BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Klirong, Kebumen, akan segera merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses layanan keagamaan, termasuk pernikahan.
Hal ini berkat inisiatif dari Kementerian Agama yang tengah membangun Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan di Kantor Urusan Agama (KUA) Klirong yang baru.
Pembangunan gedung tersebut dimulai pada Senin, 8 Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat, tepatnya pada bulan Oktober 2026.
Solikhin, selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini didanai melalui anggaran dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikelola oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Nilai kontrak untuk proyek ini mencapai Rp1.299.406.000. Gedung yang sedang dibangun memiliki luas sekitar 300 meter persegi dan direncanakan akan selesai dalam waktu 120 hari kerja.
“Pembentukan Gedung Balai Nikah dan Layanan Keagamaan KUA Klirong ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat,” ungkap Solikhin saat memberikan keterangan pada Selasa, 9 Juni 2026.
Ia berharap bahwa dengan adanya gedung baru ini, fasilitas yang disediakan akan jauh lebih representatif, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan keagamaan yang diperlukan, terutama dalam hal pelayanan nikah serta bimbingan keagamaan.
Lebih lanjut, Solikhin menambahkan bahwa kehadiran gedung baru ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
“Dengan adanya gedung yang lebih memadai, kami berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, nyaman, dan profesional,” tuturnya.
Hal ini menunjukkan komitmen pihak KUA untuk tidak hanya menjadi tempat pencatatan pernikahan semata, tetapi juga berfungsi sebagai pusat layanan keagamaan yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pentingnya pembangunan gedung ini tidak hanya terletak pada fungsinya sebagai tempat layanan administrasi pernikahan.
Solikhin menjelaskan bahwa gedung ini juga akan menjadi lokasi untuk kegiatan bimbingan keagamaan dan pelatihan bagi calon pengantin serta masyarakat umum.
Dengan fasilitas yang memadai dan lingkungan yang kondusif, diharapkan para pemangku kepentingan dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih baik. (cah/stch/dda)
















