Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Damkar Purbalingga Lepaskan Cincin Emas yang Tersangkut di Jari Warga dalam 10 Menit

Cincin Tersangkut di Jari, Damkar Turun TanganCincin Tersangkut di Jari, Damkar Turun Tangan
LEPAS CINCIN: Rohyati, warga Desa Kedarepan, Kecamatan Kejobong, saat mendapat bantuan petugas Damkar Pos Purbalingga untuk melepaskan cincin emas yang tersangkut di jari manisnya, Selasa (9/6/2026)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Purbalingga baru-baru ini mengatasi situasi yang tidak biasa dengan memberikan layanan nonkebakaran.

Kasus tersebut melibatkan seorang warga setempat, Rohyati, yang mengalami kesulitan serius saat mencoba melepaskan cincin emas yang terjebak di jari manisnya.

Warga Desa Kedarepan RT 3 RW 1, Kecamatan Kejobong, itu memutuskan untuk mendatangi Pos Damkar Purbalingga setelah berbagai upaya mandiri untuk melepaskan cincin tersebut tidak membuahkan hasil.

Menurut Turyono, petugas Damkar Pos Purbalingga, Rohyati tiba dalam keadaan jari manisnya sudah cukup lama terjepit oleh cincin emas yang tidak bisa dilepaskan.

“Korban datang ke Pos Damkar setelah sebelumnya mencoba melepas cincin sendiri. Namun, upayanya tidak berhasil,” ungkap Turyono pada Selasa (9/6/2026).

Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa kadang-kadang bantuan profesional sangat diperlukan.

Setelah menerima laporan dari Rohyati, tim petugas segera bersiap untuk melakukan penanganan. Menggunakan gerinda kecil sebagai alat utama, petugas mulai proses pemotongan cincin.

Namun sebelum memulai, mereka mengambil langkah pencegahan dengan memasang pelindung logam tipis di antara cincin dan jari Rohyati.

Langkah ini diambil agar tidak terjadi cedera selama proses pemotongan berlangsung.

Proses ini menunjukkan perhatian dan profesionalisme tinggi dari tim Damkar dalam menangani kasus yang tampaknya sepele namun berpotensi menimbulkan risiko cedera.

Selama proses pemotongan, petugas juga mengalirkan air secara terus-menerus untuk mengurangi panas akibat gesekan alat gerinda.

Hal ini sangat penting karena suhu tinggi bisa menyebabkan luka bakar pada kulit.

Setelah melalui serangkaian langkah hati-hati tersebut, cincin akhirnya berhasil dipotong tanpa menimbulkan luka serius pada jari Rohyati.

Turyono menjelaskan bahwa karena cincin yang terbuat dari emas, proses pemotongan menjadi lebih mudah dan cepat.

“Tak kurang dari 10 menit, cincin berhasil dilepaskan,” tambahnya.

Proses evakuasi berlangsung dengan aman dan lancar. Tim Damkar memastikan bahwa Rohyati tidak mengalami cedera berarti setelah berhasil melepaskan cincin dari jarinya.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keahlian dan pengalaman dalam menangani situasi darurat semacam ini.

Dalam konteks yang lebih luas, kejadian seperti ini menyoroti peran penting petugas pemadam kebakaran yang sering kali lebih dikenal hanya untuk menangani kebakaran saja.

Selain tugas utama mereka dalam memadamkan api, mereka juga memberikan layanan penyelamatan dalam berbagai situasi darurat lainnya.

Kasus-cases seperti cincin tersangkut di jari adalah salah satu contoh nyata dari tanggung jawab tambahan yang mereka emban.

Layanan penyelamatan nonkebakaran lainnya yang sering ditangani oleh petugas Damkar termasuk evakuasi hewan yang terjebak, pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, dan berbagai penyelamatan lainnya.

Kasus Rohyati juga memberikan pelajaran berharga bagi masyarakat tentang tindakan pencegahan yang perlu dilakukan ketika menghadapi masalah serupa.

Petugas Purbalingga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memaksakan diri jika menghadapi kondisi di mana jari mulai membengkak dan cincin sulit dilepaskan.

Ketika mengalami masalah seperti ini, disarankan untuk segera meminta bantuan dari pihak berwenang guna mencegah gangguan sirkulasi darah atau risiko luka yang lebih parah. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
KUA Klirong Bangun Gedung Balai Nikah Baru

KUA Klirong Kebumen Bangun Gedung Balai Nikah Baru Senilai 1,29 Miliar

Berita Selanjutnya
Makin Dekat Rekor Rossi

Marc Marquez Raih Kemenangan ke-100 di GP Hungaria 2026, Dekati Rekor Valentino Rossi