima, kapal tidak lagi dapat dihubungi dan keberadaannya belum diketahui.

Posisi terakhir kapal dilaporkan berada di perairan Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

“Hingga laporan diterima, kapal belum dapat dihubungi dan keberadaannya belum diketahui,” demikian rilis resmi Basarnas Banjarmasin yang diterima Minggu (13/9).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin bergerak cepat melakukan operasi pencarian.

Pada pukul 04.30 WITA, satu tim rescue yang terdiri atas enam personel diberangkatkan menggunakan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih.

Dari dermaga tersebut, tim kemudian melanjutkan perjalanan menuju perkiraan lokasi terakhir Virgo Transport 8 menggunakan KN SAR Laksmana 241.

Waktu tempuh menuju lokasi diperkirakan sekitar lima jam.

“Kami telah menerima laporan terkait hilang kontaknya kapal Virgo Transport 8 dan segera mengerahkan personel serta KN SAR Laksmana 241 menuju lokasi perkiraan posisi terakhir,” ujar I Putu dalam keterangan tertulis.

Mengingat jumlah orang yang berada di kapal mencapai 243 orang, operasi pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan koordinasi bersama berbagai unsur terkait.

“Kami mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal,” ujar Putu dalam konferensi pers.

Dalam operasi pencarian dan evakuasi tersebut, Kantor SAR Banjarmasin berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan pihak terkait.

Mereka antara lain KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, PT Pelindo Banjarmasin, serta agen kapal Virgo Cabang Banjarmasin.

Sejumlah peralatan juga telah disiapkan untuk mendukung operasi, di antaranya KN SAR Laksmana 241, Rescue Car D-Max, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, perangkat komunikasi, Starlink, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Kondisi cuaca di wilayah Kantor SAR Banjarmasin dilaporkan cerah. Namun, perkembangan cuaca di wilayah pencarian tetap dipantau oleh tim di lapangan.

General Manager PT Virgo Yoel Rihi mengatakan proses pencarian dan evakuasi masih dilakukan Basarnas.

Sementara itu, penyebab kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dilibatkan untuk melakukan investigasi terkait penyebab kejadian.

“Saat ini masih proses evakuasi oleh tim Basarnas. Penyebab kejadian masih dalam investigasi pihak-pihak yang berwenang, dalam hal ini KNKT, sehingga kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut. Fokus utama kami adalah keselamatan penumpang dan crew yang bertugas,” ujar Yoel.

PT Virgo belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab hilang kontak maupun kondisi kapal karena proses investigasi masih berlangsung.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang tetap tenang serta menunggu informasi resmi dari petugas.

Tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian dan pemantauan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.

Informasi terbaru akan disampaikan apabila terdapat perkembangan signifikan dalam proses pencarian dan evakuasi.

Dengan masih adanya penumpang dan awak kapal yang belum ditemukan, operasi SAR terhadap Virgo Transport 8 terus menjadi prioritas.

Tim gabungan mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk menemukan seluruh korban serta memastikan keselamatan mereka. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Deretan Lokasi Syuting Odyssey

Sederet Lokasi Syuting Film The Odyssey Dari Maroko Hingga Islandia