BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Di tengah maraknya objek wisata alam yang menjamur di Banjarnegara, Curug Pletuk perlahan namun pasti mulai menonjol sebagai destinasi yang menjanjikan.
Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan popularitas serta pengelolaan yang semakin baik membuat objek wisata ini diproyeksikan untuk menjadi salah satu unggulan baru, mengikuti jejak Dieng dan arung jeram.
Keindahan alamnya yang mempesona dan aksesibilitasnya yang semakin baik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.
Sudaryo, selaku Ahli Muda Bidang Kelembagaan, SDM dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Banjarnegara, menyatakan bahwa saat ini Curug Pletuk telah menjadi salah satu destinasi yang mulai banyak dilirik oleh wisatawan serta pelaku pariwisata.
“Tren peningkatan popularitas Curug Pletuk sudah terlihat dalam kurun waktu sekitar tiga tahun terakhir ini,” ungkapnya.
Dari paparan Sudaryo, hingga kini kawasan Dieng masih menjadi tujuan utama bagi wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Banjarnegara.
Posisi berikutnya ditempati oleh wisata arung jeram yang juga cukup populer.
“Kalau tren wisatawan dari luar provinsi yang datang ke Banjarnegara masih didominasi Dieng. Kedua itu arung jeram. Untuk ketiga sebenarnya belum ada, tapi saat ini mulai muncul ketertarikan terhadap Curug Pletuk,” ujarnya.
Potensi besar dari Curug Pletuk juga mendapatkan perhatian dari kalangan pelaku wisata nasional.
Bahkan dalam kegiatan rapat kerja nasional serta peringatan hari jadi ke-8 Pelaku Wisata Nusantara (Pinus), Curug Pletuk disebut sebagai salah satu destinasi yang memiliki peluang besar untuk dipromosikan lebih luas.
“Hasil diskusi mereka, yang bisa dijual keluar dari Banjarnegara itu salah satunya arung jeram dan Curug Pletuk,” kata Sudaryo.
Keindahan alam menjadi daya tarik utama dari Curug Pletuk. Panorama alamnya yang masih asri dan bentangan air terjun yang memikat mampu memberikan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung.
Di antara berbagai curug lainnya di Banjarnegara, Curug Pletuk memiliki karakteristik unik yang menjadikannya istimewa.
Wisatawan dapat menikmati pemandangan curug meski dari kejauhan sebelum mencapai lokasi utama.
Keberadaan pepohonan hijau yang rimbun dan suara gemericik air terjun menciptakan suasana tenang dan damai.
Hal ini tentu menjadi daya tarik tambahan bagi mereka yang mencari ketenangan setelah penat beraktivitas sehari-hari.
Pihak Disparbud juga merasa optimis terkait masa depan pariwisata di Banjarnegara, terutama dengan munculnya minat terhadap destinasi baru seperti Curug Pletuk.
“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan dan promosi destinasi ini agar lebih dikenal oleh masyarakat luas,” tambah Sudaryo.
Pengembangan infrastruktur menuju Curug Pletuk juga menjadi prioritas dalam mendukung aksesibilitas bagi para wisatawan.
Dengan adanya jalan yang lebih baik dan fasilitas pendukung lainnya, diharapkan jumlah kunjungan ke curug ini akan meningkat pesat. (*/stch/dda)














